Jalur Sertifikasi dan Update Biaya Training CCNA Enterprise

Cisco Certified Network Associate (CCNA) merupakan suatu sistem sertifikasi yang populer dalam kompetensi IT dan teknologi jaringan komputer yang dikembangkan oleh Cisco Systems, perusahaan IT terbesar di dunia. Bukti sertifikasi dari Cisco ini nantinya dapat digunakan sebagai bukti atau pengakuan atas kompetensi dan kualitas seorang network administrator, khususnya dalam mengoperasikan produk Cisco. Nah, lantas berapa biaya sertifikasi CCNA ini?

Ilustrasi: Materi Ujian CCNA (credit: Medium)
Ilustrasi: Ujian CCNA (credit: Medium)

Tentang Cisco

Menurut pengertiannya dari segi alat, Cisco adalah peralatan yang digunakan untuk jarrian are luas atau dikenal dengan Wide Area Network (WAN). Cisco router menjadi alat yang membantu agar bisa diteruskan ke banyak alamat berjauhan serta jaringan komputer lain. Tanpa adanya Cisco, paket data mungkin saja tidak bisa diteruskan dengan waktu cepat. Hal tersebut yang menyebabkan jaringan lambat atau tidak sampai sama sekali.

Bacaan Lainnya

Asal-usul Cisco ternyata sudah dimulai sejak tahun 1980 oleh pasangan suami istri Len dan Sandy Bosack. Keduanya yang bekerja di perusahaan komputer berbeda mengalami kesulitan bekerja dengan komputer yang tidak bisa berkomunikasi dengan cepat. Len dan Sandy akhirnya menciptakan gateway yang ditempatkan di ruang tamu. Pada tahun 1984, muncul produk bernama Cisco yang menjadi asal mula dunia networking.

Terciptanya server Cisco mengubah dunia networking bahkan sampai sekarang. Hingga barulah pada tahun 1992, didirikan perusahaan Cisco System. Apabila dilihat dari asal-usulnya, maka sudah sangat jelas bahwa Cisco sebenarnya merupakan alat, bukan perusahaan.

Demi menciptakan sumber daya manusia yang bisa mengoperasikan, mendesain, hingga menerapkan semua teknologi yang diciptakan, maka Cisco menyelenggarakan Cisco Networking Academy. Institusi ini berada di Amerika dan bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di seluruh dunia. Dengan berdirinya akademik ini, semua anak didik yang mengikutinya akan mendapatkan sertifikasi sebagai bukti kompetensi.

Jenis Sertifikat Cisco

  • CCA (Cisco Certified Architect). CCA merupakan tingkatan tertinggi dari semua sertifikasi yang ada. Sertifikat CCA ini bisa dimiliki oleh senior network infrastructure architects yang mempunyai potensi/pengetahuan spesial mengenai teknologi serta arsitektur infrastruktur Cisco.
  • CCIE (Cisco Certified Internetwork Ahli). Bagi Anda yang ingin mempunyai sertifikat ahli CCIE ini, harus memiliki keahlian dalam menangani rintangan paling tinggi di bagian networking. Beberapa spesialis dari CCIE seperti CCDE, CCIE Cloud, hingga CCIE Collaboration.
  • CCNP (Cisco Certified Network Professional). Sertifikasi tingkat profesional ini bisa didapatkan apabila sudah memiliki kapabilitas serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menginstal, mengonfigurasi, serta troubleshooting jaringan LAN/WAN dengan jumlahnya di antara 100 s/d 500 buah perangkat jaringan.
  • CCNA (Cisco Certified Network Associate). CCNA adalah sertifikasi yang berada di atas CCENT. Kandidat yang bisa mendapatkan sertifikasi CCNA ini, harus memiliki pengetahuan yang cukup luas (lengkap) mengenai fundamental Wireless, dasar Keamanan Jaringan, TCP/IP, CIDR, VLSM, OSPF, RIP, EIGRP, NAT, ACL, VLAN, serta koneksi teknologi WAN.
  • CCENT (Cisco Certified Entry Networking Technician). CCENT adalah tingkatan sertifikasi paling bawah dibandingkan empat sertifikat diatas. Untuk memiliki sertifikasi ini, peserta wajib mempunyai kompetensi untuk menempatkan, menjalankan, serta troubleshooting jaringan enterprise bertaraf kecil. Kurikulum yang harus dipelajari mencakup Networking Fundamental, teknologi WAN, basic keamanan jaringan serta rancangan wireless, routing serta switching dan komposisi jaringan enterprise berskala kecil.

Masing-masing tingkatan sertifikasi tersebut dibagi menjadi beberapa spesifikasi seperti network security, service provider, routing and switching, serta storage. Sementara untuk sertifikasi CCNA, bisa diperoleh melalui ujian berdurasi 90 menit. Dalam ujian ini, peserta akan diuji pengetahuan dan keterampilannya pada beberapa topik ujian, di antaranya seperti berikut.

Ujian CCNA

Ilustrasi: teknisi jaringan komputer (sumber: nupaths.org)
  • LAN dan desain WAN (termasuk model OSI).
  • IP addressing.
  • Protokol router dan routing (termasuk OSPF, EIGRP dan RIP).
  • VLAN (virtual LAN) dan WLAN (LAN nirkabel).

Dibandingkan dengan sertifikasi lain di level associate, sertifikasi CCNA terbukti lebih banyak dicari di negara-negara berkembang seperti halnya Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari masih banyaknya infrastruktur jaringan komunikasi yang harus diperbaiki, hingga orang-orang CAN lebih banyak dibutuhkan. Untuk mendapatkan sebuah sertifikat CCNA, peserta bisa memilih tiga jalur yang tersedia.

Jalur Sertifikasi CCNA

  • Ujian CCNA R&S (200-125), biayanya sebesar USD 325 (setara dengan Rp5,08 jutaan). Anda harus mendapatkan nilai 750-825 dari maksimal nilai 1000 untuk lulus sertifikasi CCNA ini. 
  • Ujian JNCIA dengan biaya sebesar USD 200 (setara dengan Rp3,12 jutaan). Anda harus mendapatkan nilai 60%-70% dari maksimal nilai 100% untuk lulus sertifikasi CCNA ini. 

Ketika artikel ini dirilis, USD 1 setara dengan Rp15.700. Perlu diingat, tarif sertifikasi CCNA di atas tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Tak hanya ujian CCNA R&S (200-125) dan JNCIA, di ada jalur sertifikasi CCNA baru, yakni CCNA (200-301) Enterprise.

Biaya Training CCNA Enterprise

Lembaga Pelatihan Waktu Pelatihan Kisaran Biaya
Udemy 5 jam Rp129.000
SHITHARA Academy 4 hari (jam belajar mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB per harinya) Rp2.299.000
IDN.ID 4 hari (jam belajar mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB per harinya) Rp2.500.000

biaya training CCNA Enterprise kami rangkum dari situs resmi lembaga pelatihan. Hingga saat ini, biaya training CCNA Enterprise IDN.ID relatif stabil di angka Rp2,5 juta per orang. Peserta akan menjalankan masa training berbeda-beda, tergantung regulasi lembaga pelatihan. Untuk info lebih lanjut, Anda dapat mengakses situs resminya.

Training CCNA Enterprise adalah paket komplet untuk belajar network level associate dan melengkapi dari versi sebelumnya. Pelatihan tersebut sudah mencakup security, automation and programmability. CCNA Enterprise bisa menjadi pondasi awal untuk belajar ke level Advance. 

Peserta ujian CCNA yang telah lulus dianggap sudah cukup mengetahui tentang fundamental wireless networking, dasar-dasar keamanan jaringan, TCP/IP, VLSM, CIDR, RIP, EIGRP, OSPF, NAT, ACL, VLAN, dan koneksi WLAN. Sertifikat CCNA yang telah didapat berlaku selama kurang lebih 3 tahun, terhitung sejak dinyatakan lulus tes.

[Update: Ditta]

Pos terkait