Biaya Admin Kartu Mandiri Gold (GPN, VISA, Bisnis)

Bank termasuk salah satu bank yang mendukung transaksi menggunakan metode non-tunai. Hal tersebut diwujudkan dengan meluncurkan berbagai produk pembayaran cashless, salah satunya kartu debit. Setidaknya, ada tiga Kartu Mandiri Debit yang sudah tersedia, yakni Mandiri Debit VISA, Mandiri Debit Bisnis, dan Mandiri Debit GPN. Masing-masing kartu masih dibagi lagi menjadi Kartu Gold, Platinum, Silver, serta sejumlah edisi khusus. Mirip dengan rekening tabungan, untuk nasabah yang menggunakan Debit Mandiri, akan dikenakan biaya administrasi, tetapi jumlahnya sangat terjangkau.

Kartu debit Mandiri Gold (sumber: trenasia.com)
Kartu debit Gold (sumber: trenasia.com)

Dulu, uang tunai memiliki fungsi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Kita memerlukan uang untuk melakukan berbagai transaksi, seperti saat membeli barang atau hanya menyewa barang. Uang tunai bahkan dapat dikatakan sebagai indikator penting dalam perekonomian suatu negara, karena seluruh kegiatan ekonomi, yakni produksi, distribusi, dan konsumsi berkaitan erat dengan uang.[1]

Bacaan Lainnya

Namun, kemajuan yang cepat dalam teknologi, mengubah kondisi sistem pembayaran dalam transaksi ekonomi. Transaksi ekonomi sekarang ini tidak hanya difasilitasi uang tunai, tetapi telah merambah dengan menggunakan instrumen non-tunai atau secara elektronik yang lebih efisien dan ekonomis. Saat ini, pembayaran tunai bahkan dinilai telah ketinggalan zaman. Sebaliknya, pembayaran secara non-tunai dianggap sebagai salah satu bagian gaya hidup modern.[2]

Alat pembayaran digital pun bermunculan, seperti kartu kredit, kartu debit, kartu ATM, SKNBI, sistem BI-RTGS, serta e-money. Menurut data Bank Indonesia, setidaknya hingga akhir tahun 2018, penggunaan e-money menduduki peringkat pertama dalam transaksi keuangan non-tunai, diikuti kartu debit dan kartu kredit.[3] Sementara itu, per Januari 2022, nilai transaksi e-money tumbuh 66,65 persen secara tahunan, sedangkan transaksi digital banking meningkat 62,82 persen year-on-year.

Apa Itu Kartu Debit?

Seperti disampaikan di atas, saat ini sudah ada banyak metode pembayaran yang dapat digunakan untuk transaksi non-tunai, salah satunya kartu debit. Menurut penjelasan Bank Indonesia, kartu debit adalah alat pembayaran menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan penarikan tunai dan/atau pemindahan dana, dengan kewajiban pemegang kartu dipenuhi seketika melalui pengurangan langsung simpanan pemegang kartu pada bank atau lembaga selain bank yang berwenang menghimpun dana.[4]

Melansir dari situs resmi Bank Indonesia, setidaknya terdapat dua mekanisme penggunaan kartu debit untuk transaksi belanja yang saat ini masih menggunakan teknologi magnetic stripe menggunakan tanda tangan dan menggunakan PIN. Mekanisme pertama adalah kartu debit diproses dengan cara menggesek kartu ke mesin EDC. Setelah digesek, terjadi proses online untuk verifikasi data dan kecukupan saldo pemegang kartu yang ada pada database server penerbit kartu. Setelah proses verifikasi selesai, mesin EDC akan mengeluarkan bukti transaksi yang akan ditandatangani oleh pemegang kartu yang melakukan transaksi.

Sementara itu, mekanisme kedua adalah kartu debit diproses dengan cara digesek ke mesin EDC. Setelah digesek, pengguna mengisi PIN pada mesin EDC. Kemudian, akan terjadi proses online untuk verifikasi data dan kecukupan saldo pemegang kartu yang ada pada database server penerbit kartu. Mesin EDC akan mengeluarkan bukti transaksi yang akan ditandatangani oleh pemegang kartu yang melakukan transaksi.

Varian Kartu Debit

Macam-macam kartu Gold (sumber: trenasia.com)

Bank di Indonesia rata-rata sudah meluncurkan kartu debit untuk nasabah mereka, tidak terkecuali Bank Mandiri. Dikutip dari situs resminya, berdasarkan jaringan, Kartu Debit dibedakan menjadi tiga, yakni Kartu Debit Mandiri VISA, Kartu Debit Mandiri GPN, dan Kartu Debit Mandiri GPN. Sementara, jika dibedakan berdasarkan fitur yang dibawa, juga dibagi menjadi tiga, yakni Debit Mandiri Silver, Debit Mandiri Gold, dan Debit Mandiri Platinum.

Kartu Debit Silver merupakan kartu debit Mandiri dengan biaya administrasi paling rendah. Fasilitas yang diberikan seperti limit transfer antar-bank, limit setoran tunai, dan limit penarikan tunai yang tidak sebesar Kartu Debit Mandiri Gold atau Mandiri Platinum. Sementara itu, Kartu Debit Mandiri Gold memiliki biaya bulanan lebih tinggi dibandingkan Silver, tetapi juga punya limit tarik tunai dan transfer yang lebih besar. Terakhir, Kartu Debit Mandiri Platinum adalah kartu debit dengan biaya bulanan tertinggi, tetapi berbanding lurus dengan limit tarik tunai dan besaran transfer.

Nah, apabila Anda membutuhkan limit tarik tunai serta transfer yang cukup besar, tetapi enggan membayar biaya administrasi tinggi, maka Kartu Debit Gold bisa menjadi pilihan yang pas. Biaya bulanannya ternyata sedikit di atas Kartu Debit Mandiri Silver, tetapi punya kapasitas limit tarik tunai dan transfer yang jauh lebih besar. Lalu, berapa biaya administrasi kartu tersebut?

Biaya Admin Gold

Jenis Gold Biaya Admin Bulanan
Debit Mandiri Gold GPN Rp5.000
Debit Mandiri Gold VISA Rp5.000
Debit Mandiri Bisnis Gold Rp5.000

Informasi biaya Kartu Debit Mandiri Gold di atas kami rangkum langsung dari situs resmi Bank Mandiri. Perlu Anda catat bahwa biaya administrasi tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Apabila Anda membutuhkan informasi lebih detail, Anda dapat mengunjungi cabang Bank Mandiri terdekat atau menghubungi Mandiri Call 14000.

[1] Fauzie, Syarief dan Lasondy Istanto S. 2014. Analisis Dampak Pembayaran Non Tunai terhadap Uang Beredar di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Keuangan USU, Vol. 2(10): 610-621.

[2] Hendarsyah, Decky. 2020. Analisis Perilaku Konsumen dan Keamanan Kartu Kredit Perbankan. Jurnal Perbankan Syariah, Vol. 1(1): 85-96.

[3] Ibid.

[4] Lukmanulhakim. Muhammad, Syaipan Djambak, Komri Yusuf. 2016. Pengaruh Transaksi Non Tunai terhadap Velositas Uang di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol. 14(1): 41-46.

Pos terkait