Update Info Biaya Mengurus Pembuatan SIM A Baru 2017

SIM atau Izin Mengemudi adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan Polri kepada seseorang yang telah memenuhi administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil dalam mengemudikan kendaraan bermotor.

Dasar hukum SIM tercantum dalam UU No. 2 tahun 2002 pasal 14 ayat (1) b dan pasal 15 ayat (2) c. Fungsi dan peranan SIM sendiri antara lain sebagai sarana identifikasi/jati diri seseorang, alat bukti, sarana upaya paksa dan sarana masyarakat.

Pembuatan SIM A - (Sumber: pontianakpost.co.id)

Pembuatan SIM A - (Sumber: pontianakpost.co.id)

Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki SIM. Peraturan ini tercantum pada pasal 18 (1) UU no. 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bahwa setiap pengemudi kendaraan bermotor di wilayah, wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

SIM digolongkan menjadi beberapa golongan. Berdasarkan pasal 211 (2) PP 44/93, penggolongan SIM dibagi menjadi golongan SIM A, SIM A Khusus, SIM B1, SIM B2, SIM C, dan SIM D.

Bagi Anda pengemudi kendaraan beroda empat, diwajibkan memiliki SIM A. Perbedaan antara SIM A dengan SIM A Khusus yaitu jika SIM A adalah diperuntukkan kendaraan beroda 4 dengan berat yang diperbolehkan tidak lebih dari 3.500 kg.

Sedangkan SIM A Khusus diperuntukkan kendaraan bermotor roda 3 dengan karoseri mobil (Kajen VI) yang digunakan untuk angkutan orang/barang (bukan sepeda motor dengan kereta samping).

Dikarenakan kurangnya seputar pembuatan SIM baru, banyak orang mengurusnya melalui jalur belakang atau calo agar prosedurnya lebih cepat. Namun, tentu saja yang dikeluarkan lebih besar dibandingkan dengan pembuatan SIM melalui jalur resmi.

Untuk membuat SIM A baru, di tahun ini, Anda dikenai biaya pembuatan sebesar Rp 120.000, sedangkan untuk perpanjangan dikenai biaya Rp 80.000. Layanan pembuatan SIM dilayani di -kantor polisi terdekat di kota Anda.

Dalam membuat SIM A baru, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain batas usia minimal 17 tahun, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), mengisi permohonan, sehat jasmani dan rohani, lulus ujian teori, praktik, dan/atau ujian keterampilan melalui simulator.

Pada saat datang ke kantor polisi untuk membuat SIM, Anda disarankan berpenampilan rapi dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal). Untuk menghindari tidak kebagian nomor antrean, Anda dapat datang lebih awal, mungkin pada jam-jam sebelum kantor buka.

Untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A baru, ada beberapa prosedur yang harus diikuti, pertama kali adalah mempersiapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). Beberapa lembar fotocopy KTP akan dijadikan pelengkap dokumen.

Kemudian, Anda membuat Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani. Surat ini dikeluarkan oleh dokter dan dapat dibuat di klinik kepolisian atau di pusat pelayanan kesehatan lainnya (puskesmas atau rumah sakit).

Setelah Anda membawa fotocopy KTP dan Surat Keterangan Sehat, ambil atau beli formulir permohonan pembuatan SIM, dan mengisinya dengan data diri yang benar. Kemudian, serahkan pada petugas, tunggu hingga nama Anda dipanggil.

Apabila nama Anda telah dipanggil, akan ada dua tahapan ujian yang harus diikuti, yaitu:

  • Ujian teori. Jika lulus, maka dilanjutkan dengan ujian praktik. Sementara, jika tidak lulus, Anda akan diberi kesempatan untuk mengulang ujian teori ini setelah tenggang 7 hari, 14 hari, dan 30 hari. Jika Anda mengulang kemudian kembali tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali, atau tidak ada keterangan, uang pembayaran biaya SIM akan dikembalikan.
  • Ujian praktik. Jika lulus, SIM akan diproduksi atau dicetak. Jika tidak lulus, Anda akan diberi kesempatan untuk mengulang ujian praktik setelah tenggang waktu 7 hari, 14 hari, dan 30 hari. Sama seperti untuk ujian tertulis, jika Anda mengulang ujian praktik kemudian tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali, atau tidak ada keterangan, uang yang telah dibayarkan akan dikembalikan.

Ujian praktik mengemudi untuk pemohon SIM A yaitu melakukan praktik parkir paralel, jalan zig-zag mundur, sampai jalan menanjak dan menurun. Ketika parkir paralel, diusahakan jangan menabrak kun, begitu juga dengan jalan menanjak, jika di tengah tanjakan disuruh berhenti dan beberapa saat maju lagi, harus langsung jalan tidak boleh mundur.

Jika mundur atau menabrak kun, maka petugas akan langsung menyuruh Anda datang lagi beberapa hari ke depan untuk mengikuti tes praktik lagi. Petugas tidak memberikan toleransi, jika menabrak sudah pasti tidak lulus.

Ujian SIM A - (Sumber: youtube.com)

Ujian SIM A - (Sumber: youtube.com)

Ada beberapa tindakan yang mungkin dapat mengakibatkan Anda tidak lolos pada ujian praktik pembuatan SIM A. Hal pertama adalah tidak melihat spion saat akan pindah jalur, mendahului kendaraan, atau mulai bergerak setelah parkir.

Selain itu, lupa menggunakan lampu sein juga menjadi salah satu penyebab mungkin Anda gagal dalam ujian praktik. Diwajibkan selalu menyalakan lampu sein saat akan berbelok. Lampu sein adalah penanda mobil akan bergerak ke kiri atau kanan yang bertujuan untuk memberikan pengendara lain isyarat agar waspada terhadap pergerakan mobil Anda.

Baca juga  Info Harga Hotel Termurah di Yogyakarta 2017

Apabila Anda berhasil lulus di kedua ujian di atas, Anda akan diminta untuk menunggu panggilan ke loket untuk melengkapi data tandatangan, sidik jari, dan pengambilan foto. Semua proses dilakukan secara atau digital. Lalu, untuk tahap terakhir adalah menunggu hingga nama Anda dipanggil untuk mengambil SIM yang sudah jadi di loket pengambilan SIM.

Dengan memiliki SIM A, Anda tidak perlu khawatir jika mengendarai kendaraan beroda empat (mobil) di jalanan. Biasanya, sebagian pengendara yang tidak memiliki SIM akan merasa khawatir ketika mengendarai kendaraan di jalan. Hal tersebut dikarenakan apabila sewaktu-waktu ada pemeriksaan kelengkapan berkendara, mereka yang tidak memiliki SIM akan dikenai sanksi/tilang.

loading...

Leave a reply "Update Info Biaya Mengurus Pembuatan SIM A Baru 2017"