Ciri dan Harga Baby Musang Pandan

No comment2080 views

Setelah kopi luwak menjadi tren, banyak orang yang akhirnya melirik musang untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah. Meski tergolong binatang liar, namun musang dapat dijinakkan sehingga tidak berbahaya bagi manusia. Nah, dari sekian banyak jenis musang, varian musang menjadi favorit karena punya wajah yang menggemaskan dan aroma khas. Apabila Anda juga berminat memeliharanya, bisa membeli baby musang pandan dengan harga rata-rata ratusan ribu rupiah per ekor.

Musang pandan (sumber: pinterest)

Musang pandan (sumber: pinterest)

Musang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Dilansir dari Wikipedia, ini adalah nama umum bagi sekelompok mamalia pemangsa (bangsa karnivora) dari suku Viverridae. Hewan ini kebanyakan merupakan hewan malam (nokturnal) dan pemanjat yang baik. Bahkan, sering didapati binatang tersebut memangsa ayam di malam hari.

Di Indonesia sendiri, ada sejumlah jenis musang yang telah tersebar di berbagai lokasi. Di Pulau Siberut misalnya, dapat ditemukan musang Mentawai (Paradoxurus lignicolor) yang tergolong spesies tersendiri, bukan jenis dari musang luwak. Jenis ini paling sering terlihat pada kawasan hutan yang memiliki topografi relatif datar.[1] Namun, beberapa kali musang Mentawai juga dijumpai pada lokasi yang memiliki topografi berbukit dengan kemiringan mencapai 30 derajat.

Baca juga  Harga Frame Sepeda MTB United Terbaru (Semua Tipe)

Varian lainnya adalah musang air, yakni sejenis musang semi-akuatik yang sering ditemukan di hutan, terutama di dataran rendah, daerah dekat sungai, dan lahan berawa-rawa. Populasi musang ini terutama ada di Semenanjung Thailand-Malaya, Sumatera, dan Kalimantan. Untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar, musang air dibekali mulut yang lebar dan kaki berselaput.

Jenis yang juga terkenal adalah musang luwak, yakni hewan menyusu yang termasuk suku musang dan garangan (Viverridae). Musang ini bertubuh sedang, dengan panjang total sekitar 90 cm (termasuk ekor, sekitar 40 cm atau kurang). Warna bulunya abu-abu kecokelatan dengan ekor hitam-cokelat mulus. Sisi atas tubuh abu-abu kecokelatan, dengan variasi dari warna tengguli (cokleat merah tua) sampai kehijauan.

Musang Pandan

Yang tidak kalah unik dari jenis-jenis di atas adalah musang pandan. Punya nama latin Paradoxurus hermaphroditus, jenis ini merupakan anggota ordo karnivora, tetapi lebih sering dikenal sebagai hewan pemakan buah.[2] Hewan karnivora, herbivora, omnivora, atau frugivora mempunyai anatomi saluran dan sistem inervasi yang berbeda.

Dulunya, musang pandan dianggap sebagai hama yang meresahkan oleh masyarakat. Hal tersebut dikarenakan hewan ini merupakan salah satu predator utama yang mengintai ayam-ayam yang dipelihara oleh warga. Namun, seiring berjalannya waktu, pandangan masyarakat terhadap binatang ini mulai berubah. Mungkin karena terlihat menggemaskan, kini musang pandan mulai dilirik sebagai salah satu hewan yang cocok untuk dipelihara.

Baby musang pandan (twitter: @seavuswildlife)

Baby musang pandan (twitter: @seavuswildlife)

Secara fisik, kebanyakan musang pandan dewasa memiliki ukuran tubuh yang dapat mencapai panjang hingga hampir 1 meter jika sudah diukur lengkap beserta ekornya. Dengan ukurannya yang terbilang besar, varian ini biasanya memiliki berat sekitar 2 kg sampai 5 kg. Seperti mamalia kebanyakan, musang pandan juga memiliki tubuh yang diselimuti oleh rambut (bulu). Rambut-rambut yang menyelimuti tubuhnya biasanya berwarna cokelat kehitaman atau abu-abu kehitaman. Terdapat pula motif yang membentuk garis-garis atau bintik-bintik. Selain itu, terdapat corak berwarna putih pada bagian wajahnya.

Baca juga  Jenis Ikan Koi dan Harganya di Pasaran

Musang pandan merupakan hewan arboreal, yakni hewan yang banyak menghabiskan waktunya di pepohonan. Karena itu, ia sangat ahli soal memanjat dan bermain dari dahan ke dahan. Selain bersifat arboreal, musang pandan juga termasuk salah satu jenis hewan nokturnal yang berarti lebih aktif di malam hari. Istirahat saat siang, ketika malam tiba, mereka akan terbangun dan mulai mencari mangsanya.

Kenapa disebut musang pandan, lantaran jenis ini dapat mengeluarkan aroma khas. Aroma tubuhnya tersebut dikatakan seperti aroma daun pandan yang dikenal harum. Meski demikian, aroma tubuhnya yang harum terkadang berubah menjadi sangat pekat. Jika sudah begitu, baunya justru malah mengganggu, bahkan dapat membuat orang menjadi mual.

Harga Baby Musang Pandan

Karena punya wajah yang menggemaskan dan aroma tubuh yang unik, musang pandan saat ini sering dilirik untuk menjadi hewan peliharaan. Selain yang sudah dewasa, tidak sedikit pula yang memilih memelihara baby musang pandan karena lebih lucu. Di pasaran dalam negeri, baby musang pandan sekarang ditawarkan dengan harga berkisar Rp300 ribu sampai Rp500 ribuan per ekor. Namun, ada juga yang menawarkan dengan harga Rp10 juta per ekor karena diklaim merupakan varian platinum mosaic.

Baca juga  Update Harga Skateboard Roda 2 (Waveboard)

[1] Mustari, Abdul Haris dan Dede Hendra Setiawan. 2013. Karakteristik Habitat, Pola Sebaran dan Perilaku Musang Mentawai (Paradoxurus lignicolor Miller 1903) di Area Siberut Conservation Program, Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Media Konservasi, Vol. 18(3): 107-111.

[2] Dharma, Ghiffari. 2014. Keberadaan dan Distribusi Saraf Nitrerjik pada Intestinum Krasum Musang Pandan (Paradoxurus hermaphroditus) (). Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada.

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Ciri dan Harga Baby Musang Pandan"