Update Syarat dan Biaya PPG (Pendidikan Profesi Guru) Tahun 2020

Setiap guru yang ada di saat ini diwajibkan untuk mengikuti Pendidikan Guru alias PPG, sesuai dengan aturan yang tercantum pada Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dalam undang-undang tersebut tertulis bahwa guru wajib mempunyai sebagai pengajar.

Aktivitas guru pengajar sekolah (sumber: siedoo.net)

Aktivitas guru pengajar (sumber: siedoo.net)

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan PPG? PPG atau Pendidikan Profesi Guru merupakan pendidikan tinggi setelah program pendidikan Sarjana yang mempersiapkan para peserta untuk memiliki pekerjaan sesuai keahlian khusus untuk menjadi seorang guru. PPG ini sendiri adalah sebuah program pengganti Akta IV yang sejak tahun 2005 silam sudah tak digunakan lagi.

sertifikasi guru ini sebenarnya dapat ditempuh melalui dua cara. Yang pertama lewat Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) selama 10 hari, dan yang kedua lewat PPG yang ditempuh selama sekitar satu sampai dengan dua tahun.

Sayangnya, jalur sertifikasi guru melalui PLPG ini sudah tak berlaku lagi mulai tahun 2015 lalu. Peraturan ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005, yang berbunyi bahwa guru yang belum melakukan sertifikasi sejak peraturan tersebut diundangkan diberi kesempatan selama 10 tahun melalui PLPG. Jika lebih dari tahun tersebut, maka guru harus ikut sertifikasi lewat program PPG. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seorang guru jika ingin mengikuti PPG, di antaranya:

Syarat PPG

  • Memiliki kualifikasi akademik minimal Sarjana (S1) atau Diploma Empat (D4) dari program studi yang terakreditasi, kecuali program studi PGSD dan PGPAUD.
  • Mengajar di satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
  • Guru PNS yang mengajar pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) atau guru yang dipekerjakan (DPK) pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.
  • Guru bukan PNS yang berstatus guru tetap yayasan (GTY) atau guru yang mengajar pada satuan pendidikan negeri yang memiliki surat keputusan dari Pemda.
  • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
  • Memiliki masa kerja sebagai guru minimal lima tahun.
  • Bersedia mengikuti pendidikan sesuai dengan peraturan yang ada dan mendapatkan izin belajar dari Kepala Sekolah dan Pemda.
Biaya PPG (Pendidikan Profesi Guru) - suarr.id

PPG (Pendidikan Profesi Guru) - suarr.id

Berikut sejumlah dokumen yang harus disiapkan untuk melengkapi pendaftaran PPG.

Dokumen Persyaratan PPG

  • Formulir pendaftaran peserta PPG.
  • Fotokopi ijazah S1/D4 yang sudah dilegalisasi oleh perguruan tinggi asal atau Kopertis untuk lulusan PTS yang sudah tidak beroperasi.
  • Fotokopi SK pengangkatan sebagai PNS bagi guru PNS, SK GTY, atau SK dari Pemda bagi guru bukan PNS.
  • Fotokopi SK pengangkatan sebagai guru bukan PNS (guru tetap pada satuan pendidikan tempat yang bersangkutan mengajar) dari kepala sekolah dan/atau yayasan.
  • Surat pernyataan kesediaan mengikuti pendidikan dan meninggalkan tugas mengajar yang ditandatangani oleh yang bersangkutan dan Kepala Sekolah.
  • Surat persetujuan/izin dari Kepala Sekolah dan diketahui Disdik.
  • Surat keterangan berbadan sehat dari dokter.
  • Surat keterangan bebas NAPZA dari instansi yang berwenang.

Jika Anda mantap ingin melanjutkan Pendidikan Profesi Guru, berikut informasi biaya PPG yang dapat dijadikan referensi.

Biaya PPG

Lalu, berapa biaya yang diperlukan untuk mengikuti program PPG? Menurut beberapa sumber, biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalani program PPG adalah sebesar Rp9,5 jutaan per semester. Sementara, Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi sempat menetapkan biaya kuliah program studi PPG sebesar Rp10 juta per semester, dengan lama kuliah selama satu tahun. Nominal tersebut sudah berlaku sejak Januari 2020. Jika guru mendidik di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (program SM3T), biaya PPG seratus persen ditanggung pemerintah.

Peserta PPG/Pendidikan Profesi Guru (sumber: siedoo.net)

Peserta PPG/Pendidikan Profesi Guru (sumber: siedoo.net)

Di beberapa provinsi, biaya PPG sudah ditanggung oleh pemerintah daerah setempat, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, biaya yang ditanggung ini hanya untuk biaya kuliah, di luar biaya pribadi seperti transportasi, biaya kost, dan keperluan lainnya. Sementara, di beberapa daerah lainnya, biaya PPG masih ditanggung oleh guru sepenuhnya.

Jadwal PPG Prajabatan 2020

AgendaTanggal
Pendaftaran2 – 30 Januari 2020
Seleksi 15 – 31 Januari 2020
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Online4 Februari 2020
Seleksi Akademik, Bakat dan Minat, Kepribadian, serta Panggilan Jiwa8 – 9 Februari 2020
Pengumuman Hasil Seleksi14 Februari 2020
Registrasi Online17 – 18  Februari 2020
Lapor Diri 20 – 22 Februari 2020
Orientasi Awal24 – 26 Februari 2020
Awal PMB27 Februari 2020
UKMPPGNovember 2020

Untuk PPG Prajabatan 2020, dikenai biaya pendaftaran Rp300 ribu dan biaya pendidikan Rp8,5 juta per semester. Anda dapat mengakses langsung laman online PPG Risetdikti.

[Update: Ditta]

Baca juga  Jadwal Pendaftaran dan Biaya SMA Kolese De Britto Yogyakarta TA 2021/2022
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.
  1. author

    Siwi3 tahun ago

    peryataan bahwa “Memiliki masa kerja sebagai guru minimal lima tahun” tidak tercantum dalam situs resmi ristekdikti, lagipula tidak masuk akal, karena baru bisa mengajar setelah mendapatkan PPG. tolong di ralat. terimaksih

    Reply
  2. author

    Amsal2 tahun ago

    itu berarti kmi peserta ppg ditanggung 100% oleh pemerintah

    Reply

Leave a reply "Update Syarat dan Biaya PPG (Pendidikan Profesi Guru) Tahun 2020"