Tarif dan Cara Cek Denda BPJS

No comment1789 views

Membayar BPJS memang harus tepat waktu dan rutin setiap bulan. Jika Anda lupa tidak membayar tagihannya, maka Anda akan dikenakan denda yang tidak sedikit. mengecek tagihan dan denda BPJS tidaklah sulit, karena Anda bisa lakukan secara online di resminya atau melalui aplikasi.

Kantor BPJS (sumber: buktipers.com)

Kantor BPJS (sumber: buktipers.com)

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan salah satu badan hukum yang menyelenggarakan program jaminan sosial untuk menjamin seluruh rakyat supaya mendapatkan kebutuhan dasar hidup yang layak. BPJS diselenggarakan berdasarkan asas kemanusiaan, manfaat, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan tujuan untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar hidup yang layak bagi rakyat Indonesia yang sudah menjadi hak dasar manusia.[1] Sebelum mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS, sebaiknya Anda mengetahui tarif iuran BPJS berdasarkan kelasnya.

Tarif BPJS

Kelas BPJSBiaya per Orang (Rp)
Kelas 1150.000
Kelas 2100.000
Kelas 342.000

Supaya Anda bisa mendapatkan jaminan sosial ini, maka Anda harus mendaftarkan diri terlebih dulu dengan cara berikut.

Cara Mendaftar BPJS Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)

PBI BPJS diperuntukkan bagi peserta yang tidak mampu dan termasuk fakir miskin. Untuk pendaftaran PBI, didasarkan pada survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga Anda tidak perlu mendaftarkan diri secara mandiri. Selain itu, peserta BPI akan didaftarkan secara langsung didasarkan pada keputusan pemerintah daerah melalui SK Gubernur/Bupati/Wali Kota mengenai pemindahan peserta Jamkesda JKN.

Kartu Indonesia Sehat (sumber: pikiran-rakyat.com)

Kartu Indonesia Sehat (sumber: pikiran-rakyat.com)

Cara Mendaftar BPJS Pekerja Penerima Upah (PPU)

Untuk kategori ini, Anda tidak perlu pusing pergi ke kantor BPJS pusat, karena Anda sebagai PPU akan didaftarkan sebagai peserta BPJS oleh perusahaan atau tempat Anda bekerja. Sebagai syarat untuk mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS, perusahaan harus mengisi formulir registrasi badan usaha atau badan hukum lain.

Baca juga  Update Terkini Syarat dan Kisaran Biaya Perpanjangan SIO Forklift

Setelah itu, Anda juga perlu menyertakan data migrasi karyawan dan data anggota keluarga karyawan untuk memperoleh VA (Virtual Account). VA dipakai untuk membayar iuran pertama sebagai bukti registrasi BPJS di BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Bukti pembayaran yang diperoleh dari bank harus dicetak dan diserahkan ke kantor BPJS sebagai bukti sekaligus data untuk mencetak kartu BPJS.

Pendaftaran BPJS Mandiri/Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)

  • Ini bisa Anda lakukan sendiri dengan mengumpulkan sejumlah persyaratan dulu, antara lain 1 lembar KK, 1 lembar fotokopi KTP/, fotokopi tabungan, 1 lembar fotokopi rekening koran (selama 3 bulan), 1 lembar materai 6.000, dan 1 lembar pasfoto ukuran 3 x 4.
  • Datanglah ke kantor BPJS terdekat untuk mendapatkan formulir pendaftaran dan isi semua data secara lengkap, termasuk jika Anda ingin mendaftarkan anggota keluarga yang lain. Jangan lupa untuk memilih Faskes 1 (Fasilitas Kesehatan untuk dokter umum) dan Faskes 2 (Fasilitas Kesehatan untuk dokter gigi).
  • Tempelkan foto dan materai pada formulir dan tandatangani materainya. Serahkan formulir kepada pihak BPJS untuk memilih kelas BPJS. Setelah itu, Anda akan mendapatkan VA sekaligus harus melakukan pembayaran registrasi untuk iuran pertama.
  • Kartu BPJS akan diberikan dalam waktu kurang dari 14 hari setelah Anda melakukan pembayaran pertama dan menyerahkan bukti pembayaran tersebut. Kartu akan dikirim langsung ke melalui kurir khusus dari BPJS setempat.
Baca juga  Info Cara Memesan dan Tarif GrabExpress Terbaru

Setelah Anda mendapatkan kartu BPJS, sebaiknya Anda mendaftarkan sistem iuran autodebet. Ini adalah cara untuk menghindari kelalaian dalam membayar uang BPJS bulanan. Karena , lupa membayar tarif BPJS akan dikenakan denda sesuai dengan lamanya Anda tidak membayar. Bagi Anda yang ingin mengetahui besaran denda BPJS, Anda bisa mengeceknya dengan cara berikut.

Website resmi BPJS Kesehatan

Website resmi BPJS Kesehatan

Cara Cek Denda BPJS Online

  • Kunjungi website ////.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/.
  • Isi formulir pada laman itu sesuai dengan data pribadi Anda, termasuk nomor kartu BPJS, tanggal lahir, dan angka validasi.
  • Klik CEK untuk melihat informasi kartu BPJS Anda dalam bentuk tabel dan Anda bisa melihat status akun sekaligus jumlah denda dan iuran bulanan yang harus dibayarkan.

Cara Cek Denda BPJS di Aplikasi JKN

  • Download aplikasi BPJS online bernama JKN di Google Playstore dan buat akun dengan mengikuti instruksi JKN.
  • Buka akun Anda dan masuk ke halaman pertama dan tekan PREMI.
  • Akan muncul informasi tagihan beserta denda yang harus dibayarkan.
  • Untuk melakukan pembayaran denda sekaligus iuran BPJS, Anda bisa langsung menekan PEMBAYARAN.
Baca juga  Update Terkini Beberapa Pilihan Cara Belanja di Website Amazon Tanpa Menggunakan Kartu Kredit

Jika Anda sudah mengetahui cara mengecek denda dan besar iuran yang harus dibayarkan, segeralah membayarnya supaya denda tidak semakin bertambah. Untuk membayar biaya BPJS, Anda bisa melakukannya dengan cara pergi ke kantor BPJS langsung, lewat ATM, datang ke bank terdekat, dan mobile banking.

[1] Solechan. 2019. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai Pelayanan Publik. Administrative Law & Governance Journal Universitas Diponegoro, Vol. 2(4): 686-696.

author

Leave a reply "Tarif dan Cara Cek Denda BPJS"