Info Terbaru Cara dan Biaya Transfer dari BRI ke BRI di ATM

Bagi nasabah bank, pasti sudah kenal dengan layanan transfer. Ternyata, ada tiga jenis pengiriman uang yang perlu Anda ketahui. Ketiganya adalah transfer, kliring, dan RTGS. Selain itu, Anda juga masih bisa melakukannya via mobile, internet banking, dan teller bank. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis transaksi transfer, akan dijelaskan sebagai berikut.

Ilustrasi: transfer dana lewat ATM (sumber: woke.id)
Ilustrasi: transfer dana lewat ATM (sumber: woke.id)

Jenis Layanan Transfer

Kliring atau Lalu Lintas Giro (LLG)

LLG akan berguna apabila Anda melakukan transfer antar bank, baik dilakukan melalui mobile, internet banking, serta teller bank. LLG sendiri adalah suatu mekanisme dalam pembayaran yang mewajibkan sebuah bank untuk melakukan proses kliring (clearing) terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

Real Time Gross Settlement (RTGS)

Saat memilih RTGS, uang yang ditransfer bisa langsung dikirimkan pada rekening tujuan. Namun, meski namanya RTGS, uang tidak akan sampai saat itu juga. Transfer ini memerlukan proses pengecekan yang bisa memakan waktu 3 sampai 4 jam. Jika beruntung, uang Anda bisa sampai ke rekening tujuan dengan waktu yang lebih cepat.

Contohnya adalah Anda mentransfer uang pada pukul 15.00 atau jam tutup bank. Jadi, uang transfer RTGS akan sampai pada keesokan harinya. Ada kondisi lain, seperti saat Anda transfer pada akhir bulan seperti tanggal 30 atau 31. Uang yang Anda kirim bisa sampai ke rekening tujuan selang 1 hari kerja. Hal ini bisa dipengaruhi oleh adalah tutup buku bank yang dilakukan setiap bulannya.

Baca juga  Update Tarif Video Call Telkomsel (simPATI, KartuHALO, Kartu As)

Ketika Anda akan melakukan bisnis dengan nilai yang besar, RTGS bisa menjadi pilihan. Misalnya, saat Anda harus mengirim uang sebesar Rp100 juta, disarankan memakai RTGS saja. Dengan memakai jenis transaksi ini, Anda tidak perlu repot-repot melakukan tarik tunai untuk transfer uang ke rekening lain. Namun, dibanding dengan LLG, biaya transfer RTGS sedikit lebih mahal, yaitu sekitar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu untuk tiap kali transaksi.

Real Time Online (RTO)

Saat Anda harus mengirim uang dalam waktu yang cepat, Real Time Online (RTO) ini bisa menjadi pilihan. Dari ketiga jenis transfer yang ada, RTO yang membutuhkan waktu paling sedikit untuk mengirim dana yang ditransfer. Dengan demikian, dana yang Anda kirim akan sampai saat itu juga.

Prosesnya pun cukup mudah, bisa dilakukan melalui mobile banking, internet banking, ataupun melalui mesin ATM. Anda juga akan dikenakan dengan biaya transfer yang lebih terjangkau, yaitu sebesar Rp4.500 hingga Rp7.500 sesuai dengan kebijakan masing-masing bank. Meski demikian, Anda hanya bisa melakukan maksimal sekitar Rp25 juta tiap harinya.

Jenis ini bisa digunakan untuk transaksi ke rekening bank yang tergabung pada jaringan ATM Bersama, seperti BNI, BRI, Mandiri, Permata Bank, CIMB Niaga, dan lainnya. Bisa juga pada ATM Prima dan Cirrus. Transfer dapat dilakukan baik ke sesama bank (bank asal dan tujuan sama), maupun antar bank (bank asal dengan tujuan berbeda). Untuk transfer sesama bank, biasanya tidak dikenakan biaya atau gratis.

Ilustrasi: ATM BRI
Ilustrasi: ATM BRI

Biaya Transfer BRI ke BRI

Biaya transfer gratis dapat Anda nikmati apabila ada kirim uang dalam satu lingkup bank yang sama, misalnya transfer dari BRI ke BRI (sesama BRI) pada tahun 2019 sampai 2020. Sementara, bagi nasabah yang melakukan transfer antar bank, maka akan dikenakan biaya transfer sesuai kebijakan banyak yang bersangkutan.

Baca juga  Info Terbaru Biaya (Tarif) Layanan Internet Banking Bank Mandiri

Sayangnya, melalui update terbaru yang disampaikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI per bulan Juni 2021, setiap transfer uang ke sesama rekening BRI lewat ATM BRI akan dikenai biaya tambahan sebesar Rp1.000. Sedangkan transfer sesama rekening BRI melalui ATM Link sampai sekarang masih gratis atau tak dipungut biaya.

Adapun alasan pengenaan biaya transfer tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan BRI pada nasabah. Akan tetapi, untuk nasabah yang tak ingin dikenakan biaya, BRI mendorong para nasabah untuk melakukan seperti transfer lewat aplikasi perbankan digital milik BRI, yakni BRImo.

Cara Transfer di ATM BRI

  • Masukkan kartu ATM BRI Anda.
  • Anda bisa memilih bahasa yang ingin digunakan, apakah Indonesia atau English. Misalkan saja Anda memilih Bahasa Indonesia. Tekan ‘Indonesia’, lalu tekan ‘Lanjutkan’.
  • Masukkan PIN Anda.
  • Kemudian, pilih ‘ Lain’.
  • Pilih ‘Transfer’, lalu pilih ‘BRI’.
  • Pada layar, tertera menu yang meminta Anda menekan nomor rekening tujuan transfer. Isi nomor rekening tujuan, lalu tekan ‘Benar’.
  • Selanjutnya, masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer. Setelah selesai mengisi, tekan ‘Benar’.
  • Tunggu sebentar hingga di layar tertera ‘Informasi Transfer’ yang memuat data seperti, Dari No. rek, Ke No. rek, Nama, dan Jumlah. Apabila Anda menginginkan proses transaksi dan data tersebut sudah benar, tekan ‘Ya’.
  • Transaksi transfer Anda sudah selesai. Apabila Anda masih akan melakukan transaksi lain, tekan ‘Ya’, tetapi jika tidak ada transaksi lagi, tekan ‘Tidak’.
  • Jangan lupa untuk mengambil kartu ATM Anda dan juga struk bukti transfer.
Baca juga  Update Biaya Transfer dan Administrasi BSI (Bank Syariah Indonesia)

BRI sendiri merupakan salah satu bank milik pemerintah, atau biasa juga disebut dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). BRI terkenal karena cabangnya yang tersebar di seluruh Indonesia, tidak terkecuali dengan ATM-nya. BRI juga masuk ke dalam Himbara (Himpunan Bank-bank Milik Negara), yang pada Desember 2016 lalu meresmikan operasi ATM Link atau ATM Merah Putih. Selain BRI, Himbara beranggotakan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Menurut pihak Himbara, sinergi bank-bank pelat merah dalam mengoperasikan ATM Link dapat memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan karena dapat menghemat biaya transaksi. Biaya transfer BUMN (Himbara) dinilai lebih rendah daripada transfer antar bank pada umumnya, yang sebesar Rp7.500. Transfer antar bank BUMN di ATM Link hanya dikenakan biaya sebesar Rp4.000.

Selain di ATM, nasabah Himbara juga bisa merasakan biaya transfer Rp4.000 dengan melakukan transaksi melalui EDC (Electronic Data Capture). Hal ini membuat seluruh ATM dan EDC Bank Himbara dapat saling digunakan. Pada tahun 2019, biaya transfer BUMN di atas berkisar Rp4 ribuan hingga Rp6 ribuan.

[Update: Dian]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.