Standar Tarif Berobat di Puskesmas paling baru, Berdasarkan Permenkes No.12 Tahun 2016

Guna memberikan pelayanan terbaik kepada , Pemerintah telah menjalankan beberapa program di bidang pelayanan , yang salah satunya berupa program . Melalui program BPJS, masyarakat kini tak perlu lagi mengkhawatirkan perkara karena telah ditetapkan kapitasi sesuai isi Permenkes No.12 Tahun 2016.

suster rumah sakit - m.lakeybanget.com

suster - m.lakeybanget.com

Peraturan Menteri Kesehatan No.12 Tahun 2016 ini merupakan bentuk Revisi terbaru dari Peraturan Menteri Kesehatan No.59 Tahun 2014 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Permenkes No.12 Tahun 2016 terhitung diberlakukan sejak 17 Maret 2016.

Hal yang mungkin belum Anda ketahui, tarif kapitasi merupakan besaran pembayaran per-bulan yang dibayar dimuka oleh BPJS Kesehatan kepada Kesehatan Tingkat Pertama berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar tanpa memperhitungkan dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.

Pada Permenkes No.12 Tahun 2016, besaran tarif kapitasi ditentukan berdasarkan seleksi dan kredensial yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan, dinas kesehatan kabupaten/kota, serta Asosiasi Fasilitas Kesehatan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria, diantaranya Sumber Daya Manusia (SDM), Kelengkapan sarana dan prasarana, Lingkup pelayanan, dan Komitmen pelayanan.

Baca juga  Info Terbaru Syarat & Biaya Pemeriksaan Pap Smear

Sebagai lembaga penyelenggara kesehatan di lini terdepan, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memiliki tugas untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat. Itulah sebabnya, Puskesmas selalu menjadi pilihan utama masyarakat di berbagai daerah untuk mengakses layanan kesehatan yang tercover oleh BPJS.

Adapun standar tarif berobat di Puskesmas dan beberapa lembaga penyelenggara kesehatan lainnya menurut Permenkes No.12 Tahun 2016 adalah sebagai berikut:

  • Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang setara sebesar Rp 3.000,00 (tiga ribu rupiah) sampai dengan Rp 6.000,00 (enam ribu rupiah) per peserta per bulan;

  • Rumah sakit Kelas D Pratama, pratama, praktik dokter, atau fasilitas kesehatan yang setara sebesar Rp 8.000,00 (delapan ribu rupiah) sampai dengan Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) per peserta per bulan; dan

  • Praktik perorangan dokter sebesar Rp 2.000,00 (dua ribu rupiah) per peserta per bulan.

Baca juga  Info Terbaru Kisaran Biaya Cabut Gigi Geraham Saat Ini

Sedangkan untuk aturan besaran kapitasi di Puskesmas berdasar jumlah SDM, ditentukan sebagai berikut:

  1. kapitasi sebesar Rp 3.000 apabila tidak memiliki dokter dan tidak memiliki dokter gigi.

  2. kapitasi sebesar Rp 3.500 apabila memiliki dokter gigi dan tidak memiliki dokter.

  3. kapitasi sebesar Rp 4.500 apabila memiliki seorang dokter, tetapi tidak memiliki dokter gigi.

  4. kapitasi sebesar Rp 5.000 apabila memiliki seorang dokter dan memiliki dokter gigi.

  5. kapitasi sebesar Rp 5.500 apabila memiliki paling sedikit 2 orang dokter, tetapi tidak memiliki dokter gigi.

  6. kapitasi sebesar Rp 6.000 apabila memiliki paling sedikit 2 orang dokter, dan memiliki dokter gigi.
loading...
author
Gadis rumahan yang gak terlalu suka jalan-jalan, kecuali buat window shopping memantau perkembangan harga-harga :) Pernah tercatat sebagai mahasiswi di satu PTN ternama di Malang.

Leave a reply "Standar Tarif Berobat di Puskesmas paling baru, Berdasarkan Permenkes No.12 Tahun 2016"