Info Terbaru Biaya dan Beasiswa Kuliah di Taiwan

2 comments7317 views

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, khususnya pelajar, melanjutkan studi di luar negeri masih menjadi obsesi yang wajib dikejar. Pasalnya, meski biaya yang dikeluarkan bisa lebih besar, namun kuliah di luar negeri menjanjikan prestise tersendiri, selain gelar yang bertaraf . Nah, ada banyak negara yang bisa dituju untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, salah satunya .

Salah satu sudut Kota Taipei, Taiwan

Salah satu sudut Kota Taipei, Taiwan

Kuliah di Taiwan

Taiwan selama ini mungkin lebih terkenal sebagai salah satu negara kecil di kawasan Timur. Di tersebut, pamor negara ini memang sering tertutupi ‘kebesaran’ para negara tetangga, seperti China, Jepang, Korea Selatan, bahkan Hong Kong. Namun, jangan salah, Taiwan sebenarnya merupakan salah satu negara di kawasan yang terbilang cukup maju.

Dalam segmen produk-produk elektronik, mungkin Anda sudah familiar dengan merek seperti ASUS, HTC, maupun Acer dan MSI. Ini merupakan brand, khususnya produk laptop dan ponsel cerdas, yang berasal dari Taiwan. Sayangnya, masih banyak masyarakat di Indonesia yang menganggap merek-merek tersebut berasal dari China.

Selain produk-produk elektronik, sama seperti negara kawasan Asia Timur lainnya, Taiwan juga memiliki beberapa produk populer lainnya, salah satunya drama televisi. Bagi mereka yang besar di awal 2000-an, pasti sudah tidak asing lagi dengan serial “Meteor Garden”. Ini adalah salah satu drama asal Taiwan yang sangat populer di televisi Indonesia kala itu, yang menampilkan empat cowok ganteng dan seorang cewek cantik yang digandrungi remaja di era tersebut.

Nah, untuk urusan pendidikan, Taiwan juga telah membuka kesempatan bagi internasional untuk melanjutkan pendidikan di negara tersebut. Bahkan, negara ini telah lebih dari sepuluh tahun membuka kesempatan besar bagi yang berasal dari negara lain untuk belajar. Hal tersebut membuat jumlah internasional di Taiwan berkembang pesat dalam rentang lima tahun, mulai 2011 sampai 2016 kemarin, yang mencapai lebih dari 40 ribu .

Ada beberapa yang menjadikan Taiwan layak dijadikan referensi bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Negara ini merupakan tempat yang cocok bagi mereka yang hendak menekuni atau mendalami Bahasa Mandarin. Pendidikan Bahasa Mandarin di Taiwan sendiri memiliki kompetensi yang tinggi karena negara tersebut menggunakan traditional Chinese, berbeda dengan pendidikan Bahasa Mandarin di daratan China yang menggunakan simplified Chinese.

Ilustrasi: kuliah di Taiwan

Ilustrasi: kuliah di Taiwan

Selain itu, karena memiliki banyak perusahaan di bidang teknologi dan engineering, terutama yang berkaitan dengan semikonduktor, kampus-kampus di Taiwan pun banyak yang menawarkan program studi yang berkaitan dengan bidang tersebut, seperti kimia, material, computer science, electronic engineering, hingga sipil (disebut dengan construction engineering, bukan civil engineering).

Faktor lain yang membuat Taiwan pantas dipilih untuk melanjutkan studi adalah karena atmosfer negara ini sangat mendukung untuk riset atau penelitian. Sekadar informasi, sistem kuliah di Taiwan untuk jenjang Pascasarjana, baik S2 maupun S3, adalah gabungan course dan research. Jadi, mahasiswa harus menyelesaikan sejumlah sistem kredit satuan (SKS) di tahun pertama, yang selanjutnya dilanjutkan dengan melakukan riset.

Program internasional juga tidak seluruhnya menawarkan kredit atau kuliah berbahasa Inggris. Beberapa mata kuliah di beberapa perguruan tinggi masih tetap ditawarkan dalam bahasa Mandarin. Selain itu, profesor-profesor biasanya memiliki “buddies” yang memiliki bidang riset atau keahlian yang sama dan mereka saling bertukar pikiran, meski berbeda . Hal ini yang membuat cross-university research menjadi sesuatu yang normal di negara tersebut.

Alasan lain yang cukup menarik adalah beberapa universitas di Taiwan tidak memungut biaya kuliah untuk mahasiswa yang ingin meneruskan studi. Banyak perguruan tinggi di negara tersebut yang menawarkan beasiswa kepada mahasiswa internasional, sehingga tidak heran jika ada sekitar dua ribu mahasiswa dari Indonesia yang belajar di negara tersebut, yang sebagian besar dari jalur beasiswa.

Biaya Kuliah di Taiwan

Seperti diuraikan sebelumnya, ada beberapa perguruan tinggi di Taiwan yang menawarkan biaya kuliah gratis kepada mahasiswa, salah satunya University of Taipei yang memberikan uang kuliah gratis untuk mahasiswa S2. Sementara, jalur beasiswa disediakan oleh banyak dan perguruan tinggi, seperti Ministry of Education, ICDF, National Pingtung University of Science and Technology, National Cheng Kung University, dan National Chiayi University.

National Cheng Kung University (sumber: rug.nl)

National Cheng Kung University (sumber: rug.nl)

Nah, untuk biaya kuliah, universitas di Taiwan menawarkan uang kuliah sebesar TWD 50.000 hingga 79.000, atau sebesar Rp25 juta hingga Rp37 juta untuk Program S1 dan S2. Sementara, untuk biaya hidup di Taiwan, Anda butuh dana kurang lebih TWD 74.000 atau Rp36 juta per tahun. Sebagai perbandingan, biaya kuliah di Taiwan pada 2019 lalu berkisar Rp35 juta hingga Rp36 juta.

Dengan biaya tersebut, mahasiswa sudah bisa masuk ke salah satu perguruan tinggi terbaik di sana, seperti Chaoyang University of Technology, China Medical University, Chung Shan Medical University, National Changhua University of Education, ataupun National Chin-Yi University of Technology.

Program Beasiswa di Taiwan

Jenis BiayaBiaya (Rp)
Subsidi Pemerintah untuk Pendidikan Rp20.556.400
Tunjangan Hidup S1 per bulan (subsidi pemerintah)Rp7.708.650
Tunjangan Hidup S2 dan S3 per bulan (subsidi pemerintah)Rp10.278.200
Salah satu sudut Kota Taipei, Taiwan

Salah satu sudut Kota Taipei, Taiwan

Beasiswa di Taiwan di atas bisa dibilang cukup banyak jumlahnya, mulai yang berasal dari pemerintah setempat maupun universitas. Subsidi pemerintah untuk beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa tentunya tidak terikat, tergantung peraturan pemerintah yang berlaku. Sebagai perbandingan, pada 2019 lalu, subsidi yang diberikan pemerintah berkisar Rp6,9 jutaan hingga Rp18 jutaan.

Untuk biaya administrasi, biaya penasihat tesis, premi asuransi, biaya akomodasi, dan biaya internet, tidak ditanggung dalam beasiswa ini. Karena itu, pelamar dapat mencari sumber pendanaan lain atau mendanai secara mandiri untuk keperluan tersebut. Durasi beasiswa Taiwan tahun 2020 yang diberikan maksimum 4 tahun untuk program S1, 2 tahun untuk program S2, dan 4 tahun untuk program S3. Total durasi penerima beasiswa dapat menerima beasiswa yakni 5 tahun.

[Update: Almasshabur]

Baca juga  Biaya Kuliah UNISBA (Universitas Islam Bandung) Tahun Ajaran 2020/2021
loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.
  1. author

    yuni2 tahun ago

    Bagaimana caranya ya… untuk mendapatkan Beasiswa Pendidikan dan Dpt Tunjangan biaya Hidup? Syarat nya apa? Thanks ?

    Reply

Leave a reply "Info Terbaru Biaya dan Beasiswa Kuliah di Taiwan"