Pengertian dan Perhitungan Biaya Dibayar di Muka

No comment 1238 views

Ketika bergelut dalam akuntansi, kita memang tidak bisa lepas dari dan hal-hal yang berkaitan dengan itu. sendiri adalah pengorbanan ekonomis yang dibuat untuk memperoleh barang atau jasa. Ada bermacam-macam yang dikenal dalam dunia akuntansi atau pada umumnya, salah satunya dibayar di muka.

Biaya Dibayar di Muka - news.okezone.com

Biaya Dibayar di Muka - news.okezone.com

Biaya dibayar di muka atau prepaid expenses, menurut Kamus Besar Bahasa adalah pengeluaran yang dibayarkan untuk keperluan dalam tahun buku mendatang. Biaya dibayar di muka juga bisa dikatakan sebagai biaya-biaya yang belum merupakan kewajiban untuk membayarnya pada periode bersangkutan, tetapi sudah membayarnya terlebih dahulu.

Biaya dibayar di muka belum merupakan beban perusahaan untuk periode yang bersangkutan. Dengan kata lain, pengeluaran tersebut belum merupakan biaya dalam tahun buku berjalan. Karena itu, jumlah yang dibayarkan tersebut merupakan uang muka dan termasuk dalam Aktiva Lancar (current assets). -jenis biaya dibayar di muka antara lain:

  • Biaya sewa dibayar di muka (prepaid rent), yang meliputi biaya sewa gedung kantor dibayar di muka dan biaya sewa kendaraan dibayar di muka.
  • Biaya asuransi dibayar di muka (prepaid insurance).
  • Biaya gaji dibayar di muka (prepaid salaries).
  • Biaya bunga dibayar di muka (prepaid interest).
  • Pajak Penghasilan (PPh) dibayar di muka, meliputi PPh Pasal 21, Pasal 22, Pasal 23, Pasal 24, dan Pasal 25.
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dibayar di muka.

Dalam ilmu akuntansi, pencatatan biaya dibayar di muka dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan neraca (pendekatan harta) dan pendekatan laba-rugi (pendekatan beban). Jika suatu perusahaan sejak awal melakukan pencatatan biaya dibayar di muka dengan pendekatan laba-rugi maka seterusnya harus konsisten, begitu juga sebaliknya.

Misalnya, jika Salon Alfa pada bulan Juni 2014 membayar premi asuransi dengan tunai untuk 12 bulan senilai Rp12.000.000, maka jurnal umum yang harus dibuat berdasarkan pendekatan neraca adalah:

(Db) Asuransi dibayar di muka Rp12.000.000

(Kr) Kas Rp12.000.000

Sementara, pencatatan jurnal umum dengan pendekatan neraca laba-rugi adalah:

(Db) Beban asuransi Rp12.000.000

(Kr) Kas Rp12.000.000

Setelah membuat jurnal umum, maka disusunlah jurnal penyesuaian pada bulan Desember 2014 dengan pendekatan neraca sebagai berikut.

Baca juga  Daftar Harga Mie Sedaap 1 Dus & Eceran di Pasaran Saat Ini
Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debit Kredit
31/12/2014 Beban Asuransi Rp7.000.000
     Asuransi dibayar di muka Rp7.000.000

Asuransi dibayar di muka Salon Alfa dari bulan Juni hingga Desember 2014 telah berkurang Rp7.000.000 karena jasa asuransi telah dinikmati selama tujuh bulan. Perhitungannya adalah 7/12 x Rp12.000.000 = Rp7.000.000. Adapun penyusunan jurnal penyesuaian biaya dibayar di muka, dengan pendekatan laba-rugi adalah sebagai berikut.

Tanggal Nama Akun dan Keterangan Ref Debit Kredit
31/12/2014 Asuransi dibayar di muka Rp5.000.000
     Beban Asuransi Rp5.000.000

Beban asuransi Salon Alfa dari bulan Juni hingga Desember 2014 yang diakui sebesar Rp7.000.000. Sementara, dalam jurnal umum telah tercatat Rp12.000.000, sehingga agar penyusunan laporan laba-rugi dapat melaporkan bahwa beban asuransi Rp7.000.000, maka harus dilakukan penyesuaian dengan cara kredit beban asuransi sebesar Rp5.000.000.

loading...
author
Anak band yang gak suka nonton boyband. Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Pernah dipaksa baca berita infotainmen tiap hari sampai akhirnya memutuskan lebih suka info teknologi yang lebih sedikit gosip.

Leave a reply "Pengertian dan Perhitungan Biaya Dibayar di Muka"