Cara Menghitung Biaya Membangun Rumah

No comment 4041 views

Ketika Anda berencana membangun sebuah , pasti hal pertama yang Anda pikirkan adalah berapa membangun . Memang, sebelum membangun ideal yang nyaman untuk tercinta, Anda harus melakukan perencanaan anggaran yang baik, mulai saat awal hingga tahap akhir.rumah-sedang-dibangun

Menghitung biaya membangun rumah sebenarnya bukanlah perkara yang sulit. Hal utama yang harus Anda ketahui adalah bahan-bahan bangunan saat ini. Pasalnya, bahan bangunan selalu bergerak fluktuatif dan tidak menentu.

Selain itu, biaya pembangunan rumah juga ditentukan oleh luas tanah dan desain rumah yang akan dibangun. Anda juga harus menentukan besarnya lahan yang akan dibangun, di samping ongkos tukang atau tenaga ahli.

Nah cara menghitung RAB (rencana anggaran biaya) membangun rumah bisa dilakukan dengan sistem per m2 bangunan dan analisis harga satuan.

Sistem per M2

Pada sistem ini, Anda hanya perlu membutuhkan dua data, yaitu luas bangunan yang akan dibangun dan harga bangunan per m2 pada waktu dan lokasi kegiatan pembangunan. Keuntungan sistem ini adalah prosesnya yang dapat dilakukan dengan cepat.

Baca juga  Info Lengkap Biaya Bulanan & Tarif Sewa Apartemen di Jakarta

Misalnya, jika Anda akan membangun sebuah rumah dengan luas 60 m2, sementara harga bangunan per m2 Rp2.500.000, maka biaya bangunan rumah yang dibutuhkan adalah 60 m2 x Rp2.500.000 = Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).

Namun meski cepat, cara menghitung dengan sistem ini memiliki beberapa kekurangan, salah satunya tingkat ketelitian yang masih kurang. Selain itu, menghitung dengan sistem ini juga tidak bisa dijadikan patokan untuk menghitung kebutuhan material dan tenaga bangunan.

Sistem Analisis Harga Satuan

Untuk menghitung RAB bangun rumah dengan sistem ini, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan, di antaranya:

  • gambar rumah yang akan dibangun.

  • Membuat spesifikasi material atau rencana kerja dan syarat bangunan.

  • Membuat rincian daftar pekerjaan yang akan dilaksanakan.

  • Menghitung volume masing-masing item pekerjaan.

  • Mencari daftar harga upah dan bahan terbaru.

  • Menghitung analisis harga satuan setiap item pekerjaan.

  • Mengalikan volume dengan analisis harga satuan.

  • Membuat jumlah harga secara keseluruhan.

  • Menambahkan angka hasil perhitungan rencana anggaran biaya bangunan dengan PPN 10% dan nilai keuntungan borongan yang akan diberikan kepada kontraktor.

Baca juga  Ini Daftar Lengkap Harga Gasing Beyblade Asli (Original)

Misalnya, jika Anda berencana membangun rumah sederhana, maka Anda terlebih dulu harus membuat gambar dan rencana material yang akan digunakan. Kemudian, membuat rincian item pekerjaan yang akan dihitung harga satuannya. Contohnya:

  • persiapan (pembersihan lahan, pendatangan material, dll);

  • pondasi (galian tanah, pemasangan pondasi batu kali, urugan tanah kembali);

  • struktur beton bertulang seperti sloof, kolom, dan balok;

  • dinding, meliputi pasangan dinding batu bata berikut plesteran dan acian;

  • rangka atap dan finishing penutup atap rumah;

  • pekerjaan plafond rumah;

  • pekerjaan lantai rumah;

  • instalasi plumbing dan rumah; serta

  • pengecatan dan perapian.

Volume masing-masing item pekerjaan tersebut kemudian dihitung berdasarkan gambar bangunan yang sudah disertai . Kemudian, hitung harga satuan pekerjaan, dan diakhiri dengan mengalikan volume  dengan harga satuan yang menghasilkan harga item pekerjaan. Setelah semua item pekerjaan diketahui biayanya, maka total RAB yang dibutuhkan bisa diketahui.

Baca juga  Perbedaan Beban dan Biaya dalam Akuntansi (Definisi dan Karakteristik)
Loading...
author
Anak band yang gak suka nonton boyband. Sudah lama lulus dari S-1 di kampus PTN ternama. Pernah dipaksa baca berita infotainmen tiap hari sampai akhirnya memutuskan lebih suka info teknologi yang lebih sedikit gosip.

Leave a reply "Cara Menghitung Biaya Membangun Rumah"