Prosedur dan Biaya ERCP di Rumah Sakit Terbaru

ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography) adalah pemeriksaan baku emas (gold standard) untuk diagnosis ikterus obstruktif et causa batu saluran empedu. dan prosedur ERCP tidak bisa sembarangan dan harus dilakukan dokter bersertifikat secara khusus di rumah sakit, sehingga tak heran jika biayanya tidak bisa dibilang murah.

Ilustrasi: Proses ERCP di Lambung (credit: hopkinsmedicine.org)
Ilustrasi: ERCP di Lambung (credit: hopkinsmedicine.org)

Prosedur ERCP

Dilansir dari Alodokter, ERCP juga dilakukan untuk mendiagnosis dan mengobati pasien dengan pankreas akut, pankreas kronis, pankreas divisum, tumor atau kanker pankreas, tumor atau kanker saluran empedu, kelainan sfingter oddi, trauma, dan komplikasi pasca-operasi. Selain itu, tindakan ini juga bisa dijadikan sebagai prosedur pengobatan untuk melebarkan saluran pankreas atau empedu yang mengalami penyempitan, mengeluarkan dan menghancurkan batu empedu, serta sphincterotomy.

Bacaan Lainnya

Masih dilansir dari sumber yang sama, prosedur ERC memungkinkan dokter untuk mengambil gambar dan melihat kondisi saluran empedu dan pankreas secara detail. Langkah ini juga bisa memberikan informasi penting yang tidak bisa didapatkan dari pemeriksaan jenis diagnostik lain, di antaranya USG, CT scan, dan .

Untuk melakukan prosedur ERCP, dokter akan memasang alat endoskop, yakni selang tipis dan elastis yang dilengkapi kamera dan lampu di bagian ujungnya. Alat ini dimasukkan ke tubuh pasien melalui ke kerongkongan (esofagus) dan kemudian masuk ke lambung dan usus 12 jari. Selang ini akan berakhir di saluran empedu dan pankreas (papilla vateri).

Setelah itu, dimasukkan lagi kawat pemandu (guidewire) dan kateter ke saluran empedu atau pankreas untuk memasukkan kontras dengan fungsi membuat gambar secara detail. Gambar akan ditampilkan dalam bentuk foto seperti rontgen. Prosedur ERCP ini dapat disertai dengan tindakan pengobatan terkait dengan empedu dan pankreas.

Meskipun ERCP memiliki manfaat yang penting bagi penderita pankreas dan empedu, tidak semua pasien bisa melakukan prosedur ini. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan individu tidak bisa menjalani ERCP. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat rincian berikut.

Siapa yang Tidak Boleh Melakukan ERCP?

  • Wanita hamil tidak disarankan melakukan ERCP, karena bisa membahayakan janin yang dikandung. Biasanya, dokter akan menyarankan tindakan lain untuk hamil yang membutuhkan diagnosis saluran empedu atau pankreas. Selain itu, sinar radiasi foto rontgen yang ada pada alat ERCP juga bisa membahayakan kandungan ibu hamil.
  • Pasien yang baru saja menjalani operasi saluran pencernaan juga tidak disarankan melakukan tindakan ERCP. Dalam beberapa kasus, pasien seperti ini mengalami penutupan saluran pada sistem empedu, sehingga membuat dokter kesulitan melakukan prosedur ERCP.
  • Prosedur ERCP juga tidak bisa dilakukan pada pasien yang baru menjalani tindakan medis dengan bantuan zat kontras barium. Biasanya, zat ini akan mengendap di usus dalam waktu yang cukup lama, sehingga membuat dokter kesulitan melakukan prosedur ERCP.
  • Bagi pasien yang mengalami gangguan atau kelainan sistem pencernaan, seperti esofagus, lambung, dan duodenum, juga tidak disarankan melakukan tindakan ERCP. Ini dikhawatirkan memperburuk penyakit pasien sekaligus membuat dokter kesulitan melakukan tindakan ERCP.

Bagi Anda yang tidak termasuk sebagai pasien dengan rincian di atas dan membutuhkan tindakan ERCP, sebaiknya Anda mengetahui biaya untuk melakukan prosedur ini. Sebagai referensi kisaran biaya ERCP, Anda bisa melihat tabel berikut, yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

Biaya ERCP

Ilustrasi: prosedur ERCP di rumah sakit (sumber: news-medical.net)
Ilustrasi: prosedur ERCP di rumah sakit (sumber: news-medical.net)
Nama Rumah Sakit Biaya ERCP
Siloam Hospitals Bogor Rp2.500.000
RSUP Wahidin ERCP : Rp5.020.000
ERCP Biopsy : Rp6.860.000
ERCP NBD (Nasobiliary Drainage) : Rp7.378.000
ERCP Stent (Drainase Bilier) : Rp8.960.000
ERCP Sphincterotome : Rp9.114.000
ERCP Litotripsi Mechanical : Rp14.126.000
ERCP (Rujukan Luar) : Rp38.680.000
Eka Hospital Cibubur Rp5.520.000
RSUP Sanglah Denpasar ERCP Sedang : Rp5.894.000 – Rp8.275.000
Mandaya Royal Hospital Puri Rp6.200.000
Mayapada Hospital Jakarta Selatan Rp6.200.000
Mayapada Hospital Rp6.200.000
Siloam Hospitals Lippo Village Rp6.250.000
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Rp8.062.000
Siloam Hospitals Kebon Jeruk Rp12.674.000
Siloam Hospitals TB Simatupang Rp23.723.000
Mayapada Hospital Bogor BMC Rp44.352.000

Tarif ERCP di atas tentu tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pengelola rumah sakit. Selain itu, tarif di atas hanya perkiraan saja. Namun, jika dibandingkan ketentuan sebelumnya, biayanya relatif tetap. Meski demikian, untuk informasi lebih lanjut mengenai harga ERCP, Anda bisa langsung mengunjungi rumah sakit terdekat di daerah Anda.

Selain melakukan ERCP di rumah sakit swasta, Anda juga bisa melakukan pemeriksaan di rumah sakit negeri atau instansi medis yang bekerja sama dengan , dengan syarat memiliki BPJS Kesehatan. Prosedur akan dilakukan setelah Anda mendapatkan rujukan dari Faskes 1 ke rumah sakit yang menerima BPJS. Harga ERCP menggunakan BPJS biasanya lebih murah, bahkan bisa gratis jika memungkinkan.

[Update: Panca]

Pos terkait