Info Terbaru Harga Menu Ayam Geprek Bensu Ala Ruben Onsu

Fenomena kemunculan para artis akhir-akhir ini semakin banyak kita jumpai, terutama di -kota besar di Indonesia. Banyak artis yang memutuskan untuk berbisnis di dunia kuliner, dengan menjual kue kekinian, olahan pisang, olahan ayam, dan lainnya dengan harga menu variatif. Salah satu yang tak luput dari pantauan adalah Ayam Geprek Bensu, milik artis terkenal Ruben Onsu. Meskipun punya artis papan atas, harga menu Ayam Geprek Bensu dinilai relatif terjangkau.

Ilustrasi: Paket Geprek Bensu Sambal Matah (credit: Facebook Geprek Bensu)
Ilustrasi: Paket Geprek Bensu Sambal Matah (credit: Facebook Geprek Bensu)

Tren usaha artis ini tentunya memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha kuliner Indonesia, yaitu semakin banyak bisnis kuliner yang variatif dan inovatif. Sedangkan di sisi lain, usaha kuliner para artis ini sudah pada level yang cukup sempurna untuk ukuran usaha kuliner pada level start up seperti dapat terlihat pada segi kemasan, promosi dan produknya sendiri lebih bagus dan marketable jika dibandingkan dengan usaha kuliner UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pemula pada umumnya.

Bacaan Lainnya

Hal yang dapat kita tangkap dari fenomena ini juga adalah bagaimana cara para artis untuk menjadikan produknya sebagai ciri khas kota tertentu, mengingat selama ini kota-kota yang mereka invasi sebenarnya sudah mempunyai ciri khas kuliner yang sudah ada terutama makanan tradisional sebagai ikon oleh-oleh dari kota tersebut.

Kondisi ini menyebabkan kekhawatiran pihak-pihak tertentu terutama yang berkecimpung dalam usaha kuliner lokal atau kuliner tradisional yang sudah ada sebelum usaha kuliner para artis bermunculan. Kekhawatiran tersebut tentunya sangat beralasan mengingat sudah banyak wisatawan pada saat ini, mereka teralihkan untuk mencari oleh-oleh yang bukan makanan tradisional, akan tetapi lebih memilih makanan yang diusahakan oleh artis tertentu.

Faktor ketenaran para artis memberikan promosi yang berdampak lebih kuat jika kita bandingkan dengan promosi oleh usaha kuliner lain yang pada umumnya hanya berskala UMKM. Sedangkan UMKM sendiri dengan modal terbatas hanya dapat melakukan promosi ala kadarnya jika dibandingkan dengan para artis yang bersifat lebih masif serta memiliki nama besar sehingga produknya pun terangkat seiring nama besar mereka.

Bisnis Ayam Geprek Ruben Onsu

Mendengar kata Geprek Bensu, pasti yang terlintas di benak adalah nama presenter kondang Ruben Onsu. Sudah tenar, Ruben sukses membangun bisnis kuliner Geprek Bensu. Menu ayam krispi, digeprek atau dipukul, dan disajikan dengan sambal ini sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia, terutama kaum milenial.

Mulanya, niat Ruben adalah membantu peternak ayam lokal, tapi artis yang doyan membanyol ini justru kebanjiran rezeki dari bisnis kuliner tersebut. Bagaimana tidak, baru setahun lebih berjalan, Geprek Bensu sudah berkembang pesat. Dari satu gerai di kawasan Pademangan, Jakarta Utara di Maret 2017, kini jumlahnya mencapai sekitar 82 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hebatnya lagi, ayam geprek ini juga go internasional. Ruben dan istrinya Sarwendah melebarkan sayap Geprek Bensu hingga ke mancanegara. Perdana, bisnis ayam kekinian ini bakal hadir di Causeway Bay, Hong Kong. Selanjutnya akan menyusul ke negara lain, yakni Singapura, Thailand, , Dubai, dan Amsterdam.

Kesuksesan bisnis ayam Geprek Bensu tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim, termasuk sang owner Ruben Onsu. Di tengah kesibukannya, ayah dari Thalia Putri Onsu ini terjun langsung memantau dan mengelola kerajaan bisnisnya.

Memiliki cita rasa yang cukup nikmat, paket Ayam Geprek Bensu dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yakni mulai Rp20 ribuan. Berikut daftar menu ayam geprek dan menu makanan serta minuman lainnya ala Ruben Onsu di setiap cabang.

Harga Menu Ayam Geprek Ruben Onsu

Ilustrasi: Salah Satu Outlet Geprek Bensu (credit: voi)
Ilustrasi: Salah Satu Outlet Geprek Bensu (credit: voi)
Menu Harga
Kulit Crispy Geprek Bensu Rp15.125
Mie Geprek Bensu Rp27.000 – Rp45.375
Nasi Putih Rp8.250
Ayam Geprek Bensu Sambal Original Rp24.750
Ayam Geprek Bensu Leleh Rp34.375
Ayam Geprek Bensu Level 15 Rp24.750
Ayam Geprek Bensu Leleh Level 15 Rp38.500
Ayam Geprek Bensu Matah Rp20.625
Paket Geprek Bensu Leleh Rp38.500
Paket Geprek Bensu Original Rp24.750
Paket Geprek Bensu Original Level 15 Rp28.875
Paket Geprek Bensu Sambal Embe Rp27.500
Paket Geprek Bensu Sambal Matah Rp24.750
Paket Mie Geprek Bensu Leleh Rp41.250
Bensu Kids Original Rp20.625
Bensu Kids Mie Rp20.625
Tempe Geprek Bensu Rp8.250
Tahu Geprek Bensu Rp8.250
Jamur Geprek Bensu Rp8.250
Terong Geprek Bensu Rp8.250
Teh Manis Rp8.250
Teh Tawar Rp4.125
Fruit Tea Rp11.687
Nasi Daun Jeruk Rp27.500
PGB Ayam Bumbu Tabur Pedas Rp27.500
Combo 1 Rp148.500
Combo 2 Rp148.500
Combo 3 Rp116.875
Opak PGB Original Rp24.750
Opak Mie GB Original Rp27.500

 

Menu Ayam Geprek Bensu - www.idntimes.com
Menu Ayam Geprek Bensu – www.idntimes.com

Jika dibandingkan dengan tahun 2019, penjualan ayam geprek Bensu mengalami perubahan harga pada 2020 di beberapa varian menu. Seperti Kulit Crispy Geprek Bensu Telur dan Ayam Geprek Bensu Matah, yang dijual sekitar Rp19 ribu naik menjadi Rp20 ribu. Nah, untuk varian menu baru yakni snack di antaranya kol goreng dan fish skin. Kol goreng dijual sekitar Rp5 ribu, sedangkan fish skin dijual seharga Rp10 ribu.

Kemudian, pada 2021 juga muncul menu baru di bulan Ramadan, yakni menu Bukber 1 yang terdiri dari 1 Paket Geprek Bensu Level 0-10, 1 garpu tahu/tempe, 1 pudding mango, dan 1 Prim-A atau Teh Botol Sosro Kotak dan menu Bukber 2 yang terdiri dari 1 Paket Geprek Bensu Level 0-10, 2 Paket Geprek Bensu Sambal Embe, 2 garpu tahu/tempe, dan 3 Prim-A atau Teh Botol Sosro Kotak. Beberapa menu juga terpantau naik harganya, seperti tempe, jamur, hingga tahu yang tadinya hanya Rp5 ribuan, sekarang dibanderol Rp6 ribuan.

Sementara itu, di tahun 2022, menu Ayam Geprek Bensu mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021. Sebagai contoh, Ayam Geprek Bensu Leleh yang dibanderol Rp30 ribuan tahun 2021, naik menjadi Rp34 ribuan tahun 2022. Selain itu, ada menu baru seperti Opak Mie GB Original, Opak PGB Original, dan paket Combo.

Ada beberapa resep sukses membesarkan bisnis Geprek Bensu dan bisa Anda coba untuk memulai usaha ayam geprek atau usaha kuliner lain. Berikut sejumlah tips sukses Ruben Onsu atas bisnis ayam gepreknya.

Tips Sukses Ala Ruben Onsu

Modal yang Kuat

Modal bukan lagi hal yang sulit bagi Ruben Onsu. Hal ini dimaklumi, karena penghasilan Ruben dari cuap-cuap, menyanyi, ngelawak, baik on air maupun off air sangat cukup untuk membiayai bisnis Geprek Bensu. Termasuk membuka outlet di negara lain.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha, modal uang memang diperlukan. Apabila Anda punya tabungan, Anda bisa pakai simpanan tersebut sebagai modal usaha. Jika masih kesulitan, Anda bisa mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Utang untuk kegiatan produktif tak mengapa. Setiap pendapatan yang masuk, jangan lupa sisihkan untuk mencicil utang tersebut. Modal penting lainnya dalam berbisnis, yaitu ide, inovasi, mampu membaca peluang pasar, serta memiliki tujuan atau target yang jelas dalam berbisnis.

Manajemen yang Bagus

Ruben Onsu dalam menjalani bisnis Geprek Bensu dibantu ribuan karyawannya. Tanpa semangat dan kerja keras mereka, tempat makan berlambang ayam jago ini tidak akan pernah sebesar sekarang. Seluruh kegiatan dari hulu ke hilir Geprek Bensu begitu terkoordinir.

Tentunya pemilik juga mempunyai peran besar dalam memberi dorongan kepada seluruh tim agar mampu bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab. Pada akhirnya, tujuan perusahaan dapat tercapai, baik dari segi profit maupun tujuan yang lain.

Manajemen bisnis juga sangat diperlukan supaya rencana-rencana yang sudah disusun dengan matang berjalan dengan baik untuk dapat mencapai target. Dalam hal ini pun, Anda sebagai pemula harus bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan berbagai risiko dalam berbisnis.

Menu Geprek Bensu (sumber: pergikuliner.com)
Menu Geprek Bensu (sumber: pergikuliner.com)

Strategi Promosi yang Tepat

Awalnya, Ruben hanya mempromosikan Geprek Bensu dari Instagram-nya. Siapa sangka, bisnis ayam gepreknya laku keras, bahkan viral. Media sosial saat ini begitu dahsyat untuk memasarkan sebuah produk. Geprek Bensu juga terdaftar sebagai merchant di Go-Jek, bahkan salah satu makanan dengan orderan terbanyak.

Bagi Anda yang baru mulai bisnis kuliner, cobalah menggunakan strategi promosi via medsos. Buat akun medsos, unggah foto dan konten menarik tentang produk Anda. Selain jualan online di jejaring sosial, kamu juga bisa menjadi merchant transportasi online sehingga memperluas pemasaran.

Jangan Ambil Untung Terlalu Besar

Dari paket ayam geprek yang dijual mulai harga Rp12 ribu per boks, Ruben hanya mengambil untung Rp1.000 per boks. Dari situ saja, pria berusia 34 tahun itu bisa mengantongi keuntungan bersih minimal Rp6 juta per hari, di luar pesanan khusus untuk berbagai acara.

Bagi Anda yang baru merintis usaha, coba pakai prinsip biar untung tipis, asal laku banyak. Daripada untung besar, tapi lakunya sedikit. Namanya juga sedang cari pasar, berjuang memperkenalkan produknya supaya diterima dan disukai konsumen, jadi jangan harapkan untung besar dulu.

Selalu Menganggap Konsumen adalah Raja

‘Konsumen adalah Raja’ ungkapan ini mungkin selalu tertanam dalam diri pengusaha. Bagaimanapun perlakuan konsumen, mereka adalah raja yang harus dilayani. Setiap kepuasan mereka, akan menjadi kesenangan bagi seorang pengusaha. Dari seluruh strategi promosi dan pemasaran, satu lagi yang tak kalah dahsyat adalah promosi dari mulut ke mulut pelanggan yang senang dengan produk dan pelayanan kita.

Itu tadi deretan tips yang selama ini diterapkan Ruben Onsu, semoga dapat Anda jadikan referensi ketika ingin membuka usaha kuliner. Untuk informasi lebih lanjut, dapat datang langsung ke cabang Ayam Geprek Bensu terdekat di kota Anda.

[Update: Almas]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar