Info Terupdate Biaya Imunisasi Tambahan untuk Anak

Setiap dan yang baru lahir perlu mendapatkan imunisasi untuk membentuk kekebalan tubuh alami dalam melawan berbagai kemungkinan infeksi atau virus berbahaya yang kemungkinan dapat menyerangnya di masa mendatang. Imunisasi biasanya diberikan secara gratis atau dengan harga yang cukup terjangkau di posyandu, puskesmas, atau sejumlah fasilitas kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.

Sebagai orang tua, Anda tentunya perlu memenuhi jadwal imunisasi sang buah hati secara berkala agar kesehatan dan kekebalan tubuh Anda lebih terjamin. Anda bisa meminta pemberian imunisasi di sejumlah tempat seperti klinik, posyandu, puskesmas, hingga rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan anak Anda. Bahkan, dengan adanya BPJS, kini imunisasi pun juga bisa diberikan secara gratis terhadap anak Anda.

Bacaan Lainnya
Ilustrasi: Bayi Mendapatkan Suntikan Imunisasi (credit: powdersvillepost)
Ilustrasi: Mendapatkan Suntikan Imunisasi (credit: powdersvillepost)

Namun, perlu diketahui bahwa vaksin-vaksin yang ada di puskesmas biasanya cukup terbatas jenisnya, seperti BCG, DPT, polio, hepatitis B, hingga campak. Sementara, di rumah sakit, umumnya jenis vaksin yang ditawarkan untuk buah hati Anda relatif lebih lengkap. Dari segi biaya pun tentunya akan berbeda. Karena operasional di rumah sakit lebih mahal dibandingkan puskesmas, maka Anda setidaknya harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin memberikan imunisasi pada di rumah sakit.

Imunisasi Dasar Lengkap untuk

Di tahun 2017 lalu, ada sekitar 11 jenis imunisasi yang dimasukkan dalam kategori Imunisasi Dasar Lengkap 2017 oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), antara lain Hib, PCB, Influenza, MMR, Tifoid, Hepatitis A, Varisela, HPV, Rotavirus, pneumokokus, dan BCG. Vaksin Hib (Haemophilus influenzae) diberikan untuk melindungi tubuh anak dari serangan virus Haemophilus influenzae tipe B yang dapat menyebabkan radang selaput otak (meningitis), infeksi paru (pneumonia), serta infeksi epiglotis (katup pita suara dan tabung suara).

Baca juga  Update Harga Cup Feeder Bayi dan Mug Anti Sedak Balita

Kemudian, pneumokokus (PCV) adalah jenis imunisasi untuk melindungi tubuh anak dari bakteri pneumokokus yang menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi telinga. Vaksin Influenza melindungi anak dari beberapa jenis virus influenza berbahaya. Selanjutnya, MMR berguna untuk mencegah anak terserang virus campak, gondongan, dan rubella (campak Jerman).

Imunisasi tifoid berfungsi untuk melindungi anak dari serangan bakteri salmonella typhi yang dapat menyebabkan terjadinya demam tifoid (typus), vaksin Hepatitis A bermanfaat untuk melindungi anak dari virus hepatitis A yang dapat menyebabkan penyakit di organ hati, vaksin varisela untuk melindungi anak dari penyakit cacar air, serta HPV (Human Papilloma Virus) berguna melindungi anak sejak dini dari serangan Human Papiloma Virus yang dapat menyebabkan kanker leher rahim (serviks).

Sementara itu, BCG (Bacille Calmette Guerin) bermanfaat untuk mencegah anak terjangkit penyakit tuberculosis (TBC) yang disebabkan infeksi Mycobacterium tuberculosis, dan rotavirus dapat mencegah diare berat dan muntah-muntah pada akibat terserang rotavirus yang merupakan penyebab umum gastroenteritis akut (peradangan lambung dan usus halus akibat zat beracun dari bakteri atau infeksi virus) pada bayi dan anak-anak.

Selain melakukan imunisasi dasar yang telah dianjurkan, ternyata ada beberapa jenis imunisasi tambahan yang dapat diberikan untuk anak. Berikut ini daftar perkiraan biaya imunisasi atau vaksin tambahan untuk anak.

Imunisasi anak (sumber: alinahealth.com)
Imunisasi anak (sumber: alinahealth.com)

Biaya Imunisasi Tambahan untuk Anak

Jenis Imunisasi (Vaksin) Merek Kisaran Biaya (Rp)
Tuberkulosis BCG 300.000
Hepatitis B (rekombinan) -Hepatitis B anak

-Engerix B anak

-Euvax B anak

120.000

130.000

120.000

Polio (suntik) -Polio (sabin)

-Imovax polio

-Polio Biofarma

167.000

270.000

175.000

Difteri, Pertusis, Tetanus -Jerap DpaT

-Infanrix

-Tripacel

141.000

330.000

440.000

Campak Campak 155.000
HIB -Hiberix

-Act-Hib

250.000

290.000

Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio Tetraxim 335.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib Infanrix-Hib 435.000
Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Polio -Pediacel

-Infanrix-Hib-IPV

850.000

650.000

Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Polio, Hepatitis B -Infanrix hexa

-Hexaxim

780.000

850.000

Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Hepatitis B Pentabio 230.000
Tetanus, Difteri (dosis kecil) Bio Td 150.000
Tetanus -Bio TT

-Jerap TT

150.000

150.000

Tetanus, Difteri (dosis kecil), Pertusis (dosis kecil) Boostrix 350.000
Gondong, Campak, Rubella (MMR) -MR (Campak, Rubella

-MMR II

-Proquad

450.000

500.000

1.125.000

Jika dibandingkan tahun 2019 lalu, terjadi perubahan tarif imunisasi tambahan untuk anak. Pada 2020, untuk biaya imunisasi anak tuberkulosis yang sebelumnya dibanderol mulai Rp280 ribuan, naik menjadi Rp300 ribuan. Selain itu, imunisasi tetanus khusus Bio TT juga mengalami kenaikan sebesar Rp80 ribu dari harga sebelumnya.

Pada 2021, biaya imunisasi tambahan untuk anak justru banyak yang mengalami penurunan dari tahun 2020. Misalnya untuk vaksin hepatitis B anak yang tadinya dipatok mulai Rp200 ribu, kini turun jadi Rp120 ribu. Namun, ada juga imunisasi tambahan yang harganya naik seperti Difteri, Pertusis, Tetanus, Hib, Hepatitis B Pentabio dari Rp170 ribu menjadi Rp230 ribu.

Ilustrasi: imunisasi tambahan untuk anak di atas 2 tahun (sumber: npr.org)
Ilustrasi: imunisasi tambahan untuk anak di atas 2 tahun (sumber: npr.org)

Biaya Imunisasi Tambahan untuk Anak di Atas 2 Tahun

Jenis Imunisasi (Vaksin) Merek Kisaran Biaya (Rp)
Rotavirus (1 strain) Rotarix 380.000
Rotavirus (5 strain) Rotateq 360.000
Pneumonia (PCV 10) Synflorix 680.000
Pneumonia (PCV 13) Prevnar 13 870.000
Pneumonia (PPSV 23) -Pneumo 23

-Pneumovax

355.000

630.000

Hepatitis A -Havrix anak

-Avaxim anak

450.000

450.000

Hepatitis A, Hepatitis B Twinrix 500.000
Influenza (3 strain) Vaxigrip anak 250.000
Influenza (4 strain) Fluquadri anak 290.000
Meningitis (MPSV 4) Mencevax ACWY 360.000
Meningitis (MCV 4) Menivax 295.000
Tifoid -Typherix

-Typhim-vi

190.000

330.000

Tifoid, Hepatitis A Vivaxim 850.000
Cacar air/Varicella -Varilrix

-Varivax

-Varicella

520.000

670.000

480.000

HPV/Kanker serviks (2 strain) Cervarix 820.000
HPV/Kanker serviks dan kutil kelamin (4 strain) Gardasil 950.000
Rabies Verorab 310.000
Japanese encephalitis Imojev 450.000
Demam berdarah/Dengue Dengvaxia 1.150.000

Tak jauh berbeda dengan tarif imunisasi anak, khusus usia di atas dua tahun juga mengalami perubahan harga. Mulai dari jenis vaksin Rotavirus (1 strain) yang semula ditawarkan seharga Rp310 ribu menjadi Rp360 ribu dan Rotavirus (5 strain) yang naik dari Rp280 ribu menjadi Rp320 ribu pada 2020. Sedangkan untuk vaksin lainnya seperti Pneumonia (PCV 10) naik sebesar Rp320 ribu dari tarif sebelumnya.

Kemudian, pada 20 biaya vaksin untuk anak di atas 2 tahun juga banyak yang mengalami kenaikan. Jika vaksin Rotavirus (1 strain) sebelumnya dipatok Rp360 ribu, kini naik jadi Rp380 ribu. Demikian pula untuk Rotavirus (5 strain) yang naik dari Rp320 ribu menjadi Rp360 ribu.

Meski begitu, perlu diketahui terdapat lima imunisasi dasar untuk anak yang mendapat subsidi pemerintah, yaitu hepatitis B, BCG, Polio, DPT-HB-Hib, serta campak. Untuk itu, kelima vaksin tersebut dapat dilakukan secara gratis di posyandu atau puskesmas. Imunisasi tersebut wajib dilakukan karena dapat mengurangi risiko anak terkena penyakit- penyakit yang berbahaya di dunia.

Daftar tarif imunisasi tambahan untuk anak di atas merupakan rangkuman dari beberapa sumber yang ada di internet. Biaya yang dibutuhkan untuk imunisasi anak di tempat lain kemungkinan bisa berbeda-beda. Karena sifatnya hanyalah sebagai imunisasi tambahan, Anda bisa menyesuaikan sendiri sambil meminta rekomendasi bidan atau dokter jenis imunisasi mana yang dirasa paling tepat dan dibutuhkan oleh si kecil.

[Update: Dian]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.