Harga Lem Povinal (Kecil, Sedang, Besar)

No comment402 views

Jika Anda kerap membuat dari kertas, pasti sudah tidak asing lagi dengan lem Povinal. Ini adalah salah satu merk lem yang sudah cukup populer untuk merekatkan kertas, serta bisa pula digunakan sebagai dasar pembuatan slime karena punya tekstur gel yang kenyal. Hadir dalam berbagai ukuran, mulai kecil hingga besar, harga lem ini ternyata sangat terjangkau.

Lem Povinal (sumber: tokopedia)

Lem Povinal (sumber: tokopedia)

, juga dikenal sebagai lem, semen, lendir, atau pasta, dapat dikatakan sebagai zat non-logam, biasanya lengket, yang diaplikasikan pada satu atau kedua permukaan dari dua benda terpisah yang mengikatnya dan menahan pemisahannya.[1] Konon, zat seperti perekat sudah digunakan masyarakat sekitar 200 ribu tahun yang lalu,[2] ketika Neanderthal menghasilkan tar dari distilasi kering kulit kayu birch untuk digunakan dalam mengikat perkakas batu ke gagang kayu.

Referensi pertama untuk perekat dalam literatur muncul sekitar tahun 2000 SM. Orang Yunani dan Romawi memberikan kontribusi besar untuk pengembangan lem. Di Eropa, lem memang tidak banyak digunakan sampai periode 1500–1700 Masehi. Sejak saat itu, hingga tahun 1900-an, peningkatan penggunaan dan penemuan perekat relatif bertahap. Kemudian, sejak abad terakhir, perkembangan perekat sintetis dipercepat dan inovasi di bidang ini terus berlanjut hingga saat ini.

Pada zaman dahulu, lem dibuat dari bahan-bahan alam seadanya, seperti dari tulang binatang, tulang ikan, karet, tar, maupun susu, yang sering dipakai untuk merekatkan keramik atau bebatuan sebagai hiasan. Kemudian, fungsi lem berkembang sebagai perekat kertas, menggunakan bahan butir nasi maupun tepung kanji yang dipanaskan.

Penggunaan perekat menawarkan keuntungan tertentu dibandingkan teknik pengikatan lainnya seperti menjahit, pengikatan mekanis, atau pengelasan. Lem dikatakan memiliki kemampuan untuk mengikat yang berbeda bersama-sama, punya distribusi tegangan yang lebih efisien di seluruh sambungan, efektivitas dari proses yang mudah dimekanisasi, dan fleksibilitas yang lebih besar dalam desain.

Baca juga  Info Harga Minyak Samin (Semua Merk dan Ukuran) Terbaru

Meski demikian, lem juga memiliki kelemahan, termasuk penurunan stabilitas pada suhu tinggi, kelemahan relatif dalam mengikat benda besar dengan luas permukaan ikatan yang kecil, dan kesulitan yang lebih besar dalam memisahkan benda selama pengujian. Selain itu, beberapa lem tertentu membuat tangan kita rentan lengket dan susah dihilangkan.

Di pasaran, sudah tersedia berbagai merk lem yang kerap digunakan masyarakat. Lem UHU menjadi salah satu yang terkenal karena tergolong jenis lem kertas yang diklaim mampu merekatkan sol sepatu dengan daya rekat kuat. Kemudian, ada pula lem Castol, yang merupakan perekat multifungsi, tidak hanya dapat merekatkan kertas, tetapi juga sol sepatu dan sandal dengan daya rekat yang dikatakan kuat.

Merk lainnya yang juga populer adalah Lem G, merupakan yang berasal dari Korea dan disebutkan memiliki daya rekat kuat, serta bisa digunakan untuk merekatkan kertas, sol sepatu, dan sandal. Namun, lem ini mudah kering, sehingga harus segera ditutup sesaat setelah digunakan. yang tidak kalah terkenal adalah lem Alteco, yang punya daya rekat tinggi, bisa digunakan merekatkan sol sepatu dan sandal, memiliki ciri fisik bertekstur dan bening serta mudah sekali mengering.

Lem G Asli (sumber: baliya.id)

Lem G Asli (sumber: baliya.id)

Kelebihan Lem Povinal

Selain brand-brand di atas, ada pula lem Povinal. Ini adalah produk yang biasanya digunakan untuk merekatkan atau menempelkan kertas. Lem ini punya karakteristik bening dan cair, membuatnya cukup dikenal masyarakat luas. Dengan harga yang cukup terjangkau, produk ini pun mudah ditemukan di berbagai toko kelontong, minimarket, , fotokopi, toko kantor (ATK), bahkan situs jual beli online.

Tidak hanya punya daya rekat tinggi, lem Povinal juga dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat slime. Karena itu, tidak heran jika kemudian lem ini sering disebut sebagai lem slime. Kenapa Povinal sering dipilih sebagai bahan untuk membuat slime, karena produk ini punya tekstur gel yang kenyal, tidak seperti lem pada umumnya, serta mudah dibentuk dan dimodifikasi.

Baca juga  Update Harga Minyak Telon My Baby Kemasan 150 ml

Cara Membuat Slime dengan Lem Povinal

Nah, apabila Anda tertarik membuat slime menggunakan lem Povinal, caranya tidak sulit. Anda cukup menyediakan satu botol lem Povinal, obat sariawan atau obat tetes mata sebagai slime activator, pewarna makanan sesuai selera Anda, wadah dan pengaduk, serta kain lap yang bersih. Anda pun bisa menggunakan deterjen cair jika menginginkan slime memiliki aroma yang wangi.

Setelah semua bahan tersedia, siapkan wadah yang bersih lalu tuang satu botol lem Povinal. Kemudian, tambahkan obat sariawan atau obat tetes mata sebanyak tiga tetes ke dalam wadah berisi lem tersebut sambil diaduk secara perlahan. Aduk terus hingga adonan mengental dan tercampur dengan rata sekitar 10 menit. Lem Povinal akan menjadi kental jika terus diaduk. Saat adonan sudah mulai mengental, masukkan pewarna makanan secukupnya dengan warna sesuai dengan keinginan Anda, dan aduk hingga rata.

Apabila Anda mengganti obat tetes mata dengan deterjen cair, prosedur yang dilakukan hampir sama. Pertama, tuangkan lem Povinal pada wadah yang sudah disiapkan. Setelah itu, masukkan deterjen cair dengan cara perlahan-lahan pada lem Povinal yang terus diaduk dengan perlahan. Saat slime sudah dirasa mengental, rendam adonan slime tersebut ke dalam air bersih selama tiga menit. Angkat slime dan siap dimainkan.

Nah, apabila Anda tertarik membuat slime dari lem Povinal, Anda bisa mendapatkan produk ini dengan mudah. Seperti diutarakan di atas, Anda bisa membeli lem ini di berbagai toko kelontong, minimarket, supermarket, fotokopi, toko alat tulis kantor (ATK), bahkan situs jual beli online. Sebagai informasi, berikut kisaran harga lem Povinal di pasaran dalam negeri.

Lem Povinal (sumber: lazada)

Lem Povinal (sumber: lazada)

Harga Lem Povinal

Kemasan Lem PovinalHarga
Lem Povinal 22 mlRp1.550 per botol
Rp84.000 per pack (24 botol)
Lem Povinal 75 mlRp3.000 – Rp5.000 per botol
Rp35.000 – Rp66.000 per pack (12 botol)
Montana TG-111 Povinal Lem 22 mlRp36.400 per dus
Lem Povinal 500 mlRp20.000 – Rp50.000 per botol
Baca juga  Manfaat, Komposisi, dan Harga Vaseline Insta Fair Terbaru

Harga lem Povinal di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk sejumlah toko ATK dan situs jual beli online. Perlu Anda ketahui bahwa harga lem Povinal tersebut tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, harga lem ini juga dapat berbeda-beda di masing-masing toko walaupun produk yang ditawarkan sama.

Apabila kebetulan Anda tidak memiliki lem Povinal atau persediaan habis, Anda masih bisa membuat slime dengan bahan lem UHU. Cara membuat slime dengan lem UHU terdapat sedikit perbedaan karena Anda tidak membutuhkan obat sariawan atau obat tetes mata. Pasalnya, di dalam lem UHU sudah terdapat kandungan borax.

Cara membuatnya, tuang lem UHU ke dalam wadah yang bersih. Setelah itu, masukkan sabun cuci piring cair sebanyak 10 sendok makan. Aduk lem UHU dan sabun cuci piring tersebut hingga rata dan mengental, sekitar 10 menit. Jika sabun cuci piring tak bisa menyatu, Anda bisa tekan menggunakan tangan dan bantuan tisu jika diperlukan. Kemudian, tambahkan pewarna makanan secukupnya atau sekitar 4 hingga 5 tetes, lalu aduk kembali hingga merata sempurna.

[1] Sugianto, Florentyna, Elisabeth C. Yuwono, Adi Satria Kurniawan. 2014. Perancangan Brand Activity Lem Fox Stik Handicraft dengan Memanfaatkan Barang Bekas sebagai Media Promosi. Jurnal Desain Komunikasi Visual Adiwarna, Vol. 1(4).

[2] Mazza P., dkk. 2006. A new Palaeolithic discovery: tar-hafted stone tools in a European Mid-Pleistocene bone-bearing bed. Journal of Archaeological Science, Vol. 33(9), hlm. 1310.

author
Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Penyuka musik dan sedikit audiophile.

Leave a reply "Harga Lem Povinal (Kecil, Sedang, Besar)"