Harga Wafer Nissin (Semua Kemasan dan Varian)

No comment196 views

Wafer, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan jajanan ringan ini. Wafer adalah dengan tekstur renyah, biasanya punya rasa manis, dengan bentuk tipis dan datar. Saat ini, ada banyak merk wafer yang sudah dijual bebas di pasaran, salah satunya dari PT Nissin Biscuit Indonesia. Tersedia dalam beragam kemasan wafer Nissin dijual dengan yang relatif terjangkau.

Wafer (sumber: smscor)

Wafer (sumber: smscor)

Dari sekian banyak produk ringan yang sudah beredar di pasaran, wafer adalah salah satu yang digemari masyarakat. Wafer sendiri dapat dikatakan sebagai jenis biskuit yang terbuat dari adonan cair, memiliki pori-pori kasar, relatif renyah, dan jika dipotong akan menampilkan penampang yang berongga.[1] Keunggulan lain makanan ini adalah memiliki umur simpan yang panjang karena kadar airnya relatif rendah, yakni maksimal 5 persen,[2] serta harga yang terjangkau,

Menurut beberapa sumber, wafer sudah eksis di dunia kuliner sejak abad ke-7 silam. Kala itu, seorang koki kreatif di Belanda menyajikan hidangan pembuka yang tidak lazim. itu dipanggang dalam bentuk dan cara spesial hingga memiliki tekstur yang luar biasa renyah. Itulah mengapa ini kemudian disebut dengan “waffle” yang artinya kue renyah, sebagai cikal bakal wafer. Karena panganan ini begitu enak, sedikit demi sedikit wafer mulai dikenal dan muncul di negara-negara lain.

Kemudian, sekitar 400 tahun sejak wafer pertama dibuat, pembuat wafer di Prancis berkumpul dan membentuk kongsi untuk memproduksi dan menjual wafer buatan mereka. Karena masih handmade dan dipanggang dengan panggangan biasa, semua wafer kala itu berbentuk sama, yakni bundar dengan pola honeycomb (berlubang-lubang seperti sarang lebah). Namun, tidak lama kemudian, pola tersebut berubah dan berkembang menjadi berbagai macam (daun, matahari, jajaran genjang, atau segitiga kecil).

Sekitar tahun 1880, dua produsen panganan ringan di Hongaria, Karlsbader Oblaten dan Neapolitaner, bergabung menciptakan wafer baru dengan lebih kecil dan lapisan lebih banyak (5 lapis wafer dan 4 lapis krim gula). Wafer jenis baru ini langsung menjadi primadona dan populer. Hingga sekarang pun, Anda bisa menemukan wafer ini dan mencicipinya kalau kebetulan jalan-jalan ke toko kue atau hypermarket di Austria dan Jerman.

Baca juga  Harga Heat dan Smoke Detector Terbaru

Pada tahun 1890, Joseph Manner membuka toko pertamanya di Katedral St Stephen, Vienna. Hal ini menjadi langkah pertama sebelum ia mendirikan perusahaannya. Manner Company menggunakan gambar Katedral Vienna sebagai logo perusahaan dan memproduksi berbagai macam makanan termasuk wafer. Produk yang paling populer dari perusahaan ini adalah Neapolitan Wafer No. 239 yang diperkenalkan pada tahun 1898.[3]

Memasuki abad ke-20, tepatnya tahun 1920, nyaris seluruh dunia mengenal wafer. Kali ini, wafer telah hadir dalam bentuk kemasan, dengan tujuan agar kerenyahan dan wafer bisa tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih lama. Bentuk wafer pun mengalami perubahan menjadi bulat panjang menyerupai pipa kecil, dengan bagian tengah diisi krim gula berbagai rasa seperti coklat, strawberry, dan lain-lain.

Wafer Chocolate (sumber: Nissinbiscuit)

Wafer Chocolate (sumber: Nissinbiscuit)

Macam Wafer

  • Brussels waffle, merupakan jenis yang sangat renyah, ringan, dan memiliki kantung-kantung berbentuk segi empat yang berukuran besar. Di negara asalnya, waffle jenis inilah yang paling populer dan banyak dijual di pinggir jalan.
  • Flemish waffle, merupakan waffle asal Prancis bagian utara yang cenderung asin dan lembap. Itu karena mereka terbuat dari mentega dan biasa disajikan bersama air rendaman bunga jeruk dan gula.
  • American waffle, merupakan jenis yang memiliki tekstur cenderung lebih padat dan tipis. Makanan ini biasanya disajikan sebagai menu sarapan pagi bersama dengan siraman sirup maple.
  • Pandan waffle, merupakan jenis yang berasal dari Vietnam dan memiliki citarasa santan kelapa yang dominan.
  • Potato waffle, sesuai dengan namanya, waffle ini terbuat dari kentang dan sangat populer di Inggris dan Irlandia.
  • Scandinavian waffle, jenis ini umumnya berbentuk hati dan biasa disajikan dengan krim kocok atau krim asam.
Baca juga  Info Cara Perawatan & Harga Teflon Maxim 24cm (Semua Varian)

Cara Memilih Wafer

  • Wafer hadir dalam berbagai rasa menarik, tetapi biasanya rasa wafer cenderung manis. Beberapa rasa seperti vanilla, cokelat, dan stroberi sangat mudah untuk Anda temui. Ada juga rasa lain yang sedang hits belakangan ini, seperti keju dan matcha. Jika Anda tidak terlalu menyukai citarasa manis, Anda dapat memilih wafer dengan krim rasa kacang maupun keju. Kedua pilihan rasa tersebut memiliki citarasa sedikit asin.
  • Anda dapat menemui dua bentuk wafer di pasaran, honeycomb dan stick. Wafer berbentuk honeycomb adalah wafer dengan pola lekukan-lekukan kecil pada permukaannya. Bentuk honeycomb dapat berupa persegi panjang maupun persegi yang berlapis-lapis. Namun, bentuk wafer ini lebih tebal jika dibandingkan dengan bentuk stick. Wafer ini efektif untuk menunda lapar meskipun Anda hanya mengonsumsinya beberapa potong.
  • Selain rasa dan bentuknya, ukuran kemasan wafer juga cukup beragam. Anda dapat menemui beberapa kemasan, seperti kaleng besar, kaleng kecil yang ramping, boks, sampai plastik berlapis aluminium. Pastikan Anda memilih wafer dengan kemasan dengan kondisi baik, tidak menggelembung, warna tidak pudar, tidak robek, dan penyok.
  • Pastikan pula produk yang Anda beli tidak melewati tanggal best before atau expired date.

Saat ini, sudah ada banyak produk wafer yang dapat Anda pilih. Nah, salah satu yang sangat populer di kalangan konsumen dalam negeri adalah Nissin. Dilansir dari situs resminya, produk ini sudah tersedia dalam banyak varian, seperti Wafer Nitto Ninja 14,5 gram, Wafer Nitto 17 gram, Wafer Chocolate 125 gram dan 600 gram, Wafer Chocolate Cream Shell 160 gram, Wafer Chocolate Cream Special 130 gram, Wafer Chocolate Kaleng Kotak 500 gram, Wafer Chocolate Persegi 1400 gram, Wafer Din Don 125 gram, Wafer Deluxe 12 gram, dan Wafer Keju 12 gram.

Nissin Wafer Chocolate (sumber: Nissinbiscuit)

Nissin Wafer Chocolate (sumber: Nissinbiscuit)

Harga Wafer Nissin

Varian Wafer NissinHarga
Nissin Wafer Nitto 17 gramRp1.300
Nissin Wafer Strawberry 132 gramRp6.100
Nissin Wafer Chocolate Cream Special 130 gramRp6.200
Nissin Wafer Chocolate 125 gramRp6.125
Nissin Wafer Peanut 132 gramRp6.195
Nissin Wafer Milk 132 gramRp6.500
Nissin Wafer Keju 132 gramRp6.500
Nissin Wafer Nitto Ninja 14,5 gramRp7.200
Nissin Wafer Chocolate Cream Shell 160 gramRp8.300
Nissin Wafer Din Don 125 gramRp8.500
Nissin Wafer Chocolate Papilote 170 gramRp16.100
Nissin Wafer Chocolate 200 gramRp20.000
Nissin Wafer Chocolate 300 gramRp23.500
Nissin Wafer Chocolate Rolls 300 gramRp24.300
Nissin Wafer Chocolate Kaleng Kotak 500 gramRp35.900
Nissin Wafer Chocolate 600 gramRp44.000
Nissin Wafer Chocolate Persegi 1400 gramRp74.000
Baca juga  Fasilitas dan Update Tarif Queen of The South Resort di Yogyakarta

Harga wafer Nissin di atas kami rangkum dari sejumlah sumber, termasuk dan situs jual beli online dalam negeri. Perlu dicatat bahwa harga wafer Nissin tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi lebih detail, Anda bisa langsung datang ke atau swalayan di dekat tempat tinggal Anda.

[1] H.P., Verra Vlorenta, dkk. 2012. Pengolahan Wafer Krim di Lestari Biscuit Factory Malang (Laporan Praktik Kerja Industri Pengolahan Pangan). Program Studi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

[2] Badan Standardisasi Nasional. 1992. Mutu dan Cara Uji Biskuit. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

[3] Tiefenbacher, K. R. 2017. The Technology of Wafers and Waffles I. London: Elsevier Inc.

loading...
author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Wafer Nissin (Semua Kemasan dan Varian)"