Analisis Biaya Produksi Jangka Pendek

No comment45 views

Sebagai suatu entitas ekonomi, di Indonesia, ada beberapa jenis yang bisa ditemui. Mulai dari perorangan hingga perseroan terbatas. Masing-masing jenis berbeda tata kelolanya, tetapi mungkin tujuannya sama, yaitu memperoleh keuntungan.

biaya, produksi, jangka, pendek, rumus, fungsi, output, perubahan, naik, dan, turun, alasan, analisis, panjang, perusahaan, keuntungan, maksimum, faktor, marginal, cost, mc, tvc, tfc, fixed, total, variabel

Lini produksi di

Perusahaan perorangan adalah organisasi perusahaan yang terbanyak jumlahnya dalam setiap perekonomian. Contohnya adalah restoran, toko kelontong, dan toko makanan dan minuman.

Keuntungan terpenting dari perusahaan perorangan adalah kebebasan yang tidak terbatas yang dimiliki pemiliknya. Kelemahan utama dari perusahaan ini adalah modal yang cenderung kecil dan mungkin susah mendapatkan pinjaman dana.

Selain perusahaan perorangan, juga ada perusahaan perkongsian atau firma. Organisasi seperti ini adalah organisasi perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang. Modal perusahaan dikumpulkan dari anggota-anggota perkongsian. Ada kalanya, perusahaan firma meminjam modal dari lembaga-lembaga keuangan. Ketika perusahaan memperoleh pinjaman modal, maka itu merupakan tanggung jawab bersama dalam menjalankan perusahaan.

Perseroan terbatas mungkin juga merupakan jenis perusahaan yang paling banyak ditemui. Perusahaan ini merupakan suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham yang pemiliknya mempunyai bagian sebanyak saham yang dimiliki.

Di negara-negara maju, sebagian besar hasil produksi nasional diciptakan oleh perusahaan terbatas. Perusahaan seperti perseroan terbatas dapat mengumpulkan modal yaitu mengeluarkan saham. Tetapi, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pemilik saham memiliki tanggung jawab terbatas, yaitu sebanyak saham yang dimiliki.

Baca juga  Biaya & Prosedur Pendaftaran Santri Baru di Pesantren Jagat Arsy

Dari sudut pandang teori ekonomi, perusahaan memiliki tujuan yaitu memaksimumkan keuntungan. Dapat dimisalkan yaitu mereka (perusahaan) akan melakukan kegiatan produksi sampai tingkat di mana keuntungan mencapai jumlah maksimum.

Dalam praktiknya, pemaksimalan keuntungan bukan satu-satunya tujuan perusahaan. Ada perusahaan yang menekankan kepada volume penjualan, dan ada pula yang memasukkan pertimbangan politik dalam menentukan tingkat produksi yang akan dicapai.

biaya, produksi, jangka, pendek, rumus, fungsi, output, perubahan, naik, dan, turun, alasan, analisis, panjang, perusahaan, keuntungan, maksimum, faktor, marginal, cost, mc, tvc, tfc, fixed, total, variabel

Karyawan sedang berdiskusi

Keuntungan atau kerugian merupakan perbedaan antara hasil penjualan dan . Keuntungan akan diperoleh apabila hasil penjualan melebihi . Sementara, kerugian akan dialami apabila hasil penjualan kurang dari . Jika perusahaan menyatakan bahwa mereka mendapatkan keuntungan maksimum, dapat digambarkan sebagai keadaan di mana terdapat perbedaan di antara hasil penjualan dan mencapai tingkat yang lebih besar.

Dalam memperoleh keuntungan maksimum, ada aspek yang harus dipikirkan oleh produsen, di antaranya:

Fungsi produksi

Fungsi produksi dapat didefinisikan dalam dua pengertian, yaitu (a) hubungan di antara tingkat produksi yang dapat dicapai dengan faktor-faktor produksi yang digunakan untuk mewujudkan tingkat produksi tersebut. Bisa juga diartikan sebagai (b) suatu kurva yang menunjukkan tingkat produksi yang dicapai dengan berbagai jumlah tenaga kerja yang digunakan.

Meminimalisir biaya produksi

Selain menentukan komposisi faktor produksi yang akan meminimalkan biaya produksi, produsen perlu memerhatikan besarnya pembayaran kepada faktor produksi tambahan yang akan digunakan, dan besarnya pertambahan hasil penjualan yang diwujudkan oleh faktor produksi yang ditambah tersebut.

Baca juga  Harga Tiket Masuk Zoo Melaka & Night Safari Malaysia

Analisis Biaya Produksi Jangka Pendek

Dalam melakukan analisis bagaimana perusahaan melakukan kegiatan produksi, teori ekonomi membedakan jangka waktu menjadi dua, jangka panjang, dan jangka pendek. Pada jangka waktu yang pendek, sebagian faktor produksi mungkin tidak dapat ditambah lagi jumlahnya.

Ketika melakukan analisis biaya produksi jangka pendek, ada tiga fungsi yang dihitung, yaitu biaya tetap total (total fixed /TFC), di mana f adalah konstan. Kemudian, ada biaya variabel total (total variable /TVC), di mana f merupakan output atau Q. Dan, total /TC, yang dapat dihitung dengan menggunakan rumus TC=TFC + TVC.

Selain menghitung biaya-biaya di atas, dalam analisis biaya produksi jangka pendek, ada beberapa jenis biaya lagi yang dihitung, seperti average fixed cost/AFC yang memiliki rumus AFC=TFC/Q. Kemudian, ada average variabel cost/AVC, di mana AVC=TVC/Q. Dan, average cost yang dapat dihitung memakai rumus AC=TC/Q atau TFC=TVC/Q, atau AFC+AVC. Terakhir, adalah biaya marjinal atau marginal cost (MC) yang dapat dihitung dengan rumus ΔTC/ΔQ2.

biaya, produksi, jangka, pendek, rumus, fungsi, output, perubahan, naik, dan, turun, alasan, analisis, panjang, perusahaan, keuntungan, maksimum, faktor, marginal, cost, mc, tvc, tfc, fixed, total, variabel

Menghitung biaya produksi jangka pendek

Beberapa hal yang mungkin terjadi dalam biaya produksi jangka pendek, di antaranya:

  • Perubahan output yang naik (increasing return to input variable), di mana ada perhitungan beberapa fungsi, yaitu (a) fungsi outputnya dapat dihitung dengan rumus Q=bX+cX, (b) fungsi biaya yang dapat dihitung dengan rumus TC=a+bQ-cQ2, TVC=bQ-cQ2, di mana TFC=a.
  • Perubahan output tetap (constant return to input variable), di
    mana ada fungsi output dan biaya yang dihitung meliputi fungsi output dengan
    rumus Q=bX. Setelah itu, menghitung fungsi biaya dengan rumus TC=a+bQ, TVC=bQ,
    di mana TFC=a.
  • Perubahan output menurun (decreasing return to input variable). Fungsi output dapat dihitung memakai rumus Q=bX-cX2. Anda lalu menghitung
    fungsi biaya menggunakan rumus TC=a+bQ=cQ2, TVC=bQ+cQ2,
    di mana TFC=a.
  • Perubahan output naik dan turun (increasing decreasing return to
    input variabel). Fungsi outputnya dapat dihitung menggunakan rumus Q=bX+cX2-dX3,
    TVC=bQ-cQ2+dQ3, di mana TFC=a.
Baca juga  Harga Kitchen Set & Layanan METOD Dari IKEA

Di beberapa titik, memang ada kemungkinan biaya produksi akan mulai meningkat dengan output. Ada tiga alasan untuk perubahan itu, yaitu (a) setidaknya dalam jangka pendek, ruang pabrik dan mesin dapat membuat keadaan lebih sulit bagi pekerja untuk melakukan pekerjaan secara efektif, (b) mengelola sebuah perusahaan besar, mungkin menjadi lebih kompleks dan tidak efisien karena jumlah tugas meningkat, dan (c)  keuntungan dari membeli dalam jumlah besar mungkin telah menghilang setelah mencapai titik tertentu. Di beberapa titik, pasokan input kunci yang tersedia mungkin terbatas, sehingga mendorong biaya naik.

loading...

Leave a reply "Analisis Biaya Produksi Jangka Pendek"