Ciri dan Update Harga Belut Albino (Putih)

Anda pasti sudah tidak lagi dengan belut. Sebagian orang menganggap hewan ini bentuknya menyerupai ular. Dikenal juga dengan sidat dan diketahui sebagai salah satu hewan yang hidup di perairan tawar, bedanya dengan ular adalah pada tubuh belut tidak terdapat sisik, akan tetapi kulit yang terlihat licin. Namun, seperti ular, belut juga ada yang berjenis albino alias berwarna putih dan dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan jenis lainnya.

Belut Albino (Putih) (sumber: Facebook)
Belut Albino (Putih) (sumber: Facebook)

Belut (swamp eels) umumnya ditemukan di daerah persawahan dan juga rawa-rawa yang memiliki endapan air yang cukup tinggi. Beberapa orang ada yang memelihara belut untuk kemudian dijual. Belut juga dikenal dengan rasanya yang gurih ketika digoreng, sehingga tidak jarang Anda akan menemukan orang yang menjual lalapan belut atau bahkan keripik belut.

Bacaan Lainnya

Terdiri dari kurang lebih 400 spesies yang menyebar di berbagai daerah, terutama di Indonesia. Jika diklasifikasikan, belut merupakan hewan yang masuk kingdom animalia, filumnya chordata, masuk kelas actinopterygii, termasuk dalam ordo synbranchiformes. Familinya termasuk dalam synbranchidae, sehingga masuk dalam spesies monopterus albus.

Baca juga  Perbedaan Pakan 511 dan BR 1, Berapa Harganya?

Ciri Umum Belut

Apabila dilihat dari bentuk tubuh, belut berbentuk memanjang dengan panjang sekitar 30 sampai 60 cm, tetapi ada juga yang lebih, tergantung dari varietasnya. Walaupun tubuh belut memanjang, tetapi berbentuk bulat dengan diameter 3 sampai 4 cm, tidak bersisik, dan juga memiliki ekor yang tumpul. Warna belut yang umum ditemukan adalah kehitaman, kemerahan, abu-abu kecokelatan, dan ada juga yang berwarna belang-belang. Berat rata-rata hewan itu hampir mencapai 3 hingga 4 kg per ekornya.

Seekor belut dinilai memiliki kandungan gizi yang beragam. Dalam tubuh seekor belut, dikatakan mengandung kalori sebanyak 235 kkal serta jumlah lemak 15 gram (lemak jenuh 3 gram, lemak tak jenuh ganda 1,2 gram, dan lemak tak jenuh tunggal 9 gram). Selain itu, terdapat juga kandungan kolesterol sebanyak 161 gram, natrium 65 gram, kalium 349 gram, protein 24 gram, dan juga ada vitamin C, kalsium, vitamin B6, magnesium, vitamin A, zat besi, dan vitamin B12.

Berdasarkan habitatnya, setidaknya ada tiga jenis belut yang familiar di masyarakat, yakni belut rawa (Synbranchus bengalensis Mc clell), belut laut (Macrotema caligans Cant), dan belut sawah (Monopterus albus Zuieuw).[1] Seperti namanya, belut rawa hidup di rawa-rata hingga muara sungai atau daerah pesisir, belut laut hidup di laut dengan dasar perairan berpasir atau berlumpur, sedangkan belut sawah hidup di daerah persawahan.

Baca juga  Update Harga Bibit Rumput Odot dan Cara Menanamnya
harga, belut, albino, putih, sekitar, jenis, ciri, umum, warna, tubuh, kulit, licin, menyerupai, bentuk, ekor, kepala, ular, rawa-rawa, air, per, ekor, gr, dewasa, minyak, khasiat, manfaat, botol, ukuran, tempat, jual, pribadi, orang, pasar, hewan
Belut albino putih (sumber: olx.co.id)

Jenis Belut

  • Belut sawah, punya ciri-ciri antara lain panjang tubuh mencapai 45 sampai 50 cm ketika dewasa, warna kulit lebih cerah, berat tubuh bisa mencapai 200 sampai 300 gr per ekor, habitat hidupnya di area persawahan, bagian kepala lebih runcing dibanding ikan sidat, ekor lancip, dan bentuk mata lebih kecil.
  • Belut rawa, memiliki warna kulit lebih gelap dengan panjang tubuh mencapai 50 sampai 60 cm ketika dewasa. Berat tubuhnya bisa mencapai 150 sampai 300 gr per ekor. Habitat hidupnya di area rawa atau kirai. Belut rawa juga biasa dijadikan karena rasanya yang gurih dan dagingnya yang lembut.
  • Belut laut, punya bentuk tubuh panjang seperti belut rawa, tetapi lebih pipih. Memiliki dua sirip di dekat kepala. Bentuk ekornya lebar dengan bentuk kepala seperti ular. Berat tubuhnya bisa mencapai 500 gr per ekor. Habitatnya di laut dengan dasar perairan berpasir, berlumpur, atau di perairan yang berkarang.

Selain jenis-jenis di atas, ternyata juga ada belut albino atau belut dengan tubuh berwarna putih. Apabila dilihat dari istilah albino, mengindikasikan hilangnya melanin pada mata, kulit, dan rambut. Albino timbul dari perpaduan gen resesif. Warna belut ini cerah atau hampir mendekati putih. Warnanya dianggap cantik, dan disebut-sebut sebagai hewan yang langka. Karena itu, harga belut albino relatif lebih mahal dibandingkan belut kebanyakan.

Baca juga  Ciri dan Harga Perkutut Songgo Ratu Asli
Belut albino (youtube: Leopard Aquatic)
Belut albino (youtube: Leopard Aquatic)

 

Harga Belut Albino

Ukuran Belut Albino Harga
Belut Albino 20 cm Rp111.000 – Rp172.000 per ekor
Belut Albino 30 cm Rp200.000 per ekor
Belut Albino 35 cm – 40 cm Rp350.000 – Rp379.000 per ekor

Informasi harga belut albino di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli online. Perlu Anda catat bahwa harga belut albino tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain dijual ratusan ribu rupiah per ekor, beberapa orang ada yang menjual belut albino dengan harga mencapai Rp16,25 juta hingga Rp25 jutaan per ekor dengan panjang 50 cm. Sebagai perbandingan, harga belut albino pada tahun lalu berkisar Rp2 juta sampai Rp5 jutaan per ekor. (Panca)

[1] Hermawan, Iwan dan Wawan Setiawan. 2013. Budi Daya Belut. Jakarta: AgroMedia Pustaka, hlm. 8.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *