Komponen dan Kisaran Biaya Wisata ke Jepang

Selain Korea Selatan, Jepang menjadi salah satu negara di kawasan Asia Timur yang sering dijadikan lokasi liburan, tidak terkecuali oleh masyarakat Indonesia. Untuk bisa berwisata ke Negeri Matahari Terbit, layaknya rekreasi ke luar negeri, memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Anda setidaknya harus menyiapkan dana untuk pengurusan paspor, pengurusan visa, tiket pesawat, serta biaya hidup selama berada di Negeri Sakura.

Ilustrasi: pusat keramaian di Jepang (sumber: sky.com)
Ilustrasi: pusat keramaian di Jepang (sumber: sky.com)

Ada banyak alasan kenapa turis asal Indonesia tertarik berlibur ke Jepang. Selain telah kondang sebagai negara maju dengan penguasaan teknologi yang canggih, Jepang juga terkenal akan budayanya yang unik, baik budaya tradisional maupun budaya populer.[1] Budaya Jepang seperti kimono, ikebana, sumo, sushi, yakiniku, Harajuku style, hingga tokoh fiktif Doraemon seolah menjadi magnet ampuh bagi wisatawan untuk mengunjungi Negeri Sakura tersebut.

Bacaan Lainnya

Jika Anda juga tertarik mengunjungi Jepang, untuk sendirian atau bersama keluarga, ada beberapa komponen yang perlu Anda persiapkan, yang tentu saja membutuhkan sejumlah biaya. Komponen pertama tentu saja dan untuk kunjungan ke luar negeri. Selain itu, Anda perlu menghitung biaya untuk tiket pesawat, penginapan selama berada di sana, hingga biaya untuk makan, transportasi, dan masuk ke tempat wisata.

Biaya dan Jepang

Salah satu syarat bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri, baik untuk tujuan bisnis maupun wisata, adalah memiliki dan visa. Untuk paspor, ada dua jenis paspor yang ditawarkan, yaitu paspor biasa dan paspor elektronik atau e-passport. Biaya pembuatan e-passport cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan paspor biasa, salah satunya karena teknologi yang berbeda.

Baca juga  Update Tarif Travel XTrans Jakarta-Bandung

Dilansir dari website resmi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung, biaya pembuatan paspor saat ini sebesar Rp350.000 per permohonan untuk paspor biasa 48 halaman, sedangkan biaya pembuatan paspor elektronik 48 halaman sebesar Rp650.000 per permohonan. Jika paspor rusak, akan dikenakan biaya beban sebesar Rp500.000, sedangkan biaya beban paspor hilang sebesar Rp1.000.000.

Sementara itu, untuk ke Jepang, ada beberapa jenis visa yang dapat dibuat, dengan biaya yang juga berbeda. Untuk Visa Single Entry, sekarang biaya pembuatannya sebesar Rp400.000, sedangkan biaya pembuatan Visa Multiple Entry sebesar Rp800.000. Apabila cuma transit, Anda dapat membuat Visa Transit dengan biaya Rp90.000 per permohonan.

Pada tahun 2014 lalu, pemerintah Jepang sempat mengeluarkan rencana untuk membebaskan bagi masyarakat Indonesia yang hendak berkunjung ke Negeri Sakura.[2] Pemerintah Jepang kala itu memberikan bebas bagi turis Indonesia adalah sebagai bentuk apresiasi dengan banyaknya wisatawan dan pekerja Negeri Matahari Terbit yang berkunjung ke Tanah Air. Direncanakan direalisasikan pada awal Januari 2015, kebijakan tersebut hingga sekarang masih belum terwujud.

Biaya Tiket Pesawat ke Jepang

Perjalanan menuju Jepang paling sering dilakukan menggunakan pesawat udara karena lebih cepat walaupun memang harga tiketnya relatif mahal. Jika Anda kebetulan berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan mendarat di Bandara Internasional Narita, harga tiket pesawat saat ini dipatok mulai Rp5 jutaan untuk kelas ekonomi menggunakan maskapai Japan Airlines.

Ilustrasi: armada Japan Airlines (sumber: japantimes)
Ilustrasi: armada Japan Airlines (sumber: japantimes)

Selain Japan Airlines, masih ada sejumlah pilihan maskapai lainnya yang dapat Anda gunakan untuk terbang ke Jepang. Philippines Airlines misalnya, mematok harga tiket mulai Rp10 jutaan untuk rute yang sama. Sementara itu, tarif pesawat EVA Air mulai Rp16,7 jutaan per seat, sedangkan harga tiket maskapai China Airlines mulai Rp16,9 jutaan, tarif Vietnam Airlines mulai Rp17,5 jutaan, dan harga tiket Malaysia Airlines mulai Rp20 jutaan per orang.

Baca juga  Harga Shuttlecock Yonex Original per Slop

Biaya Hotel di Jepang

Harga sewa hotel di Jepang sangat bervariasi, tergantung lokasi hotel, kelas hotel, fasilitas yang ditawarkan, serta tanggal reservasi Anda. Oak Hotel Edo di Tokyo misalnya, mematok tarif sewa kamar mulai Rp480 ribuan per malam, sedangkan harga sewa kamar Tabist Hotel Florida Ikebukuro mulai Rp521 ribuan per malam. Sementara itu, tarif penginapan di Kyoto menurut salah satu online travel agent saat ini mulai Rp400 ribuan per malam.

Biaya Transportasi di Jepang

Sebaiknya, persiapkan itinerary atau rancangan perjalanan sebelum Anda memutuskan berangkat ke Jepang. Tentukan venue atau destinasi wisata apa saja yang ingin Anda tuju karena itu akan berimbas pada besaran anggaran untuk transportasi selama di Negeri Matahari Terbit. Untungnya, di Jepang ada JR Pass yang merupakan tiket khusus yang berlaku untuk wisatawan dari luar negeri yang mau mengunjungi Jepang untuk berlibur dengan status pengunjung sementara.

JR Pass ini bisa Anda beli saat masih berada di Tanah Air melalui sejumlah travel agent. Setidaknya ada dua jenis JR Pass, yakni JR Pass Ordinary dan JR Pass Green. Untuk JR Pass Ordinary, harganya sekarang mulai Rp3,7 jutaan berlaku 7 hari, Rp6 jutaan berlaku 14 hari, dan Rp3,8 jutaan berlaku 21 hari. Sementara itu, harga JR Pass Green mulai Rp5 jutaan untuk 7 hari, Rp8 jutaan untuk 14 hari, atau Rp10,6 jutaan untuk 21 hari. Harga tiket tersebut berlaku untuk wisatawan dewasa, sedangkan harga untuk turis anak-anak lebih murah sekitar dua kali lipat.

Biaya Makan di Jepang

Sekali makan, rata-rata Anda akan menghabiskan biaya 400 yen sampai 600 yen. Ini adalah porsi makan ramen, beef bowl, atau curry rice. Sementara itu, bento siap makan yang bisa dibeli di stasiun kereta atau supermarket dijual di kisaran harga 300 yen sampai 700 yen per porsi. Untuk minuman, banyak restoran yang menyediakan minuman gratis untuk setiap tamu, misalnya cold ocha untuk makan nasi dan hot ocha untuk makan ramen. Kurs 1 yen sekarang sekitar Rp105.

Baca juga  Pengertian dan Info Terbaru Aturan Biaya Entertainment

Biaya Tiket Objek Wisata di Jepang

Jika Anda ingin menghemat pengeluaran, tidak ada salahnya mengunjungi tempat wisata yang tidak memungut tiket masuk alias gratis. Ada beberapa destinasi wisata gratis yang bisa Anda datangi selama di negara tersebut, seperti Meguro Parasitological Museum, Omoide Yokocho, Gunung Takao, Ginza Six, Odaiba, Yurakucho, Kuil Gotokuji dan Surga Kucing, serta Kuil Meiji.

Ilustrasi: objek wisata di Jepang (sumber: times)
Ilustrasi: objek wisata di Jepang (sumber: times)

Biaya Wisata ke Jepang

Komponen Kisaran Biaya
Paspor Rp350.000 (biasa), Rp650.000 (elektronik)
Rp400.000 (single entry), Rp800.000 (multiple entry)
Tiket Pesawat Mulai Rp5 jutaan
Hotel Mulai Rp400 ribuan per malam
Transportasi JR Pass Mulai Rp3,7 jutaan
Makan Mulai Rp40 ribu sekali makan

Informasi biaya wisata ke Jepang tersebut kami himpun dari berbagai sumber, termasuk situs resmi maskapai, sejumlah online travel agent, dan website resmi Kedutaan Jepang di Jakarta. Perlu Anda catat bahwa biaya tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda-beda untuk masing-masing pelancong dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[1] Rosliana, Lina. 2017. Wisata Budaya sebagai Alat Penguat Ekonomi Negara di Jepang. Kiryoku Jurnal Studi Kejepangan, Vol. 1(1).

[2] Jamil, Aditya Al. 2014. Motivasi Pemerintah Jepang dalam Rencana Pemberian Bebas Bagi Turis Asal Indonesia. JOM FISIP Universitas Riau, Vol. 2(2): 1-13.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *