Info Terbaru Harga Obat Ondansetron 4mg & 8mg

Tindakan seperti operasi, kemoterapi, atau radiasi memang kadang diperlukan sebagai salah satu pengobatan penyakit seperti kanker. Pasien kanker umumnya dirujuk untuk mendapatkan penanganan berupa kemoterapi. Namun, kemoterapi biasanya memiliki efek samping seperti mual dan muntah, sehingga pasien harus mengatasinya dengan obat khusus seperti Obat Ondansetron. Meskipun harganya tidak bisa dibilang murah, obat ini memang sangat dibutuhkan oleh pasien kemoterapi.

Obat Ondansetron (sumber: lifepal)
Obat Ondansetron (sumber: lifepal)

Efek Samping Kemoterapi

Tidak hanya prosesnya yang berulang kali, efek samping kemoterapi juga kerap dikeluhkan beberapa pasien kanker. Efek kemoterapi yang paling sering terjadi adalah mual-muntah, mielosupresi (menekan produksi darah), kelelahan, rambut dan sariawan. Hal itu terjadi akibat obat kemoterapi tidak hanya membunuh sel kanker tapi juga sel normal yang ikut membelah cepat, seperti sel saluran pencernaan, kulit, rambut dan sperma.

Bacaan Lainnya

Umumnya, untuk mengatasi mual, pihak rumah sakit memberikan obat oral Zofran. Ini adalah obat yang mengandung ondansetron (biasa digunakan untuk mencegah serta mengobati mual dan muntah, efek samping kemoterapi). Seorang dokter dari pusat medis angkatan darat di San Antonio melakukan riset yang melibatkan 120 pasien berusia rata-rata 50-an yang alami mual. Ia memberikan alkohol dan Zofran, alkohol dan plasebo (obat kosong atau obat yang netral dan tidak memiliki efek sama sekali) oral, serta Zofran dan plasebo hirup. Hasil riset menunjukkan menghirup alkohol yang biasa digunakan untuk mengurangi kuman ini dapat mengurangi rasa mual pada pasien.

Dari skala mual maksimal 100 mm, mual pada pasien berkurang menjadi di angka 30 setelah menghirup alkohol dan menelan Zofran. Lalu, rasa mual pada pasien pun berkurang hingga di angka 32 mm setelah menghirup alkohol dan menelan placebo. Meski tidak signifikan langsung mengatasi rasa mual, April menganggap cara ini bisa dilakukan di rumah. Itu adalah cara sederhana mengatasi yang membuat Anda merasa tidak nyaman.

Menurut Dr. dr. Noorwati Sutandyo, Sp.PD.KHOM, Staf Divisi Hematologi-Onkologi Medik RS. Kanker Dharmais, efek samping kemoterapi bersifat sementara, artinya dapat kembali normal setelah kemoterapi selesai. Tingkat efek samping kemoterapi bisa berbeda antara pasien yang satu dengan yang lain, tergantung dari ketahanan tubuh masing-masing. Faktor psikologis dianggap sangat berpengaruh. Untuk itu, dibutuhkan ketenangan dan kepercayaan diri dari pasien serta dukungan dari orang-orang terdekat.

Sebagai saran untuk mengurangi efek mual setelah pengobatan kemoterapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, di antaranya makan dan minum sedikit tapi sering, minum setiap kali muntah, hindari makanan yang berbau, berminyak, berlemak, berbumbu, pedas, terlalu manis, panas, dan beraroma sitrus. Disarankan untuk konsumsi makanan yang dingin, kering dan pada temperatur ruangan. Anda juga disarankan untuk minum teh beraroma mint atau jahe.

Dokter Noorwati juga menyarankan bagi pasien untuk menjalani akupuntur. Selain itu, relaksasi otot atau musik terapi juga dapat mengurangi mual, kegiatan-kegiatan itu membuat pikiran menjadi lebih tenang. Menurutnya, pasien sebaiknya menggunakan pakaian yang longgar dan hindari berolahraga atau berbaring setelah makan. Selain cara di atas, ada beberapa tips yang bisa diikuti seperti berikut.

Kemoterapi (sumber: cancercenter.com)

Tips Atasi Mual Setelah Kemoterapi

  • Beristirahatlah setelah makan, dengan posisi kepala lebih tinggi daripada kaki Anda.
  • Bila Anda merasa mual setiap kali terbangun di pagi hari, sediakanlah sebungkus biskuit sebagai cemilan sebelum tidur dan saat bangun tidur atau makanlah makanan tinggi protein, seperti daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur karena protein lebih lama terdapat di dalam lambung.
  • Minumlah air atau cairan lainnya berlainan dengan waktu makan.
  • Minumlah air sebanyak 6-8 gelas setiap harinya untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Pilihlah yang dingin seperti air putih atau jus buah atau berbagai minuman dingin lainnya.
  • Beritahu dokter apabila Anda merasa mual sebelum kemoterapi dimulai atau bila Anda muntah terus-menerus dan membuat Anda tidak dapat mengkonsumsi apapun, baik cairan maupun makanan.
  • Minumlah obat anti mual tepat waktu.

Seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu cara mengatasi mual akibat tindakan kemoterapi yaitu konsumsi obat anti mual. Salah satu obat yang tersedia di pasaran adalah Ondansetron. Obat ini bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Biasanya. dokter akan melarang makan sebelum kemoterapi, radioterapi, atau operasi. Ondansetron sekarang dijual dalam berbagai merk dagang dan berikut kisaran harga terbarunya.

Harga Ondansetron 4mg

Merk/Varian Ondansetron Harga
Ondansetron Mulia 4 mg Rp875 per tablet
Ondansetron Infion 4 mg Rp2.124 per tablet
Ondansetron Interbat 4 mg Rp3.161 per tablet
Ondansetron Novell 4 mg Rp10.231 per pcs
Vomceran 4 mg Rp22.479 per tablet
Ondansetron Ondavell 4 mg Rp23.884 per tablet

Informasi harga obat Ondansetron 4 mg di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah apotek. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, harganya saat ini sebenarnya relatif stabil. Ondansetron Mulia 4 mg misalnya, awalnya dijual Rp851 per tablet dan sekarang Rp875 per tablet. Sementara itu, harga Ondansetron Ondavell 4 mg yang semula Rp24 ribu per tablet, sedikit turun menjadi Rp23 ribu per tablet.

Ilustrasi: Dokter Membawa Obat Ondansentron (credit: mcgartland)

Harga Ondansetron 8mg

Merk/Varian Ondansetron Harga
Ondansetron Infion 8 mg Rp1.897 per tablet
Ondansetron Yarindo 8 mg Rp2.157 per tablet
Ondansetron Promed 8 mg Rp2.388 per tablet
Ondansetron Novell 8 mg Rp3.544 per tablet
Ondansetron Interbat 8 mg Rp4.917 per tablet
Vometron 8 mg Rp33.848 per tablet

Informasi harga Ondansetron 8 mg di atas juga kami rangkum dari berbagai sumber. Apabila dibandingkan tahun sebelumnya, harga obat ini sekarang ada yang naik dan ada yang turun. Vometron 8 mg misalnya, awalnya dijual Rp26 ribu per tablet dan sekarang naik menjadi Rp33 ribuan per tablet. Sebaliknya, harga Ondansetron Yarindo 8 mg turun dari Rp3.544 menjadi Rp2.156 per tablet.

Dosis Ondansetron

Agar di dalam produk tetap berfungsi, Anda sebaiknya menyimpan di tempat yang sejuk (15-30 derajat Celcius) dan kering, terlindung dari cahaya. Untuk dosis, orang dewasa bisa mengonsumsinya sebesar 8 mg secara injeksi intravena lambat sebelum pengobatan. Untuk mencegah efek ‘delayed’ emesis, dosis harus dilanjutkan secara oral 8 mg 2 kali sehari selama 5 hari. Sementara, dosis untuk anak yaitu 5 mg/ml dosis tunggal, segera sebelum kemoterapi, lalu dilanjutkan dengan 4 mg per oral tiap 12 jam selama 5 hari.

Obat ini mungkin akan memberikan efek samping seperti sakit kepala, konstipasi, panas pada kepala dan epigastrium, sedasi dan diare. Bagi penderita gangguan ginjal atau hati, serta orang lanjut usia perlu memperhatikan dosis obat ini, atau sebaiknya sebelum konsumsi obat ini konsultasi dulu dengan dokter.

Efek obat bisa saja berbeda-beda pada setiap orang. Anda mungkin membutuhkan lebih dari satu macam obat untuk mengatasi mual atau muntah yang dialami akibat kemoterapi. Segera beritahu dokter apabila Anda merasa sangat mual atau muntah lebih dari satu hari atau muntah terus-menerus hingga tidak dapat mengonsumsi air atau makanan apa pun.

[Update: Panca]

Pos terkait