Info Dosis dan Harga Obat Penurun Kolesterol Atorvastatin di Apotek

Sudah menjadi rahasia umum jika kolesterol menjadi momok bagi setiap orang. Adanya kolesterol jahat tentu dapat memengaruhi gangguan kesehatan Anda. Dokter akan segera meresepkan obat penurun kolesterol dengan dosis tertentu untuk mengatasinya. Salah satu obat penurun kolesterol yakni atorvastatin. Obat ini diproduksi oleh beberapa perusahaan farmasi dengan harga yang bervariasi di toko obat.

Ilustrasi: Pemeriksaan Kolesterol (credit: wellbeingpeople)

Ilustrasi: Pemeriksaan Kolesterol (credit: wellbeingpeople)

Kolesterol merupakan zat berlemak yang diproduksi oleh hati. Kolesterol dapat ditemukan di seluruh tubuh dan memiliki peran penting terhadap fungsi tubuh. Meski begitu, kolesterol terbagi menjadi dua jenis yakni kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kadar kolesterol LDL dalam darah yang berlebih dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular.

Kadar kolesterol tinggi kerap disebut ‘silent killer’ karena kadarnya semakin meningkat tanpa disadari. Bahkan, kemungkinan menyadarinya saat Anda terkena serangan jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya. Saat timbunan kolesterol yang terbentuk perlahan- di dinding arteri (prosesnya disebut aterosklerosis) menghambat aliran darah yang menyebabkan Anda mengalami gejala angina, serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer. Terdapat beberapa jenis obat yang mampu menurunkan kadar kolesterol, mulai dari fibrat, resin, asam nikotinat, hingga statin.

Sama dengan simvastatin, atorvastatin termasuk obat golongan statin yang banyak dipakai baik untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Atorvastatin bekerja dengan menghambat pembentukan kolesterol di hati. Dengan begitu, jumlah kolesterol jahat dalam darah akan turun. Atorvastatin memiliki beberapa dagang yakni Atorvastatin Calcium Trihydrate, Cardio, Gen Lipid 20, dan Stavinor 10. Tak heran, jika atorvastatin diproduksi oleh banyak perusahaan farmasi terkenal seperti Hexpharm, Dexa Medica, hingga Pratapa Nirmala.

Baca juga  Dosis, Indikasi & Update Harga Ranitidin 

Atorvastatin merupakan obat generik yang menawarkan manfaat yakni mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida (asam lemak) dalam darah pada penderita hiperlipidemia yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular. Atorvastatin harus digunakan sesuai dengan resep dokter berdasarkan kondisi dan usia pasien.

Dosis Atorvastatin

Anak-anak

  • Dosis awal: 10 mg 1 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan dengan respons tubuh pasien terhadap pengobatan dalam 4 minggu.
  • Dosis lanjutan: 10–20 mg 1 kali sehari.

Dosis di atas untuk pasien kategori anak-anak dengan kondisi penyakit kardiovaskular.

Dewasa dan lansia

  • Dosis awal: 10–20 mg 1 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan dengan respons tubuh pasien terhadap pengobatan dalam 2–4 minggu.
  • Dosis lanjutan: dosis dapat ditambah menjadi 40 mg 1 kali sehari.
  • Dosis maksimal: 80 mg per hari.
Ilustrasi: Tes Kolesterol (credit: watsonshealth)

Ilustrasi: Tes Kolesterol (credit: watsonshealth)

Dosis di atas untuk pasien usia dewasa dengan kondisi kolesterol tinggi dan dislipidemia. Bagi Anda yang mengonsumsi obat bukan karena kedua kondisi tersebut, maka dapat mengonsumsi atorvastatin sebanyak 10 mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan kondisi pasien.

Disarankan untuk mengonsumsi atorvastatin pada jam yang sama setiap harinya. Apabila lupa mengonsumsi atorvastatin, segera konsumsi begitu teringat dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan tidak diperbolehkan menggandakan dosis.

Habiskan dosis yang telah diberikan dan jangan berhenti mengonsumsi atorvastatin tanpa seizin dokter meskipun sudah merasa lebih sehat. Hal tersebut guna mencegah kemungkinan gejala muncul kembali. Selanjutnya, simpan atorvastatin pada suhu , di tempat yang kering, dan terhindar dari sinar matahari, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Baca juga  Info Komposisi, Manfaat, dan Harga Kapsida HS

Efek Samping Atorvastatin

Beberapa penelitian melaporkan efek statin yang bisa menaikkan gula darah. Namun, dibandingkan efeknya, pemberian statin pada pasien diabetes jauh lebih menguntungkan karena dapat menurunkan risiko sakit jantung atau stroke. Pemberian obat statin dalam hal ini atorvastatin dengan dosis tinggi dapat mengalami nyeri otot, rasa capek, hingga kerusakan otot. Efek samping lainnya yakni gangguan fungsi hati, gangguan pencernaan, ruam kulit, dan memori mundur atau pikun.[1] Sebagian orang dengan kondisi tertentu juga akan mengalami sakit kepala, mual, hingga hepatitis.

Perlu diingat, untuk memberitahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan. Anda juga harus berkonsultasi dengan dokter, apabila tengah mengonsumsi obat, suplemen, atau produk tertentu. Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, efek samping yang serius, atau overdosis, setelah menggunakan atorvastatin.

Harga Atorvastatin Berbagai Varian

Ilustrasi: Harga Atorvastatin (credit: express.co.uk)

Ilustrasi: Harga Atorvastatin (credit: express.co.uk)

Varian AtorvastatinHarga (Rp)
Atorvastatin Calcium 10mg (Hexpharm)3.597 per tablet
Atorvastatin Calcium Trihydrate (Pratapa Nirmala) 20 mg5.756 per tablet
1 Strip Atorvastatin Calcium 10 mg (Hexpharm)26.000
1 Strip Atorvastatin Calcium Trihydrate (Pratapa Nirmala) 20mg27.200
1 Strip Atorvastatin OGB (Dexa Medica) 20 mg28.000
1 Box Atorvastatin OGB (Dexa Medica) 10 mg65.000
Atorvastatin Calcium 10 (Avesco)70.000 per box
1 Box Atorvastatin Calcium Trihydrate (Pratapa Nirmala) 20 mg75.000
1 Box Atorvastatin Calcium 10 mg (Hexpharm)85.000
1 Box Atorvastatin OGB (Dexa Medica) 20 mg85.000

Harga di atas kami rangkum dari berbagai sumber di internet pada 2020. Obat Atorvastatin 10 mg atau 20 mg dapat mengalami perubahan harga sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dulu. Anda dapat membeli Atorvastatin di apotik terdekat seperti Apotek K24 dan Apotek Kimia Farma. Jika ingin mendapatkan harga lebih murah, Anda dapat membeli Atorvastatin per tablet.

Ilustrasi: Mengonsumsi Obat Kolesterol (credit: klikdokter)

Ilustrasi: Mengonsumsi Obat Kolesterol (credit: klikdokter)

Perlu diketahui, obat-obat tersebut memang menurunkan kadar kolesterol LDL (dan kolesterol total), tetapi tidak menurunkan kadar kolesterol ‘baik’ (HDL). Sebenarnya sebagian besar obat justru dapat meningkatkan kolesterol HDL.[2] Ada baiknya, Anda konsultasi terlebih dulu sebelum memutuskan untuk mengonsumsi Atorvastatin dengan dosis tertentu dalam jangka panjang.

Baca juga  Update Daftar Harga Krim Walet Gold, Super Gold 24K, & Super Gold Premium

Pengobatan dengan atorvastatin harus diiringi dengan gaya hidup sehat, seperti berolahraga rutin, mengatur pola makan, menjaga berat badan ideal, dan berhenti merokok. Beberapa cara lain yang dapat Anda terapkan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah yakni mengonsumsi makanan tinggi magnesium dan serat, membatasi asupan gula, dan tidur yang cukup. Bahkan, Anda juga tidak diperbolehkan stres karena justru dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Menurut sejumlah penelitian mengungkapkan, stres dapat memengaruhi kemampuan tubuh mempertahankan kolesterol baik (HDL). Tak hanya itu, stres juga memicu respons hormon adrenalin dalam meningkatkan kadar trigliserida, sehingga kadar kolesterol jahat (LDL) meningkat. Untuk itu, cara menurunkan kolesterol tinggi secara alami perlu melibatkan pengelolaan stres. Anda dapat mengelola stres dengan meditasi, yoga, latihan , jaga hubungan baik dengan orang lain. Dengan menjalankan pola hidup yang lebih sehat, pengobatan kolesterol menggunakan obat atorvastatin akan lebih maksimal.

[1] Tandra, Hans. Dari Diabetes Menuju Jantung & Stroke (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, ), hlm. 210

[2] Eleanor dan Jonathan. Simple Guide: Kolesterol (Jakarta: Erlangga, 2007), hlm. 59

author
Pengamat dinamika harga. Pengelola toko dan counter. Ex-wartawati media lokal.

Leave a reply "Info Dosis dan Harga Obat Penurun Kolesterol Atorvastatin di Apotek"