Update Harga Daun Katuk Segar dan Kering per Kg

Anda tentu tidak asing lagi dengan daun katuk. Tanaman yang satu ini kerap dimanfaatkan oleh para ibu, utamanya yang sedang memberikan ASI eksklusif. Daun katuk merupakan salah satu makanan yang dipercaya dapat memperlancar ASI. Di pasaran, biasanya daun katuk dijual dalam bentuk kering dan segar dengan tergantung permintaan dan persediaan.

Katuk termasuk sayuran hijau yang kaya akan vitamin dan mineral. Magnesium, kalium, kalsium, zinc, vitamin A, B kompleks, C, dan E merupakan sebagian kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun katuk. Untuk mendapatkan semua nutrisi ini, Anda bisa memasukkan daun katuk ke dalam menu makan harian.

Harga, daun, katuk, daun katuk, per, kg, segar, kering, fluktuatif, kondisi, pasar, permintaan, musim, manfaat, memperlancar, produksi, ASI, ibu, hamil, kehamilan, antidiabetes, anemia, anti inflamasi, efek samping, mengonsumsi, kesehatan, struktur, jenis, tulang, antioksidan, kandungan, gizi, dan

Ilustrasi: daun katuk untuk diabetes

Beberapa membuktikan bahwa ibu yang mengonsumsi daun katuk memiliki produksi ASI yang lebih lancar dibandingkan dengan yang tidak. Daun katuk memiliki sejumlah kandungan yang memperlancar dan meningkatkan ASI, seperti efedrin, vitamin A, B, C, K dan pro vitamin A (betakaroten), mangaan, kalsium, fosfor, zat besi dan serat. Selain itu, katuk bisa berfungsi sebagai antioksidan.

Daun katuk juga mengandung banyak klorofil yang dapat membersihkan sisa limbah metabolisme di jaringan tubuh, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus di dalam tubuh manusia. Senyawa yang berperan aktif dalam bioaktivitas katuk diduga meningkatkan produksi ASI berdasarkan efek hormonal dari kandungan kimia sterol yang bersifat estrogenik.

Ekstrak daun katuk bisa meningkatkan kuantitas produksi ASI hingga 50,7 persen dibandingkan plasebo, tetapi tidak berpengaruh pada ASI. Dalam mengonsumsinya, daun katuk juga bisa dimakan dengan berbagai menu, misalnya tumis, sayur sop, atau dibuat jus daun katuk. Saat merebus, dianjurkan memang jangan terlalu lama, agar tidak menghilangkan kandungan gizinya. Nah. selain dimanfaatkan untuk memperlancar produksi ASI, daun katuk juga kaya akan manfaat lainnya.

Manfaat Daun Katuk

  • Antidiabetes. Hamidun Bunawan dari Institute of Systems Biology, Universiti Kebangsaan Malaysia beberapa koleganya menuliskan riset berjudul 'Sauropus androgynus (L.) Merr. Induced Bronchiolitis Obliterans: From Botanical Studies to Toxicology'. Di sini ia menyebut bahwa daun katuk punya sejumlah manfaat, salah satunya sebagai antidiabetes. Mengambil dari riset milik Sai dan Srividya, daun katuk memiliki pengaruh pada kadar darah manusia. Eksperimen menunjukkan pasien diabetes yang mengonsumsi daun katuk memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi. Daun katuk dinilai cukup menjanjikan untuk mengendalikan diabetes.
  • Meningkatkan kualitas sperma. Memiliki anak jadi dambaan mereka yang telah menikah. Namun jika karunia itu belum diperoleh, maka daun katuk sangat direkomendasikan khususnya bagi pria. Konsumsi daun katuk pada pria dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.
  • Obat flu. Dalam 100 gram daun katuk, terdapat beragam nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Kandungan yang kaya yakni sekitar 244-314,3 miligram mampu memerangi infeksi virus termasuk virus flu. Selain itu, ia juga mengandung kalsium sebanyak 84,4-711 miligram per 100 gram sajian. Kalsium berfungsi untuk membantu menjaga kesehatan tulang termasuk menjauhkan diri dari risiko osteoporosis.
  • Mengobati luka. Sebuah studi yang diterbitkan Journal of Natural Remedies menyebut daun katuk dapat mengobati luka pada kulit. Dilansir dari NCBI, sebuah tes dilakukan dengan lima persen ekstrak daun katuk pada luka, baik pada tikus jantan maupun tikus betina. Studi menemukan bahwa ekstrak daun katuk dapat meningkatkan kontraksi pada luka, menutup luka dan membuat penutup luka lebih kuat.
  • Antioksidan. Beberapa studi membuktikan daun katuk memiliki zat yang berfungsi sebagai antioksidan. Dalam studi yang diterbitkan oleh Food Chemistry, daun katuk disebut memiliki kandungan zat antioksidan yang paling tinggi di antara beberapa sayuran. Ia memiliki kandungan polifenol, kandungan , senyawa untuk memerangi radikal bebas dan kandungan antioksidan lain.
  • Baik untuk ibu hamil. Selain untuk ibu menyusui, daun katuk juga baik untuk ibu hamil. Ia punya banyak nutrisi termasuk senyawa yang disebut phytochemical. Sejumlah senyawa ini menstimulasi pertumbuhan hormon steroid yang terdiri dari hormon progesteron, testosteron, estrogen, estradiol dan glukokortikoid serta senyawa eikosanoid (pengontrol hormon).
  • Memperkuat struktur tulang saat hamil. Seorang wanita memerlukan tulang yang cukup kuat untuk menopang kandungannya, karena semakin hari janin di dalam tubuhnya akan semakin membesar. Daun katuk memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi sehingga baik untuk memperkuat tulang ibu hamil menjadi lebih sehat dan kuat. Selain itu, daun katuk juga merupakan salah satu jenis asupan yang baik dan aman dikonsumsi.
  • Antiinflamasi. Daun katuk juga dapat berfungsi sebagai anti inflamasi atau peradangan. Sebuah studi melibatkan tikus yang menderita rat paw edema atau pembengkakan. Studi mengevaluasi efek etanol dan ekstrak pada daun. Etanol pun terbukti punya efek antiinflamasi lebih baik.
  • Mengatasi Anemia. Anemia atau kondisi kekurangan darah akan kerap terjadi pada ibu hamil. Untuk mengatasi hal tersebut, ibu hamil bisa mengonsumsi daun katuk, karena daun katuk mengandung zat besi dan kandungan nutrisi lain yang sangat baik untuk mencegah dan mengatasi penyakit anemia.

Walaupun memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk kesehatan, daun katuk juga ternyata memiliki efek samping jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Berikut beberapa efek samping daun katuk.

Harga, daun, katuk, daun katuk, per, kg, segar, kering, fluktuatif, kondisi, pasar, permintaan, musim, manfaat, memperlancar, produksi, ASI, ibu, hamil, kehamilan, antidiabetes, anemia, anti inflamasi, efek samping, mengonsumsi, kesehatan, struktur, jenis, tulang, antioksidan, kandungan, gizi, dan

Ilustrasi: daun katuk untuk ibu hamil

Efek Samping Daun Katuk

  • Ibu hamil akan mengalami insomnia.
  • Terganggunya sistem pernapasan.
  • Menyebabkan keracunan.

Lantaran punya banyak kandungan gizi, permintaan daun katuk di pasaran pun relatif tinggi. Seperti jenis tanaman lainnya, harga daun katuk cenderung fluktuatif tergantung musim dan kondisi pasar. Berikut rincian harga daun katuk yang ditawarkan. 

Harga Daun Katuk per Kg

Varian Daun KatukHarga per Kg
Daun Katuk SegarRp65.000
Daun Katuk KeringRp80.000
Daun Katuk BubukRp61.000

Harga daun katuk di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli online. Sebagai perbandingan, pada tahun lalu, harga daun katuk segar adalah Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per kg. Sementara itu, daun katuk kering yang semula harganya Rp90 ribu per kg, kini turun menjadi Rp80 ribu per kg.

Daun Katuk Kering - rajakatuk.blogspot.com

Daun Katuk Kering - rajakatuk.blogspot.com

[Almas]

Baca juga  Dosis Minum dan Update Harga Vita-C Shaklee
author
Mengetahui harga-harga, dan mengikuti dinamikanya adalah proses mengasah kecerdasan finansial. Be Smart!

Leave a reply "Update Harga Daun Katuk Segar dan Kering per Kg"