Manfaat dan Biaya Sertifikasi ISO 9001 Terbaru

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan sertifikasi ISO. Ini adalah sertifikasi yang memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan citra perusahaan, meningkatkan kinerja lingkungan pekerjaan, meningkatkan efisiensi kegiatan, hingga memperbaiki manajemen organisasi. Jika perusahaan ingin meningkatkan sistem manajemen mutu, bisa mengikuti sertifikasi ISO 9001 dengan biaya bervariasi, tergantung paket yang diambil perusahaan.

Ilustrasi: stempel ISO 9001 (sumber: alyaum.com)
Ilustrasi: stempel ISO 9001 (sumber: alyaum.com)

International Organization for Standardization (ISO) merupakan suatu organisasi internasional yang bertugas untuk membuat dokumen penetap standar internasional yang meliputi kebutuhan, spesifikasi, panduan atau karakteristik yang digunakan untuk menjamin bahan, proses dan produk bahkan pelayanan sesuai dan cocok dengan tujuan yang dimaksudkan.[1] Tujuan terpenting ISO adalah memastikan bahwa mutu yang diberikan suatu perusahaan tetap terjaga hingga mencapai konsumen. Upaya ini disebut dengan manajemen mutu.

Bacaan Lainnya

Sebelum menjadi nama ISO, pada awalnya lembaga tersebut bernama IOS. Namun sekarang, lebih sering menggunakan singkatan ISO, karena dalam Bahasa Yunani, isos berarti sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.

Didirikan pada 23 Februari 1947, lembaga ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO awalnya dibentuk untuk membuat dan memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM bank, ukuran dan ketebalan kertas, dan lainnya.

Meski ISO adalah organisasi non-pemerintah, kemampuannya untuk menetapkan standar yang sering menjadi hukum melalui persetujuan atau standar membuatnya lebih berpengaruh daripada kebanyakan organisasi non-pemerintah lainnya. Dalam praktiknya, ISO menjadi konsorsium dengan hubungan yang kuat dengan pihak-pihak pemerintah.

Fungsi ISO untuk Perusahaan

  • Meningkatkan citra perusahaan.
  • Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan.
  • Meningkatkan efisiensi kegiatan.
  • Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act).
  • Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan.
  • Mengurangi risiko usaha.
  • Meningkatkan daya saing.
  • Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan.
  • Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra /pemodal.
Baca juga  Info Terbaru Harga Kloroform di Apotek dan E-Commerce
Ilustrasi: aktivitas perusahaan
Ilustrasi: aktivitas perusahaan

Pengertian ISO 9001

Standar ISO terdiri dari beberapa jenis, salah satunya ISO 9001. Ini merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu. Suatu lembaga/organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain yang independen) ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal sistem manajemen mutu produk/jasa yang dihasilkannya.

Adanya sistem manajemen mutu ini diharapkan dapat menjadi panduan umum bagi perusahaan, sehingga perusahaan atau organisasi terkait dapat membangun suatu prosedur sistem manajemen mutu yang tepat, mengurangi biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kepuasan konsumen serta market share. Tidak hanya itu, adanya sistem ISO 9001 juga dapat membantu membangun dan membentuk visi, standar dan tujuan pekerja, serta dapat membangun motivasi perusahaan

Secara umum, ISO 9001 bertujuan untuk menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu. Seperti diketahui, kesesuaian antara kebutuhan dan persyaratan yang ditetapkan pada suatu standar tertentu terhadap proses dan produk yang dihasilkan oleh perusahaan sangat penting. Selain itu, memberikan kepuasan kepada konsumen melalui pemenuhan kebutuhan dan persyaratan proses dan produk yang ditentukan pelanggan dan organisasi.

Manfaat ISO 9001

  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan.
  • Jaminan kualitas produk dan proses.
  • Meningkatkan produktivitas perusahaan & market gain.
  • Meningkatkan motivasi, moral & kinerja karyawan.
  • Sebagai alat analisa kompetitor perusahaan.
  • Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok.
  • Meningkatkan cost efficiency & keamanan produk.
  • Meningkatkan komunikasi internal.
  • Meningkatkan image positif perusahaan.
  • Sistem terdokumentasi.
  • Media untuk pelatihan dan pendidikan.
Ilustrasi: Contoh Sertifikat ISO 9001 (credit: caainternational)
Ilustrasi: Contoh Sertifikat ISO 9001 (credit: caainternational)

Prinsip Manajemen ISO 9001

  • Fokus pelanggan. Fokus utama dari prinsip ini adalah pemenuhan kebutuhan konsumen agar terus melebihi ekspektasinya.
  • Pemimpin harus bersatu untuk mencapai tujuan yang sama dengan merancang suatu kondisi yang dapat dinikmati oleh berbagai personil yang terlibat dalam kualitas organisasi yang bersangkutan.
  • Engagement of people.Kompetensi, kekuatan, serta hubungan tiap personil dalam suatu organisasi sangatlah penting dalam membangun suatu deliver value.
  • Pendekatan proses. Konsistensi dan hasil yang dapat diprediksi dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien ketika aktivitas dipahami dan dijalankan sesuai dengan sistem yang koheren.
  • Organisasi yang baik harus terfokus pada perbaikan.
  • Pembuatan keputusan berdasarkan bukti. Keputusan didapatkan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi data dan informasi yang memungkinkan untuk menghasilkan hasil yang diinginkan.
  • Manajemen hubungan. Keuntungan dengan manajemen ini adalah peningkatan kinerja organisasi serta pemahaman terhadap tujuan dan nilai terhadap pihak yang bekerja sama.
Baca juga  Info Terbaru Tarif Berlangganan YouTube Premium (Individual, Family, dan Student)

Syarat Sertifikasi ISO 9001

  • Aplikasi permohonan pendaftaran dilakukan dengan melengkapi kuesioner SMM.
  • Assessment terhadap ISO 9001 yang dilakukan oleh satu badan sertifikasi. Suatu organisasi harus dapat menunjukkan bahwa manajemen mutu yang dilakukannya telah benar-benar berjalan secara minimal dalam jangka waktu tiga bulan sesuai seluruh urutan (siklus) dari audit internal.
  • Permohonan pendaftaran disetujui oleh satu badan sertifikasi, berikut tahapan selanjutnya harus dilakukan oleh klien. Program 6 bulanan atau 12 bulanan (tahunan) kunjungan audit pengawasan harus benar-benar dilaksanakan serta proses sertifikasi ulang setelah tiga tahun masa berlakunya sertifikasi ISO 9001 tersebut.

Untuk bisa mendapatkan sertifikasi ISO 9001 ini, perusahaan diharuskan mengeluarkan sejumlah biaya, atau gratis jika yang diterapkan bukanlah sertifikat, melainkan untuk efisiensi saja dalam meningkatkan kinerja pegawai. Namun, efisiensi ini harus dilakukan pembaruan terus-menerus, sehingga kualitas perusahaan tetap terjamin.

Ilustrasi: aktivitas perusahaan
Ilustrasi: aktivitas perusahaan

Pilihan Paket Sertifikasi ISO 9001

  • Paket konsultasi lengkap. Paket yang diberikan adalah SOP atau standar operasional prosedur, instruksi kerja, dan form mutu pelayanan. Selain itu, akan ditambah dengan pendampingan audit untuk mengaplikasikan sistem manajemen penjaminan mutu dari sebuah perusahaan. Biaya untuk paket lengkap ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.
  • Paket training oleh ahli awareness. Selama training diberikan, karyawan akan dibekali dengan pelatihan kepemimpinan, manajemen perusahaan yang benar, dan upgrade skill dari masing-masing karyawan. Jika training yang diberikan lebih baik, maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Paket yang biasanya ditawarkan adalah paket awareness sistem manajemen mutu dan training audit internal ISO.
  • Paket training oleh ahli audit internal ISO. Biasanya memerlukan waktu sekitar dua hari dengan biaya berkisar jutaan rupiah. Semakin banyak materi yang diperoleh perusahaan, maka harga sertifikasi juga akan semakin tinggi, termasuk awareness maupun audit internal.
  • Paket gap analisis. Ini adalah paket yang berfokus pada keseluruhan atau secara general assessment yang ada di perusahaan. Selama proses pengkajian, akan berusaha ditemukan beberapa gap yang dapat menimbulkan dalam suatu perusahaan. Jika permasalahan berhasil ditemukan, bisa segera untuk diselesaikan. Gap analisis report dapat dijadikan bukti bagi perusahaan jika perusahaan sudah melakukan sertifikasi ISO.
Baca juga  Biaya Kuliah Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) TA 2022/2023

Biaya Sertifikasi ISO 9001:2008

Komponen Sertifikasi Kisaran Biaya
Initial Review Rp5.400.000
Pelatihan Persyaratan ISO 9001 Rp7.200.000
Pelatihan Audit Internal Rp7.200.000
Penyusunan Dokumen Terdokumentasi Rp10.8000.000
Tinjauan Implementasi Rp13.500.000
Konsultan Audit Rp7.200.000
Tindakan Perbaikan Rp10.800.000
Asistensi Pendampingan Sertifikasi Rp8.100.000
Total Rp70.200.000
Sertifikat ISO 9001 (sumber: unila.ac.id)
Sertifikat ISO 9001 (sumber: unila.ac.id)

Biaya Sertifikasi ISO 9001:2015

Paket Sertifikasi Kisaran Biaya
Paket ISO Lengkap Rp18.000.000 – Rp35.000.000
Paket Training Awareness Sistem Manajemen Mutu Rp4.000.000
Paket Training Audit Internal Rp7.000.000
Paket Gap Analysis Rp1.500.000
Upgrade ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015 Rp15.000.000

Harga atau biaya sertifikasi ISO 9001 di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk penyedia layanan konsultasi ISO 9001. Biaya sertifikasi ISO 9001 tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda-beda di masing-masing tempat.

Jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan 2021, biaya sertifikasi ISO 9001:2008 tahun 2022 masih sama. Biaya sertifikasi ISO 9001: 2015 paket training awareness sistem manajemen mutu tahun 2020, 2021, hingga 2022 masih sama, tetapi paket lainnya mengalami penurunan. Sebagai contoh, biaya sertifikasi ISO 9001: 2015 paket gap analysis tahun 2020 hingga 2021 sebesar Rp2 juta, turun menjadi Rp1,5 juta tahun 2022. Untuk memperoleh informasi lebih detail, Anda bisa datang langsung ke jasa konsultasi ISO terdekat di kota Anda.

[Update: Almas]

[1] Fauzi, Lily Cyntia. 2019. Review: Analisis Pengaruh Sertifikasi ISO Sebagai Sistem Manajemen Mutu terhadap Kinerja Perusahaan. Farmaka Universitas Padjadjaran, Vol. 17(1): 144-150.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.