Update Biaya & Syarat Seleksi Masuk Polisi (Akpol)

10 comments67245 views

atau yang biasa disebut dengan nama Akpol merupakan sebuah lembaga yang bertugas untuk mencetak perwira Polri. Akpol sendiri berstatus sebagai unsur pelaksana pembentukan Perwira Polisi yang ada di bawah Kalemdikpol.

Berdasar Peraturan Kapolri No 21 Tahun 2010, Akpol bertujuan untuk menyelenggarakan pendidikan pembentukan Perwira Polri tingkat Akademi dengan lama pendidikan 4 tahun dan output pangkat Inspektur Dua Polisi.

Taruna Akademi Kepolisian (sumber: idntimes.com)

Akademi Kepolisian (sumber: idntimes.com)

Untuk mendaftar sebagai polisi, Anda sama sekali tidak dipungut biaya, alias gratis. Peserta hanya perlu memenuhi berbagai persyaratan serta mengikuti proses seleksi sejak awal hingga akhir. Sayangnya jadwal untuk tahun ajaran 2019 masih belum diinformasikan. Sebagai gambaran, berikut rincian syarat untuk masuk ke pendidikan Akpol berdasarkan informasi tahun 2018 lalu.

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia (pria atau wanita).
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.
  • Pendidikan paling rendah SMA/sederajat.
  • Usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri).
  • Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan).
  • Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari Polres setempat.
  • Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.
  • Lulus pendidikan dan pembentukan anggota kepolisian.

Persyaratan Khusus

  • Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI.
  • Berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A, B, dan C) dengan ketentuan: Nilai kelulusan rata-rata hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan) tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 7,0, tahun 2014 nilai rata-rata minimal 6,5, tahun 2015-2016 nilai rata-rata minimal 60,00, dan tahun 2017 nilai rata-rata 70,00; Nilai kelulusan rata-rata hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat tahun 2013 nilai rata-rata minimal 6,5, tahun 2014 minimal 6,0, tahun 2015-2016 minimal 60,00, dan tahun 2017 minimal 65,00; Bagi lulusan tahun 2017 (yang masih kelas III) nilai rapor rata-rata kelas III I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata sebagaimana yang tercantum pada poin 1 dan 2; Bagi yang berusia 16 tahun sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa dengan nilai rata-rata 75,00.
  • Ketentuan tentang Ujian Nasional perbaikan: Bagi lulusan 2015-2017 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2017 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan; Sedangkan calon peserta yang mengulang di kelas III baik di yang sama atau di yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2018.
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
  • Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku): pria 165 cm dan wanita 163 cm.
Akademi Kepolisian - rianpermana327.blogspot.com

Akademi Kepolisian - rianpermana327.blogspot.com

  • Belum pernah menikah/hamil atau melahirkan bagi peserta calon Taruni dan belum pernah punya kandung/biologis bagi peserta calon Taruna serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
  • Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  • Bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal karena pidana/asusila atau Taruna/i yang diberhentikan dengan tidak hormat tidak dapat mendaftar kembali.
  • Bagi peserta calon Taruna/i yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi dengan cara menghubungi lewat telepon/surat kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi.
  • Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK).
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian.
  • Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  • Berdomisili 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek.
  • Bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas III dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY, untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri.
  • Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali.
  • Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.
  • Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan wajib mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan serta bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan taruna Akpol.
  • Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panda dengan gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan: pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I, pemeriksaan psikologi (tertulis), pengujian akademik (Pengetahuan Umum, Bahasa Indonesia, Matematika), pemeriksaan kesehatan tahap II, pemeriksaan administrasi akhir, sidang terbuka kelulusan tingkat Panitia Daerah.
  • Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panitia Pusat (Panpus) dengan sistem gugur, yang meliputi materi dan urusan kegiatan sebagai berikut: Sistem Gugur (Pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan psikologi wawancara dan pendalaman PMK, pengujian jasmani dan antropometri, serta pemeriksaan penampilan), Sistem Ranking (uji TPA dan TOEFL), Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Akhir Pusat.

Apabila Anda membutuhkan informasi yang lebih jelas, Anda bisa menghubungi Panda/Sub Panda/Panbanrim setempat. Anda juga bisa mengakses situs resmi Polri di penerimaan.polri.go.id. Perlu diingat bahwa pendaftaran AKPOL benar-benar tak dipungut biaya, alias gratis.

[Update: Galih]

Baca juga  Update Kisaran Biaya Kuliah dan Biaya Hidup di Kanada
loading...
author
Pengamat produk dan harga komoditas. Saat ini tinggal di Kota Malang.
  1. author

    Ari sofyan3 tahun ago

    Saya imgim sekali menjadi polisi saya siap …

    Reply
  2. author

    Putra Lumban Gaol2 tahun ago

    Saya mau tanya. Kalau seorang pria yang tidak sekolah bisa jadi anggota polisi gak?

    Reply
    • author

      Web Officer2 tahun ago

      Salah satu syarat untuk bisa mengikuti seleksi AKPOL adalah memiliki pendidikan minimal SMA/Sederajat.

  3. author

    Dwi iski2 tahun ago

    Saya umur 24thn apakah masih bisa?

    Reply
    • author

      Web Officer2 tahun ago

      Tidak bisa, karena maksimal umur untuk bisa mendaftar AKPOL adalah 21 tahun

  4. author

    Gunawan2 tahun ago

    Untuk s1 minimal usia berapa??

    Reply
    • author

      Web Officer2 tahun ago

      Bisa mengikuti Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) dengan syarat usia maksimal 26 tahun.

  5. author

    dinita2 tahun ago

    aku pengen ikut tapi biayanya ga memungkinkan

    Reply
  6. author

    Yako Chan2 tahun ago

    Saya pernah memdengar masyarakat masuk polisi membayar ke orang dalam berpuluh2 juta, itu pun yang masuk anak wali negeri, 2 kali tes, 2 kali pembayaran, semua tergadai akhirnya anak nya kuliah. Kalau orang biasa Seperti saya nggak bisa masuk polisi, karena nggak ada uang, sedangkan menurut UU gratis.
    kembali ke topik, kan wajar polisi2 baru, melakukan razia ilegal di lakukan supaya uang nya kembali dengan cepat, itu siapa yang patut di salahkan, apakah masih warga, koreksi diri lah, aparat bersalah damai2 aja, kalian kan juga dari warga, wah bener2.

    Reply
    • author

      redaktur2 tahun ago

      Silakan dilaporkan dengan bukti yang cukup. Sebab, jika tidak demikian, postingan ini akan dianggap fitnah tanpa dasar.
      Semoga hal ini diperhatikan oleh pihak yang berwenang 🙂

Tinggalkan Balasan ke dinita Batalkan balasan