Jenis dan Update Biaya Tes Buta Warna di Rumah Sakit

Buta warna, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Buta warna merupakan suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang disebabkan faktor genetis. Buta warna adalah kelainan genetika yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya, sering juga disebut sex linked karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Pemeriksaan buta warna dapat dilakukan dengan sejumlah tes yang membutuhkan biaya berkisar puluhan ribu rupiah.

Tes Buta Warna di Rumah Sakit – www.singapuraterkini.com

Jenis Buta

  • Trikomasi, adalah perubahan sensitivitas warna dari satu jenis atau lebih sel kerucut. Jenis buta warna ini paling sering dialami dibandingkan jenis buta warna lainnya. Ada tiga macam trikomasi, yaitu protanomali (kelemahan warna merah), deuteromali (kelemahan warna hijau), dan tritanomali (kelemahan warna biru).
  • Dikromasi, merupakan tidak adanya satu dari tiga jenis sel kerucut. Buta warna ini terdiri dari protanopia (tidak adanya sel kerucut warna merah sehingga kecerahan warna merah dan perpaduannya berkurang), deuteranopia (tidak adanya sel kerucut yang peka terhadap warna hijau), dan tritanopia (tidak adanya sel kerucut yang peka untuk warna biru).
  • Monokromasi, ditandai dengan hilangnya atau berkurangnya semua penglihatan warna, sehingga yang terlihat hanya putih dan hitam pada jenis tipikal dan sedikit warna pada jenis atipikal. Jenis buta warna ini prevalensinya sangat jarang.
Baca juga  Update Harga Salep Miconazole untuk Selangkangan dan Anti Jamur

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami buta warna atau tidak, bisa dilakukan dengan tes Ishihara, lingkaran-lingkaran berwarna yang dibuat dengan tulisan tertentu, yang hanya dapat dilihat atau tidak dapat dilihat oleh penderita buta warna. Tes ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1917 di Jepang dan terus digunakan di seluruh dunia hingga sekarang.

Bacaan Lainnya

Tes buta warna Ishihara sendiri terdiri dari plat atau lembaran yang di dalamnya terdapat titik-titik dengan berbagai warna dan ukuran. Titik-titik tersebut membentuk lingkaran, dan warna titik itu dibuat sedemikian rupa sehingga orang buta warna tidak akan melihat perbedaan warna seperti yang dilihat orang normal.

Prosedur Tes Buta Warna

  • Tes Warna Cambridge. Tes ini dilakukan dengan layar komputer. Mereka akan diminta untuk mengidentifikasi huruf “C” yang warnanya berbeda dengan warna di sekitarnya.
  • Tes Ishihara. Tes ini merupakan tes yang paling umum dilakukan untuk mendeteksi buta warna merah-hijau. Tes buta warna ini dilakukan dengan lingkaran yang terdiri dari banyak titik dengan warna dan ukuran yang berbeda. Beberapa titik akan membentuk angka yang harus ditebak.
  • Tes Penyusunan. Tes ini dilakukan dengan menyusun objek berdasarkan gradasi warna. Contohnya, peserta akan diminta untuk menyusun balok-balok dari gradasi warna biru tua-biru-biru muda.
  • Tes Farnsworth-Munsell. Tes ini dilakukan dengan banyak lingkaran dengan berbagai gradasi dari warna yang sama, mirip tes penyusunan. Tes ini dilakukan untuk memeriksa apakah peserta dapat membedakan perubahan warna yang tipis.
  • Anomaloscope. Tes ini dilakukan dengan alat mirip mikroskop. Melalui lensa alat tersebut, peserta akan diminta untuk melihat lingkaran yang dibagi menjadi dua warna. Setengah berwarna kuning terang, dan setengah warna merah dan hijau. Peserta akan diminta menekan tombol pada alat sampai seluruh warna dalam lingkaran berubah menjadi sama. Tes yang satu ini akan dilakukan untuk mengetahui buta warna merah-hijau.
Baca juga  Update Harga Matras Yoga Miniso dan Berbagai Merk Lainnya

Jika Anda pernah mengurus pembuatan SIM, Anda pasti juga pernah melakukan tes buta warna. Beberapa institusi juga memberlakukan tes ini sebelum merekrut atau karyawan baru. Terkadang, syarat tidak atau bebas buta warna juga diberlakukan perguruan tinggi bagi para calon baru. Selain di institusi tertentu, tes buta warna ini bisa dilakukan di rumah sakit atau puskesmas terdekat dari tempat tinggal Anda. Biaya tes buta warna di rumah sakit bervariasi, tergantung kebijakan masing-masing lembaga.

Biaya Tes Buta Warna di Rumah Sakit - www.titaneyeplus.com
Biaya Tes Buta Warna di Rumah Sakit – www.titaneyeplus.com

Biaya Tes Buta Warna 

Lokasi Tes Kisaran Biaya
RS. Mulia Pajajaran Bogor Rp20.000
Ciputra SMG Eye Clinic (CSEC) Jakarta Rp50.000
Mitra Keluarga Kenjeran Rp62.400
Klinik TelkoMedika Lampung Rp63.000
Siloam Hospitals Bogor Rp68.000
RSKM Regina Eye Center Padang Rp200.000
RSU Ummi Bengkulu Rp213.000

Hingga saat ini, biaya tes buta warna di rumah sakit relatif stabil dibandingkan tahun lalu.

Apabila Anda ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis, maka ada baiknya menyiapkan biaya antara Rp55.000 sampai dengan Rp470.000 per pertemuan, tergantung kebijakan masing-masing dokter.

Baca juga  Info Terbaru Biaya Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks

[Update: Ditta]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.