Bagaimana Cara Menghitung Ongkos Jahit?

No comment1623 views

Banyak orang bertanya, kenapa jahit baju Tailor lebih mahal jika dibandingkan dengan jahit baju konveksi. Jawabannya memang betul karena menjahit baju satuan masuk dalam skala kecil sedang menjahit baju di konveksi masuk dalam skala besar. Berikut adalah perbedaan jahit tailor dan konveksi yang sebaiknya Anda ketahui sebelum menggunakan salah satu jasa yang ditawarkan.

Konveksi

Usaha konveksi skala kecil (sumber: liputan6.com)

Usaha konveksi skala kecil (sumber: liputan6.com)

Konveksi adalah sebuah usaha jasa atau produksi pakaian dalam skala besar. Konveksi biasa mengerjakan pesanan jasa pembuatan pakaian seperti seragam sekolah, komunitas dan instansi pemerintahan dalam skala besar. Konveksi memiliki setidaknya mesin jahit dengan spek tinggi yang mampu mengerjakan hingga ribuan pcs pakaian. Operator atau tukang jahit yang dimiliki juga sangat banyak, untuk mempercepat pengerjaan pembuatan pakaian.

Konveksi tidak hanya sebagai sebuah usaha yang bergerak dalam jasa pembuatan atau produksi jenis pakaian saja. Melainkan konveksi juga mengerjakan banyak hal, seperti Tas, topi, dan segala bentuk yang berhubungan dengan kebutuhan sandang.

Konveksi merupakan istilah modern dari suatu tempat produksi fashion dengan minimal kuantitas biasanya lebih dari 1 lusin (12 pcs). Bisa dikatakan konveksi kaos dapat menerima pesanan dengan kuantiti lebih sedikit dari garmen.

Berbeda dengan garmen, sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang dilakukan oleh konveksi biasanya dilakukan oleh lebih terpadu dan lebih sedikit orang. Proses controling dan finishingnya pun dipantau secara realtime dan dikoreksi secara langsung oleh pekerja yang mengerjakan proses saat itu. Hal ini menjadikan konveksi kaos lebih dapat dikontrol mutunya. Namun kelemahan dari mayoritas konveksi kaos adalah sistem SOP (Standard Operational Procedure) yang kurang tertata seperti garmen. Walhasil, efek negatif seperti pengerjaan telat, perbedaan kesesuaian produk, dan hal lain menjadi ‘lumrah’.

Garmen

Perusahaan garmen besar (sumber: setkab.go.id)

Perusahaan garmen besar (sumber: setkab.go.id)

Ketika mendengar kata ‘garmen’ tentu yang tergambar dalam benak adalah suatu pabrik yang berisi bahan kain ratusan ton dengan ribuan karyawan dan mesin jahitnya yang high-technology. Garmen berbeda dari konveksi jika ditinjau dari segi kuantitas produksi. Pangsa pasar garmen adalah menyuplai barang ke mall, supermarket dan sejenisnya.

Ciri khas perusahaan garmen ialah pada penerapan sistem CMT (Cut, Make & Trim) yang merupakan suatu proses dari pemotongan, menjahit, hingga proses finishing. Semua pekerjaan pokok dikerjakan oleh divisi yang berbeda. Proses controling dilakukan oleh divisi quality control.

Produk garmen berbeda dengan konveksi, perusahaan garmen ada yang fokus mengerjakan satu bagian saja. Misalnya, suatu garmen hanya memproduksi kemeja polos, maka pesanan yang mereka terima adalah kemeja polos saja.

Adapun yang menerima kaos saja, maka produk yang mereka produksi hanya kaos. Garmen dapat memproduksi dengan skala jumlah puluhan ribu. Maka kelemahan dari produk garmen sendiri tidak eksklusif seperti konveksi. Kebanyakan perusahaan garmen bermula dari konveksi.

Tailor

Berikutnya adalah tailor, Anda tentu sudah familiar dengan sebutan tailor. Tailor adalah sebuah usaha rumahan yang biasa menerima jasa pembuatan pakaian untuk perorangan. Tentu masalah kualitas lebih terjamin, karena untuk pembuatan satu jenis pakaian mereka akan mengukur secara detail. Masalah bahan baku juga sangat ditentukan, dan biasanya si pengguna jasa akan menentukan jenis bahan yang akan dipakai untuk pakaian yang akan dibuat.

Ilustrasi: penjahit baju

Ilustrasi: penjahit baju

Tailor memiliki kelebihan tersendiri untuk pelayanan jasanya. Biasanya kalau di konveksi kita hanya menggunakan ukuran standar yang ada. Akan tetapi jika di tailor kita bisa secara bebas menentukan bentuk dan serta ukuran dari pakaian yang akan dibuat. Lalu untuk masalah ongkos jahit, apakah ada perbedaan? Tentu ada, dan di bawah ini akan kami jelaskan dengan sebuah tabel perbandingan.

Berikut ini adalah perbedaan ongkos jahit tailor dan konveksi yang dapat Anda jadikan bahan referensi ketika nanti akan menggunakan jasa dari salah satunya.

Jenis PakaianOngkos Jahit
Tailor  Konveksi
JaketRp350.000Rp180.000
KemejaRp250.000Rp150.000
Celana PanjangRp300.000Rp150.000
Celana PendekRp200.000Rp100.000
RompiRp250.000Rp150.000

Perlu diketahui bahwa tailor dan modiste juga memiliki perbedaan. Modiste adalah layanan usaha jasa pembuatan pakaian khusus wanita. Modiste biasanya membuat produk sendiri khusus wanita dan dijual di sebuah tempat yang dinamakan boutique. Jadi tailor dan modiste sangat berbeda meski sama sama bergerak di bidang jahit menjahit.

Perbedaan ongkos jahit tailor dan konveksi di atas tentu masih dalam bentuk referensi, jadi belum bersifat final. Karena masing pemilik usaha tentu mempunyai standar masing masing. Akan tetapi tabel perbedaan ongkos jahit baju di atas bisa Anda jadikan sebagai bahan perbandingan di luar sana.

Cara Menghitung Ongkos Jahit

Untuk menentukan ongkos jahit, banyak komponen yang perlu diperhitungkan antara lain material jahit yang dipakai, misal benang, kain furing, pelapis seperti vislin atau staplek, dan lainnya. Selain itu, lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat baju tersebut (semakin sulit model maka semakin lama waktu yang dibutuhkan), termasuk . Setelah semua komponen tersebut digabungkan tambahkan dengan margin yang ingin Anda ambil.

Jangan lupa Anda juga harus tahu harga pasaran ongkos jahit di daerah Anda sebagai acuan. Lamanya waktu yang dibutuhkan disesuaikan dengan model yang akan dibuat dan juga disesuaikan dengan jadwal jahitan yang ada sekarang, jadi relatif.

Umumnya satu baju butuh waktu 1 minggu setelah bahan datang, terkecuali baju-baju model tertentu, misal baju , berpayet, dan berbordir maka waktu yang diperlukan bisa lebih dari 1 minggu. Juga untuk kategori jahitan sarimbit atau seragam tentunya memerlukan waktu yg lebih lama.

Baca juga  Info Lengkap Harga Joran Daiwa Tatula Terbaru
loading...
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Bagaimana Cara Menghitung Ongkos Jahit?"