Dengan Harga Yang Terjangkau, Susu SGM LLM (Low Lactose Milk) Dipercaya Meredakan Diare Pada Anak

ASI (Air Minum ) merupakan makanan terbaik bagi . Pemberian ASI ekslusif sejak lahir hingga berusia 6 bulan penting dilakukan. ASI tetap dianjurkan sampai anak berusia 2 tahun disertai dengan pemberian makanan tambahan sesuai usianya.

Sebagai pengganti atau tambahan nutrisi pada anak bayi, ibu biasanya memberikan susu formula. SGM merupakan salah satu susu formula yang sudah lama dikenal oleh masyarakat tersedia dalam berbagai ukuran dan harga.

Anak Perempuan Minum Susu - (Sumber: tribunecontentagency.com)

Anak Perempuan Minum Susu - (Sumber: tribunecontentagency.com)

Salah satu variannya yaitu SGM LLM. Susu ini merupakan susu formula bebas laktosa khususnya untuk bayi yang mengalami intoleran terhadap laktosa atau yang menderita galaktosemia. Untuk harga Susu SGM LLM yang tersedia di seperti SGM LLM+ Presinutri ukuran 200gr dijual di kisaran Rp 30.000-31.200, sedangkan untuk ukuran 400gr dijual sekitar Rp 58.000, Susu SGM LLM Susu Formula ukuran 400gr, dijual dengan kisaran harga Rp 65.000.

Intoleran laktosa disebabkan oleh kurangnya enzim laktase yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna laktosa (gula susu) yang terkandung di dalam susu. Laktosa yang tidak tercerna akan bertahan di usus dan mengalami fermentasi, sehingga usus Anda merasa tidak nyaman, termasuk sakit perut, kembung dan diare.

SGM LLM - (Sumber: blibli.com)

SGM LLM - (Sumber: blibli.com)

Penyebab dari kurangnya enzim laktase ini terbagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Defisiensi/kurangnya laktase primer umumnya muncul pada usia anak sekitar 2 tahun. Sedangkan defisiensi sekunder terjadi karena terdapat luka pada usus kecil atau terdapat penyakit gangguan pencernaan lain yang dapat mengurangi produksi laktase dalam tubuh. Penyakit ini antara lain Celiac Disease, Inflammatory Bowel Disease, dan Crohn’s Disease.

Intoleransi laktosa tidak dapat disembuhkan dalam artian tidak ada obat yang dapat menambah produksi enzim laktase dalam tubuh namun gejalanya dapat dikontrol melalui diet. Beberapa cara yang dapat dilakukan bagi penderitanya antara lain meminum susu dalam jumlah sekali minum, menggunakan produk susu yang mencantumkan label ‘lactose-reduced’ atau ‘lactose free’ yang artinya kandungan laktosanya berkurang hingga 99%, lalu dengan mengkonsumsi susu kedelai supaya asupan kalsium tetap terjaga.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, sebaiknya memperhatikan kandungan yang ada dalam kemasan susu yang berarti mengandung laktosa seperti whey, curds, milk by products, dry milk solids dan nonfat dry milk powder.

Oleh karena kandungan yang ada, susu jenis LLM dapat dipercaya untuk membantu mengatasi diare pada anak. Biasanya, anak yang sudah terbiasa mengkonsumsi susu LLM ini pada saat diare, penyakit tersebut akan sembuh, tetapi jika diganti dengan susu formula biasa (mengandung laktosa), diare bisa kambuh kembali.

Sebagai saran penyajian, dapat dilihat pada kemasan produk. Langkah-langkah yang bisa diikuti adalah sebagai berikut:

Cara Penggunaan:

  1. Bersihkan tempat penyiapan susu
  2. Cuci tangan dengan air bersih dan keringkan
  3. Rebus air minum hingga mendidih selama 10 menit dalam panci tertutup
  4. Setelah direbus biarkan air dalam panci tertutup selama 10-15 menit agar suhu turun tidak kurang dari 70 derajat Celcius
  5. Tuangkan ke botol yang telah disterilkan sesuai takaran yang dapat dihabiskan oleh bayi
  6. Tambahkan bubuk susu sesuai tabel petunjuk penggunaan
  7. Tutup botol dan kocok hingga susu larut dengan baik
  8. Dinginkan segera dengan merendam bagian bawah botol ke air dingin yang bersih hingga suhunya sesuai untuk diminum
  9. Teteskan susu pada pergelangan tangan untuk memeriksa suhu terasa agak hangat (tidak panas)
  10. Buang susu atau yang tidak terpakai setelah 2 jam.

Untuk dapat menjaga kandungan nutrisi dalam kemasan, maka perlu diperhatikan pula cara penyimpanan yaitu sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan bersih. Setelah dibuka, kemudian ditutup dengan cara melipat kantung sachet atau tutup kemasan dan simpan dalam wadah kering, bersih dan tertutup rapat tidak lebih dari 1 bulan.

Komposisi umum yang ada di dalam Susu SGM LLM yaitu Maltodekstrin, campuran minyak nabati (mengandung antioksidan TBHQ), kalsium, kaseinat, premiks mineral, pengemulsi lesitin kedelai, premiks , L-sistein, Taurin, Myo-inositol, L-carnitin. Kandungan tersebut yang dipercaya dapat menghentikan diare pada bayi.

Pada 2009, misalnya, BPOM mengambil sebanyak 11 sampel susu formula dan pada 2010 mengambil sebanyak 99 sampel. Tahun 2011, hingga Februari ini, BPOM mengambil sebanyak 18 sampel. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memang secara rutin menguji dan meneliti sampel beberapa produk susu formula yang beredar di pasaran.

Baca juga  Daftar Harga Susu HiLo Active untuk Umur 19-50 Tahun

Menurut Kepala BPOM Kustantinah, hasil pengujian terhadap sampel sejumlah produk tersebut menunjukkan tidak ditemukan adanya cemaran Enterobacter sakazakii. Pengumuman BPOM ini juga sekaligus membantah kabar yang sempat beredar bahwa beberapa merek susu mengandung Enterobacter sakazakii.

Beberapa merek susu formula telah diuji terhadap parameter E.Sakazakii oleh BPOM. Mayoritas yang diteliti adalah susu untuk bayi 0-1 tahun. Tetapi bukan berarti susu yang tidak tercantum dalam tidak aman untuk dikonsumsi. Mereka yang beresiko terhadap infeksi bakteri E.Sakazakii di antaranya adalah bayi dengan sistem imun rendah seperti bayi neonatal (usia 7-28 hari) dan bayi yang lahir prematur.

Salah satu susu formula yang lolos uji parameter oleh BPOM adalah Susu SGM LLM dengan nomor kode SGM LLM MD.809012327001 PT. Sari Husada karton 250510LMC EXP. Mei 2012 Negatif, dan beberapa varian susu SGM lain. Hal ini membantu yakin bahwa susu ini aman untuk dikonsumsi buah hati mereka.

loading...

Leave a reply "Dengan Harga Yang Terjangkau, Susu SGM LLM (Low Lactose Milk) Dipercaya Meredakan Diare Pada Anak"