Info Terkini Kisaran Biaya Tes FNAB Deteksi Kanker dan Tumor

Jika Anda menemukan benjolan di salah satu bagian tubuh Anda yang sebelumnya tidak ada, maka apa yang Anda lakukan? Mungkin kebanyakan dari Anda akan menunggu kalau-kalau benjolan tersebut hilang sendiri. Namun, jika benjolan ini tidak kunjung hilang dalam jangka waktu tertentu, Anda sebaiknya segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.

Ilustrasi: dokter memeriksa pasien

Ilustrasi: dokter memeriksa

Dokter biasanya akan memeriksa dan memberikan kepada Anda terkait benjolan tersebut. Namun, jika benjolan tersebut tidak kunjung hilang meski Anda sudah mengonsumsi -obatan, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk melakukan biopsi aspirasi jarum halus atau populer disebut dengan tes FNAB.

Biopsi aspirasi jarum halus atau Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) merupakan suatu tindakan memeriksa suatu bagian tubuh dengan cara menyuntikkan sebuah jarum yang halus (lebih kecil dari jarum suntik biasa) ke bagian yang benjol, lalu melakukan aspirasi (penyedotan) untuk mengambil isi benjolan itu. Jarum halus yang biasanya digunakan berukuran 22 atau 25 G.

Tindakan biopsi aspirasi umumnya ditujukan pada yang letaknya superfisial dan papable, misalnya kelenjar getah bening, tiroid, kelenjar liur, payudara, dan lain-lain. Sementara, untuk pada organ dalam, misalnya pada paru, ginjal, hati, limpa, dan lain-lain, dilakukan dengan bantuan CT Guided.

Dengan FNAB, diharapkan hasil pemeriksaan patologis seorang pasien dapat segera ditegakkan sehingga ataupun tindakan operatif tidak membutuhkan waktu tunggu yang terlalu lama. Tindakan FNAB ini dapat dilakukan oleh seorang dokter terlatih dan dapat dilakukan di ruang praktik sehingga ini sangat bermanfaat bagi pasien rawat jalan.

Kondisi dari sampel FNAB memiliki makna yang sangat penting untuk menentukan apakah hasil tersebut mengandung sel atau tidak. Apabila sampel yang dihasilkan dari benjolan tersebut tampak bersih, sedikit berwarna, kehijauan atau kecokelatan, putih, kuning, atau pada kasus yang sangat jarang mengandung darah, kemungkinan besar ini berasal dari tumor yang jinak atau bukan . Sementara, sampel yang mengandung darah mengindikasikan sampel tersebut mengandung sel dan akan dianalisis lebih lanjut.

Saat ini, sudah banyak rumah sakit di Indonesia yang melayani tes FNAB ini. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan tes FNAB bervariasi, tergantung kebijakan masing-masing rumah sakit. Jika diambil rata-rata, biaya yang diperlukan pasien untuk tes FNAB tergolong murah. Berikut informasi terbaru kisaran biaya tes FNAB di beberapa rumah sakit lokal.

Biaya Tes FNAB

Nama Rumah SakitKisaran Biaya Tes FNAB
RSU SurabayaRp350.000
RSUP H. Adam Malik FNAB Biasa : Rp300.000
FNAB Lebih dari 1 Lokasi : Rp375.000
Al Islam BandungRp1.076.000
RS Dharmais Rp900.000
Konsultasi : Rp100.000
Kartu Pasien : Rp50.000
RS Mitra Sejati MedanRp1.100.000

Informasi biaya tes FNAB di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs resmi rumah sakit yang bersangkutan dan bocoran beberapa pasien. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, biaya tes FNAB ini tidak banyak berubah. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa datang langsung ke rumah sakit terdekat di sekitar domisili Anda.

Baca juga  Info Biaya Induksi Melahirkan di Sejumlah Rumah Sakit
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Info Terkini Kisaran Biaya Tes FNAB Deteksi Kanker dan Tumor"