Info Terkini Rincian Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah

2 comments111583 views

Apabila Anda mempunyai hak atas dan bangunan, Anda juga diwajibkan mempunyai sebagai bukti kepemilikan yang sah. Menurut PP No. 24 Tahun 1997 tentang Tanah, sertifikat adalah surat tanda bukti hak atas tanah dan bangunan. Sertifikat tersebut nantinya dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui kantor pertanahan di masing-masing .

Ilustrasi: Sertifikat Tanah (credit: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Ilustrasi: Sertifikat Tanah (credit: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Sertifikat tanah yang telah Anda daftarkan umumnya dicetak dalam 2 rangkap, dengan rincian 1 rangkap disimpan di Kantor BPN sebagai buku tanah, sedangkan rangkap lainnya diserahkan pada pemegang hak atas tanah dan bangunan tersebut. Dalam arsip buku tanah memuat berbagai informasi yang detail seputar tanah, seperti data fisik maupun data yuridis, yakni luas, batas-batas, dasar kepemilikan, dan data pemilik.

Sementara, data fisik tanah dalam Surat Ukur yang dilampirkan di dalamnya hanyalah luas tanpa melampirkan lain secara terperinci. Data bangunan pun tidak tercantum dalam sertifikat. Berdasarkan Pemerintah (PP) No. 13 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di BPN, berikut rincian layanan dalam kepengurusan tanah.

Jenis Pelayanan Sertifikat Tanah (Pasal 1)

  • Pelayanan Survei, Pengukuran dan Pemetaan.
  • Pelayanan Pemeriksaan Tanah.
  • Pelayanan Konsolidasi Tanah Swadaya.
  • Pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan.
  • Pelayanan Pendaftaran Tanah.
  • Pelayanan Informasi Pertanahan.
  • Pelayanan Lisensi.
  • Pelayanan Pendidikan.
  • Pelayanan Penetapan Tanah Objek Penguasaan Benda-Benda Tetap Milik Warga Negara Belanda (P3MB).
  • Pelayanan di bidang pertanahan yang berasal dari kerjasama dengan pihak lain.
  • Tarif Pelayanan.

Tarif Pelayanan Pengukuran Tanah (Pasal 4)

Biaya, tarif, tanah, sertifikat, badan, bank, kantor, BPN, bangunan, pertanian, calo, jasa, pemerintah, peraturan, simulasi, pengukuran, pembuatan, rampung

Mengukur tanah dengan alat optik (instagram: @minesurveyor)

  • Luas tanah sampai 10 hektar, Tu = ( L/500 × HSBKu ) + Rp100. 000.
  • Luas tanah di atas 10 hektar s/d 1.000 hektar, Tu = ( L/4.000 × HSBKu ) + Rp14. 000.000.
  • Luas tanah di atas 1.000 hektar, Tu = ( L/10.000 × HSBKu ) + Rp134.000.000.

Tarif Pelayanan Pemeriksaan Tanah (Pasal 7)

  • TPA = ( L/500 × HSBKpa ) + Rp350.000..
  • Pelayanan Pendaftaran Tanah (Pasal 17 ayat 1 dan lampirannya).
  • Pendaftaran untuk pertama kali Rp50.000.
  • Biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi (TKA – Pasal 20 Ayat 2).
  • Biaya TKA, ditanggung sendiri oleh pemohon.
  • Biaya sertifikasi tanah.

Keterangan:

  • Tu = Tarif ukur
  • L = Luas tanah
  • HSBku = satuan biaya khusus kegiatan pengukuran
  • HSBKpa = Harga satuan biaya khusus panitia penilai A
  • HSBKpb = Harga satuan biaya khusus panitia penilai B

Syarat Pembuatan Sertifikat Tanah

  • Menyerahkan fotokopi KTP pemohon.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) pemohon.
  • Membawa bukti perolehan tanah.
  • Fotokopi bukti pembayaran PBB tahun terakhir.
  • Fotokopi NPWP.
  • Pernyataan tanah tidak terlibat sengketa.

Prosedur Pembuatan Sertifikat Tanah

Kantor Badan Pertanahan Nasional (sumber: sumedang.online)

Kantor Badan Pertanahan Nasional (sumber: sumedang.online)

  • Datang ke Kantor BPN wilayah. Pertama, Anda dapat berkunjung ke Kantor Badan Pertanahan Nasional di wilayah tempat Anda tinggal. Kemudian, mendatangi loket pelayanan sambil melengkapi berkas dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu, Anda akan diminta mengisi formulir pendaftaran pembuatan sertifikat tanah dan menyerahkan berkas identitas pemohon. Lalu, Anda bisa membayar biaya pengukuran dan pemeriksaan tanah di loket pembayaran.
  • Proses pengukuran. Setelah melalui proses pendaftaran, petugas BPN akan melaksanakan proses pengukuran tanah. Pada proses tersebut, Anda sebagai pemohon juga harus hadir untuk mendampingi sang petugas. Kemudian, proses berlanjut pada penerbitan surat keputusan dan penerbitan surat keputusan Kanwil dan penerbitan Surat Keputusan BPN RI.
  • Pembayaran pendaftaran SK Hak. Setelah proses pengukuran rampung, Anda diharuskan membayar pendaftaran SK Hak. Baru setelah itu, Anda bisa memperoleh sertifikat tanah.

Durasi Pembuatan Sertifikat Tanah

  • Lama waktu 38 hari berlaku untuk tanah pertanian seluas kurang dari 2 hektar dan tanah non-pertanian seluas kurang dari 2.000 meter persegi.
  • Lama waktu 57 hari berlaku untuk tanah pertanian lebih dari 2 hektare dan tanah non-pertanian seluas lebih dari 2.000 meter persegi hingga 5.000 meter persegi.
  • Lama waktu 97 hari berlaku untuk tanah non-pertanian seluas lebih dari 5.000 meter persegi.

Biaya Membuat Sertifikat Tanah

Tarif mengurus sertifikat tanah berdasarkan PP No. 46 tahun 2002 menganut rumus (2% x (NPT-NPTTKUP)) – ((Sisa HGB/Jangka Waktu HGB) x UP HGB x 50%).

  • NPT = Nilai Perolehan Tanah (bisa dilihat di SPT PBB).
  • NPTTKUP = Nilai Perolehan Tanah Tidak Kena Uang Pemasukan (bisa dilihat di SPT PBB).
  • NPT = NJOP Tanah.
  • Jangka waktu HGB bisa dilihat di sertifikat tanah.
  • Jangka waktu 30 tahun: 1% x (NPT-NPTTKUP).
  • Kurang dari 30 tahun: (Jangka Waktu HGB yang diberikan/30) x (1% x (NPT-NPTTKUP)).
  • UP HGB = Uang Pemasukan HGB.
  • Rumus:  (Luas tanah x (NJOP-NJOPTKP)) x 5% + biaya notaris.
  • Biaya notaris antara Rp750.000 hingga Rp2.500.000.

Apabila biaya notaris yang akan ditunjuk bersama ditanggung oleh pembeli, Anda harus bersiap-siap untuk menghabiskan waktu dan tenaga yang lebih. Karena, selain harus mencari-cari notaris PPAT yang murah dan benar, Anda juga harus berupaya menawar harga. Namun, bila Anda melalui KPR bank, Anda akan mendapat notaris yang sudah memiliki standar biaya dari bank tersebut.

Ilustrasi: Pengurusan Sertifikat di Notaris (credit: citypassguide)

Ilustrasi: Sertifikat di Notaris (credit: citypassguide)

Biaya Membuat Sertifikat Tanah di Notaris

KomponenKisaran Biaya
Biaya Cek SertifikatRp100.000
Biaya SK 59Rp100.000
Biaya Validasi PajakRp200.000
Biaya Akta Beli (AJB)Rp2.400.000
Biaya Balik Nama (BBN)Rp750.000
Biaya SKHMTRp250.000
Biaya APHTRp1.200.000
TotalRp5.000.000

Tabel biaya di atas hanya kisaran dan bisa berbeda-beda untuk masing-masing notaris, dan tergantung total nilai transaksi jual beli tanah. Biaya Balik Nama sendiri sekitar 0,5% sampai 1% dari total nilai transaksi. Jika Anda membuat sertifikat tanah di notaris untuk ukuran tanah kampung dan , rata-rata akan menarik tarif jasa Rp1,5 jutaan. 

Biaya Program Sertifikat Tanah

KategoriNama ProvinsiBiaya Jasa
IPapua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara BaratRp450.000
IIKep. Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara BaratRp350.000
IIIGorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan,  Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan TimurRp250.000
IVRiau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Kalimantan SelatanRp200.000
VJawa dan BaliRp150.000

Meski demikian, pemohon yang dinilai mampu, tetap akan dibebankan pajak BPHTB sesuai dengan ketentuannya. Sementara, bagi warga yang dianggap kurang mampu, biaya BPHTB akan dibebankan kemudian. Maksudnya, kewajiban membayar BPHTB bagi warga yang kurang mampu bisa dilakukan pada kemudian hari.

[Update: Panca]

Baca juga  Update Info Peraturan dan Biaya ZNT (Zona Nilai Tanah)
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.
  1. author

    i komang kerti yasa5 tahun ago

    Berapa biaya pengukuran tanah negara 1 hektar?

    Reply
  2. author

    ananda4 tahun ago

    Di tempat saya malah kena 6jt 🙁

    Reply

Leave a reply "Info Terkini Rincian Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah"