Update Info Terbaru Rumus & Cara Menghitung Pajak Bea Masuk Kiriman Barang Impor

-barang yang dijual di luar negeri memang biasanya memiliki lebih dibandingkan di . Oleh sebab itu banyak orang yang kini melakukan pembelian dari luar negeri alias . Namun sebelum Anda membeli dari luar negeri, perlu diketahui bahwa setiap kiriman impor ke Indonesia pasti akan diperiksa oleh Bea Cukai dan dikenai impor sesuai dengan yang Anda beli.

Pajak Bea Masuk Barang Impor - reskeu.org

Pajak Bea Masuk Barang Impor - reskeu.org

Sebelumnya pembelian barang dari luar negeri dengan nilai kiriman (pabean) tidak melebihi USD 50 tidak akan dikenai pajak kiriman barang impor dari pihak Bea Cukai. Namun sejak awal tahun 2017 lalu Bea Cukai telah menerbitkan aturan baru terkait impor barang kiriman melalui Perdirjen No. PER-2/BC/2017. Dalam aturan tersebut pembebasan bea masuk kiriman barang impor kini berlaku untuk FOB (Free on Board) sebesar USD 100 setiap penerima barang per kiriman.

Kebijakan baru ini berlaku hanya untuk 1 barang atau lebih dari satu barang yang jika ditotal harganya masih di bawah USD 100, serta berlaku untuk 1 hari penuh dalam 1 invoice. Namun apabila Anda melakukan pembelian barang dari luar negeri di bawah USD 100 dan berjumlah lebih dari satu barang, serta dikirim dalam hari yang sama, maka barang itu akan tetap dikenai bea masuk.

Bila dulu barang yang melebihi pembebasan akan dikenakan bea masuk dan pajak impor atas kelebihannya, maka saat ini barang kiriman yang melebihi nilai pembebasan akan seluruhnya dikenakan bea masuk dan pajak impor. Dalam hal ini pihak Bea Cukai akan berpedoman pada dokumen pengiriman barang atau Consignment Note (CN) yang diberikan oleh pihak jasa pengiriman, baik PT Pos Indonesia atau perusahaan jasa titipan (PJT).

Republik Indonesia telah menetapkan ketentuan pengenaan Bea Masuk, PPN dan PPh Impor atas barang kiriman impor berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman. Berdasarkan peraturan tersebut, terhadap barang kiriman impor dengan nilai FOB USD 100 sampai dengan FOB USD 1.500 akan dikenakan bea masuk, PPN, dan PPh Impor dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pengenaan tarif bea masuk sebesar 7,5% sebagaimana diatur dalam PMK 182/PMK.04/2016.
  2. Pengenaan tarif PPn sebesar 10% sebagaimana diatur dalam UU PPN.
  3. Pengenaan tarif PPh Impor sebagaimana diatur dalam PMK-34/PMK.10/2017.

Jika berdasarkan hasil penelitian ternyata barang kiriman Anda memiliki nilai di atas FOB USD 100, maka selaku pemilik barang Anda akan diberikan keleluasaan untuk memilih, apakah akan menggunakan Consignment Note (CN) dan dikenakan tarif 7,5% atau menggunakan dokumen Pemberitahuan Impor Barang Khusus (PIBK) untuk non badan usaha dan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) untuk badan usaha, dengan dikenakan tarif sesuai jenis barang oleh petugas Bea Cukai. Sedangkan untuk barang kiriman dengan nilai di atas FOB USD 1.500, penerima barang diharuskan untuk menggunakan dokumen PIBK atau PIB.

Pajak Bea Masuk Kiriman Barang Impor - blog.duitpintar.com

Pajak Bea Masuk Kiriman Barang Impor - blog.duitpintar.com

Apabila Anda tak dapat menunjukkan NPWP, maka Anda akan dikenai tarif PPh 100% lebih tinggi seperti yang telah diatur dalam Undang-Undang PPh Pasal 22 ayat 2 yang berbunyi, “Besarnya pungutan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang diterapkan terhadap Wajib Pajak yang tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak lebih tinggi 100% (seratus persen) daripada tarif yang diterapkan terhadap Wajib Pajak yang dapat menunjukkan Nomor Pokok Wajib Pajak.”

Agar Anda tak dikenai pajak yang lebih tinggi 100%, maka Anda selaku penerima barang kiriman impor sebaiknya menyampaikan nomor NPWP pada penyelenggara Pos atau menginformasikannya pada pengirim barang untuk mencantumkan nomor NPWP penerima pada barang yang dikirimkan dari luar negeri.

Semua barang dan dokumen yang dikirimkan melalui Pos hanya dapat diantar pada pihak penerima usai melalui pemeriksaan Bea dan Cukai. Pemeriksaan Bea Cukai ini bertujuan untuk mencegah masuknya kiriman yang dilarang masuk ke wilayah Indonesia, menjamin masuknya kiriman dari Luar Negeri telah memenuhi persyaratan perundang- undangan yang berlaku, serta menjamin bahwa hak atas bea masuk, cukai dan pajak dalam rangka impor dipenuhi.

Berikut ini rumus terkait perhitungan bea masuk atas kiriman barang impor:

Nilai Dasar Pengenaan Bea Masuk (NDPBM)
Cost (FOB) + Asuransi + Freight

Penghitungan Bea Masuk tanpa melalui Jasa Ekspedisi
CIF x Bea Masuk sesuai tarif BTKI

Penghitungan PPn
CIF + Bea Masuk x 10%

Nilai Pabean dengan Pembebasan
((FOB-Pembebasan) + Asuransi + Freight) x Kurs

Bea Masuk
Nilai Pabean x Tarif Bea Masuk

Penghitungan PPh
CIF + Bea Masuk x (persentase PPh tergantung dari jenis barang yang dikirim, umumnya antara 7,5% atau 10%)

Sebagai contoh, apabila Anda berbelanja sejumlah pakaian dengan nilai mencapai USD 220, ongkos kirim sebesar USD 60, dan asuransi sebesar USD 20, maka cara menghitung bea masuk barang kiriman impor tersebut sebagai berikut:

Baca juga  Info Harga Biskuit Oreo Selection Kaleng di Pasaran

CIF = USD 280 – USD 20 = USD 260
Bea masuk pakaian = USD 260 x 7,5% = USD 19,5
PPn: USD 260 x 10% = USD 26
PPh: USD 260 x 7,5% = USD 19,5
Total pajak = USD 65

Perhitungan bea masuk kiriman impor di atas hanya perkiraan saja, sebab nilai barang bisa saja berubah tergantung dari taksiran dari pihak Bea Cukai. Oleh sebab itu, pastikan Anda mencantumkan nilai atau harga barang sesuai dengan harga yang sesungguhnya di Consignment Note. Anda juga bisa memanfaatkan fitur Kalkulator Bea Cukai yang tersedia di website Bea Cukai atau Google Play Store.

loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.
  1. author

    jadid3 tahun ago

    Apa PPN dan PPh dikenakan ke semua barang impor pribadi atau ada list barang yang tidak kena PPN?

    Reply
    • author

      redaktur3 tahun ago

      Pada prinsipnya semua kegiatan impor barang dikenai PPN. Bahkan, beberapa kategori barang dikenakan PPnBM

    • author

      fetwi2 tahun ago

      saya membeli barang pada online shop dari luar negri.
      barang yang saya beli nilai harganya dibawah FOB 50 USD.
      Tp saya dikenakan biaya bea cukai.

      sebagai contoh nya:
      – saya beli hardcase HP senilai tidak lebih dari Rp 60.000,.
      – free shipping ( bebas ongkos kirim ).
      – pengiriman menggunakan pos asal negara online shop tersebut ( china post).
      – ketika barang pesanan saya datang petugas pos meminta biaya bea cukai senilai Rp 20.000,.
      – rata-rata nilai harga barang online shop dari luar negri yang saya beli selama ini bernilai dibawah FOB 50 USD.

      Ini sudah saya alami 2 kali, padahal belanjaan online shop saya yang berasal dari luar negri sebelumnya tidak dipungut biaya apapun.

      Apa dasar ketentuan perubahannya?

    • author

      redaktur2 tahun ago

      Keluhan senada kami terima dari beberapa pembaca. Hal ini coba kami konfirmasikan ke bea cukai setempat.

Leave a reply "Update Info Terbaru Rumus & Cara Menghitung Pajak Bea Masuk Kiriman Barang Impor"