Prosedur dan Update Biaya Ganti Oli Mobil di Bengkel

Oli merupakan salah satu komponen penting bagi kelangsungan “hidup” suatu kendaraan, tidak hanya sepeda motor, melainkan juga kendaraan roda empat atau mobil. Karena itu, oli kendaraan harus sering diganti secara rutin. Jika Anda sudah mahir, Anda bisa mengganti oli mobil Anda secara mandiri. Namun, jika Anda belum begitu menguasai, Anda bisa memanfaatkan jasa reparasi mobil, dan tentunya harus mengeluarkan biaya.

Bacaan Lainnya
Ilustrasi: ganti oli mobil (sumber: addinol.de)
Ilustrasi: ganti oli mobil (sumber: addinol.de)

Terlepas dari alasan untuk membeli mobil, idealnya para pemilik kendaraan, termasuk yang berjenis kelamin perempuan, mengetahui cara merawat mobil, seperti mengganti ban yang merupakan cara perawatan mobil yang paling dasar, hingga memahami cara jumping aki, cara mengganti wiper, serta cara memeriksa oli dan radiator.[1]

Seperti yang kita ketahui, di dalam mesin terdapat bagian-bagian yang selalu bergerak jika mesin dijalankan. Namun, pemberian pelumas atau oli bertujuan untuk menghindari hubungan langsung dua atau lebih bagian tersebut. Jika tidak diberi pelumas, akan menimbulkan gesekan yang sangat besar, yang akan memengaruhi dan mengakibatkan keausan yang , sehingga mesin kendaraan akan rusak atau macet.[2]

Fungsi Oli Mobil

  • Sebagai pelumas mesin (lubricating). Oli sebagai pelumas akan bekerja untuk meminimalkan gesekan-gesekan antar-logam (komponen mesin) sehingga gerakan mesin menjadi halus atau memiliki sedikit hambatan. Di samping itu, oli juga akan mencegah gesekan yang terlalu kasar antar-komponen mesin yang bisa merusak bagian-bagian mesin.
  • Sebagai pelindung mesin. Oli tidak hanya melindungi mesin dari gesekan antar-komponen di dalam mesin, tetapi juga melindungi mesin dari korosi atau karat. Manfaat oli di sini adalah untuk mencegah reaksi oksidasi pada komponen-komponen mesin dan menghilangkan reaksi kimiawi logam dengan panas saat pembakaran yang bisa menyebabkan korosi pada komponen.
  • Sebagai pembersih. Kotoran dapat masuk melalui sela-sela ring dan akhirnya terjadi sisa pembakaran mesin yang menghasilkan kerat. Nah, kerak atau kotoran tersebut akan dilarutkan oleh oli (pelarut kotoran) atau bercampur dengan oli yang selanjutnya dan akan dibuang oli saat penggantian oli mesin.
  • Sebagai mesin. Panas yang terjadi akibat pembakaran pada ruang bakar akan merambat ke dalam mesin. Selain itu, panas akibat gesekan antar-komponen dalam mesin juga menambah suhu di dalam mesin. Oli sebagai pendingin akan mengalir pada permukaan komponen-komponen dalam mesin untuk selanjutnya membawa panas tersebut ke penampungan oli, dan panas akan dibuang bersama udara yang mengaliri tempat penampungan oli. Sebagai pendingin, oli sangat berperan besar dalam menjaga komponen mobil agar selalu memiliki performa yang baik. Ingat, panas yang terlalu tinggi (overheat) akan merusak komponen-komponen dalam mesin yang secara kimiawi dapat merusak ikatan logam dan secara fisika dapat menyebabkan pemuaian pada komponen mesin.
Oli mesin mobil (sumber: otodriver.com)

Untuk kendaraan roda empat atau mobil, umumnya hanya mengenal oli mesin, yang bisa dibedakan menjadi tiga berdasarkan bahan pembuatnya, yaitu oli mineral, oli semi-sintetis, dan oli sintetis. Namun, selain oli mesin, masih ada juga jenis oli lain yang biasa digunakan pada kendaraan roda empat.

Oli pertama adalah oli transmisi. Manfaat oli ini adalah untuk mempermudah pergantian gear mobil dan merawat komponen-komponen transmisi agar terhindar dari risiko susut karena tergosok. Sama halnya dengan oli mesin, oli transmisi ini juga memerlukan pergantian secara berkala, namun dengan waktu penggantian yang sedikit lebih panjang.

Kemudian, ada oli gardan yang berfungsi sebagai pelumas yang menghubungkan transmisi ke gardan agar kinerja mesin lancar. Jika Anda mendengar bunyi dengung pada mobil Anda, maka ini dapat menandakan bahwa oli gardan kendaraan Anda mulai berkurang dan menjadi lebih encer. Oli gardan ini biasanya perlu diganti setiap 10.000 sampai 20.000 kilometer atau sekitar 2 sampai 3 kali pergantian oli mesin.

Di samping itu, ada juga oli rem yang berfungsi pada sistem pengereman mobil Anda. Jika suplai oli rem mobil baik, maka akan membuat tenaga hidrolik yang diaktifkan oleh silinder master menjadi lebih baik. Tenaga hidrolik ini sendiri digunakan untuk menghentikan putaran keempat roda dari tromol atau untuk menjepit cakram.

Prosedur Ganti Oli Mobil

Ilustrasi: oli mesin mobil (sumber: thougtco.com)

Secara matematis, ganti oli mesin untuk mobil bekas adalah setiap 3.000 km. Jika Anda pemilik mobil bekas sebaiknya melakukan penggantian oli setiap 3.000 km, karena biasanya oli lebih mudah hitam, apalagi jika belum pernah turun mesin. Sementara, untuk mobil baru, ganti oli mobil yang paling bagus adalah setiap 5.000 km. Bengkel biasanya menuliskan di label untuk 5.000 km setelahnya harus ganti oli.

Untuk mengganti oli mobil ini, Anda sebenarnya bisa melakukannya secara mandiri di rumah. Langkah-langkahnya adalah, pertama, buang oli bekas dengan cara membuka carter oli dari bagian bawah. Pemilik mobil juga disarankan untuk membuka penutup lubang yang biasanya digunakan untuk menuangkan oli di balik kap mobil. Ini agar udara bisa keluar dan oli bisa turun dengan maksimal. Namun, perlu diingat, jangan membuka penutup oli secara keseluruhan agar tidak ada benda asing yang masuk.

Setelah oli bekas dibuang, tutup kembali carter bagian bawah. Lalu, isi oli baru sesuai kapasitas penampung oli pada mobil. Untuk jumlah oli yang harus diisikan, pasti sudah dianjurkan oleh setiap pabrikan. Avanza misalnya, cukup diisi dengan oli sebanyak 3 liter. Sementara, Toyota Kijang Innova cukup diisi dengan lima liter oli. Untuk perawatan selanjutnya, Anda bisa mengecek dengan mencabut alat cek oli yang berbentuk seperti lidi. Dengan melihat ujungnya, Anda bisa mengetahui apakah oli mobil masih dalam batas tertentu atau berkurang, serta apakah sudah hitam atau masih bening.

Namun, jika Anda tidak begitu mahir mengganti oli mobil secara mandiri, saat ini sudah banyak bengkel mobil yang menyediakan layanan penggantian oli. Harga atau biaya penggantian dipatok bervariasi, biasanya tergantung jenis atau merek mobil dan merk oli yang dipakai. Untuk mobil kategori premium, biasanya biaya penggantian oli sedikit lebih mahal.

Sebagai referensi, pada tahun 2021 lalu, untuk mobil Toyota Avanza, biaya mengganti oli di Auto2000 yang merupakan bengkel resmi sebesar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu dan biaya ganti oli mobil Agya berkisar Rp510 ribu sampai Rp570 ribu untuk varian 1.000cc (perlu 3 liter oli) dan Rp680 ribu sampai Rp760 ribu untuk varian 1.200cc (perlu 4 liter oli). Kemudian pada 2022 lalu, biaya ganti oli mobil Toyota Avanza berada di kisaran Rp360 ribu dan Toyota Agya berkisar Rp500.000 hingga Rp700.000. Lalu, berapa biaya ganti oli mobil di bengkel saat ini?

Biaya Ganti Oli Mobil di Bengkel

ILustrasi Ganti Oli Mobil di Bengkel (sumber: baamboozle.com)
Merk/Tipe Mobil Kisaran Biaya Ganti Oli
KIA Sportage III Rp325.000 (tune up dan ganti oli)
Honda Elysion Rp450.000
Toyota Avanza

 

 

 

Gasket Oli: Rp15.000
Filter Oli: Rp27.500
Biaya Jasa: Rp40.000
Harga Oli: Rp386.000 per liter
Toyota Fortuner Diesel

 

 

Gasket Oli: Rp15.000
Filter Oil: Rp89.000
Harga Oli: Rp107.000 per liter
Chevrolet Matik Filter Oil: Rp175.000
Harga Oli: Rp129.000 – Rp178.800 per liter
Toyota Agya Rp500.000 – Rp700.000
Mitsubishi Pajero Sport Rp550.000
Honda City Hatchback Rp660.000
Honda Freed Rp680.000 (tune-up dan ganti oli)
Porsche Rp6.500.000
Bugatti Chiron Pur Sport Rp366.599.625

Informasi kisaran biaya ganti oli mobil di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk keterangan sejumlah bengkel resmi. Jika dibandingkan penawaran sebelumnya, biaya ganti oli mobil saat ini cenderung naik. Sebagai contoh, biaya ganti oli Chevrolet matik yang semula dibanderol kisaran Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per liter, kini menjadi Rp129 ribu hingga Rp178 ribuan per liter. Begitu pula biaya ganti oli Mitsubishi Pajero Sport yang sedikit naik dari Rp529.100 menjadi Rp550.000.

Perlu Anda catat bahwa biaya penggantian oli mobil tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Selain itu, biaya di masing-masing bengkel juga dapat berbeda, biasanya tergantung harga oli dan penggunaan oli. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi bengkel terdekat.

[Update: Ditta]

[1] Setiowati, Meily, Deddi Duto H., Merry Silvia. 2013. Perancangan Bengkel Gut ‘Pentingnya Merawat Mobil bagi Perempuan di Surabaya’. Jurnal DKV Adiwarna Kristen Petra, Vol. 1(2).

[2] Herlina, Firda, dkk. 2018. Pengaruh Berbagai Merek Oli terhadap Temperatur Mesin Honda Scoopy dan Emisi Gas Buang. Jurnal Engine, Vol. 2(2): 31-36.

Pos terkait