Update Harga Alat Tensi Darah Analog dan Digital

Bagi yang memiliki masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi, biasanya memerlukan alat tensi darah alias tensimeter untuk mengetahui seberapa tinggi tekanan darahnya. Pemeriksaan sederhana ini bisa dilakukan di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit. Namun, bagi Anda yang ingin mengontrol tekanan darah secara berkala, juga bisa membeli alat tensi darah sendiri. Alat tensi darah ada yang masih menggunakan jarum (analog) dan digital. Harganya bervariasi, tergantung mereknya.

Alat tensi darah analog (sumber: tribunnews.com)
Alat tensi darah analog (sumber: tribunnews.com)

Jenis Alat Tensi Darah

Tensimeter manual masih dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni tensimeter air raksa dan aneroid. Tensimeter air raksa menggunakan parameter pengukuran dengan air raksa. Meski kerap dipakai oleh tenaga medis karena tingkat akurasi yang tinggi, jenis ini justru mulai jarang digunakan di luar negeri, karena kandungan air raksa di dalamnya sangat berisiko bagi kesehatan apabila alatnya pecah. 

Bacaan Lainnya

Tensi air raksa juga terbilang kurang praktis, karena ukurannya yang cukup besar dengan bentuk memanjang, Untuk menggunakan alat tensi ini, Anda pun perlu memasang perangkat dengan tepat. Jika ada selang manset yang kurang menancap di bagian alat, maka alat tidak bisa mengukur tekanan darah. Selain itu, Anda harus menggunakan alat pengukur lain berupa jam tangan dan stetoskop untuk mengukur tekanan darah dan ini mungkin agak berlangsung lama, mengingat pasien memiliki detak jantung yang berbeda.

Sementara itu, tensimeter aneroid atau jarum hampir sama seperti tensimeter raksa, yakni sama-sama memakai stetoskop. Bedanya, alat ini tak lagi memakai air raksa, tetapi mengandalkan putaran berangka. Alat ini juga memiliki hasil akurasi yang tinggi dan bentuknya lebih ringkas untuk dibawa ke mana-mana.

Secara fisik, alat pengukur tensi ini hanya terdiri dari manset, selang karet, dan pengukur tensi berupa jarum. Untuk menggunakan alat kesehatan ini, Anda cukup memasang manset di bagian lengan pasien. Usahakan manset sudah terhubung dengan alat pengukur tensi menggunakan perantara selang. Pompa udara untuk membuat manset menggelembung, bertujuan untuk memberikan tekanan besar di bagian lengan, sehingga detak jantung dapat terdengar dengan jelas. 

Sambil memompa, letakkan bell pada bagian lengan pasien untuk mengetahui tekanan darah pasien sambil memperhatikan jarum pada alat tensi. Setelah Anda mendapatkan hasil pengukuran tekanan darah, putar bagian pangkal pemompa untuk mengempiskan manset. Setelah menggunakan alat ini, Anda bisa langsung menggulung manset dan melipatnya dengan pola persegi. Lalu, masukkan ke dalam kotak atau tempat penyimpanan tensimeter supaya tetap higienis dan awet.

Jenis alat pengukur tekanan darah yang sedang populer di kalangan medis dan banyak dipakai oleh orang awam adalah tensi digital. Seperti namanya, model ini menampilkan hasil ukur secara digital dan relatif mudah digunakan oleh orang-orang awam. Perangkat ini berbeda dengan alat tensi jenis manual yang masih mengandalkan pompa untuk menggembungkan manset atau jarum untuk mengetahui tekanan darah.

Secara umum, alat ini berbentuk persegi atau lonjong dengan layar LCD di bagian tengah. Di bagian samping perangkat terdapat lubang untuk menghubungkan selang manset dengan alat. Manset ini bentuknya sama dengan manset tensi pada umumnya dan bisa menggembung jika alat dinyalakan.

Cara menggunakan tensi digital pun cukup mudah. Anda cukup menekan tombol start dan stop. Bahkan, beberapa merek biasanya sudah dilengkapi fitur tambahan seperti informasi denyut jantung hingga memori penyimpanan hasil ukur yang telah Anda lakukan. Selain itu, ada juga alat yang dilengkapi dengan fitur penanda jika tekanan darah Anda bermasalah, seperti terlalu tinggi atau terlalu rendah. 

Alat tensi darah analog (sumber: pngtree)

Bagi Anda yang tertarik membeli alat tensi manual atau digital untuk keperluan medis atau dipakai di rumah, pastikan Anda mengetahui harganya. Sebagai referensi, Anda bisa melihat tabel berikut.

Harga Alat Tensi Analog

Merk Alat Tensi Analog Harga (Rp)
One Health Tensimeter Analog 75.000
GEA Tensimeter Aneroid MI-1001 80.000
ONEMED Tensimeter Aneroid 200 85.000
ABN Spectrum Tensimeter Analog 239.000
General Care Tensimeter + Stetoskop 325.000
SANKEI Tensimeter Aneroid 354.000
General Care Tensimeter Raksa 250.000
NOVA ECOLINE Tensimeter Raksa 1.199.000

Harga alat tensi analog di atas tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Sebagai perbandingan, pada tahun 2020, GEA tensimeter aneroid MI-1001 dijual dengan harga Rp144.100 dan turun menjadi Rp80.000 per item tahun 2021 dan 2022. Sementara itu, ONEMED tensimeter aneroid 200 yang harganya Rp115.00 tahun 2020, turun menjadi Rp69.900 per unit tahun 2021, naik menjadi Rp85.000 tahun 2022.

Ilustrasi: Menggunakan Digital Tensimeter (credit: Alodokter)

Harga Alat Tensi Digital

Merk Alat Tensi Digital Harga (Rp)
TOKOKADOUNIK Home Blood Digital 275.000
Dr Care HL-888 Tensimeter Digital 255.000
ONEMED Tensimeter Digital TensiOne 1A (Suara + Adaptor)  355.000
ROSSMAX BE-701 400.000
Family Dr Digital Blood Pressure Monitor BF-701 412.500
OMRON HEM-4030 501.000
BEURER Tensimeter Digital BC32 505.000
MICROLITE Tensimeter Classic BPA2 550.000
OMRON Arm Blood Pressure Monitor HEM-7124 555.465
Family Dr AF 701 F 557.000
OMRON Digital Tensimeter HEM-6131 567.000
OMRON Tensimeter Digital HEM-7130 609.999
MICROLIFE Tensimeter BP3BJI-4D 615.000
OMRON Automatic Digital Tensimeter HEM-7121 625.000
ROSSMAX MW-701f 627.000
Family Dr Blood Pressure Monitor TD 3124 630.000
OMRON Wrist Blood Pressure Monitor HEM-6200 672.000
OMRON Arm Blood Pressure Monitor HEM-7111 675.000
ROSSMAX Alat Ukur Tekanan Darah X1 676.000
OMRON Blood Pressure Monitor HEM-7200 688.000
MICROLIFE Tensimeter BP3AQ1 692.000
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor HEM-8712 700.000
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7130-L 774.366
MICROLIFE Tensimeter BP A2 Basic (BP3GQ1-3P) 778.000
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor JPN600 778.000
OMRON Automatic Wrist Blood Pressure Monitor HEM-6121 775.000
OMRON Tensimeter Digital JPN1 854.000
OMRON Arm Blood Pressure Monitor JPN-500 897.600
OMRON Wrist Blood Pressure Monitor HEM-6221 900.000
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor JPN2 1.201.000
Family Dr Digital Blood Pressure Monitor AB-701f 1.300.000
OMRON Tensimeter HEM-7322 1.492.000
MICROLIFE Tensimeter BPA200 1.500.000
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7280T 2.170.000
OMRON Arm Blood Pressure Monitor HEM-7221 2.180.500
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7600T 2.225.000
OMRON Automatic Blood Pressure Monitor HEM-7320 2.890.000
OMRON Blood Pressure Monitor HEM-7211 5.200.000

harga alat tensimeter di atas telah kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual online. Harga alat tensimeter tersebut tidak mengikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. 

Tensi darah (sumber: medicinenet.com)

Sebagai perbandingan, pada tahun 2020, tensimeter TOKOKADOUNIK home blood digital dijual dengan harga Rp175.000, naik menjadi Rp273.000 per item tahun 2021, naik lagi menjadi Rp275.000 tahun 2022. Sementara itu, Dr Care HL-888 tensimeter digital yang harganya Rp259.000 tahun 2020, turun menjadi Rp245.000 tahun 2021, tetapi naik menjadi Rp255.000 tahun 2022 per unit. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa datang langsung ke toko peralatan medis terdekat di kota Anda.

Namun, sebelum memutuskan membeli alat tensimeter untuk keperluan di rumah, Anda harus memastikan kualitas alat yang bersangkutan. Pasalnya, berdasarkan temuan terbaru, pemantau tekanan darah di rumah mungkin tidak akurat untuk 5% hingga 15% pasien, tergantung pada ambang untuk akurasi yang digunakan.

Temuan itu muncul dari sebuah program untuk mengajar orang-orang dengan penyakit ginjal tentang cara menggunakan monitor tekanan darah di rumah. Mulai tahun 2011, orang-orang dengan penyakit ginjal diminta untuk membawa peralatan pemantauan tekanan darah rumah mereka ke klinik ginjal di Rumah Sakit Ottawa untuk dibandingkan dengan perangkat kantor. Peneliti menyatukan catatan tekanan darah untuk 210 pasien klinik. Untuk 30% dari mereka, tekanan sistolik (angka pertama dari pembacaan tekanan darah) adalah 5 mm Hg atau lebih berbeda dari pengukuran referensi kantor. Tekanan diastolik (angka kedua) juga tidak akurat.

Fakta bahwa pengukuran tekanan darah bervariasi tidak mengherankan. Tekanan darah berkelana di seluruh peta sepanjang hari. Umumnya, tekanan darah terendah dimulai pada pagi hari, setelah seseorang bangun, dan kemudian naik dengan stabil pada siang dan malam hari. Tekanan darah merespon secara dinamis terhadap gerakan, makanan, dan suasana hati.

Menurut seorang ahli jantung di Harvard yang berafiliasi dengan Brigham and Women’s Hospital, tekanan darah bervariasi, bahkan ketika diukur dengan metode yang tepat. Untuk mendapatkan penilaian tekanan darah yang lebih akurat, terlepas dari monitor tekanan darah yang digunakan, orang harus melakukan beberapa rekaman dan rata-rata mereka.

[Update: Almas]

Pos terkait